SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Jumat, 25 September 2009

GERAKAN MEMBANGUN INDONESIA YANG KUAT DARI KELUARGA (INDONESIAN STRONG FROM HOME)


=============================================
Suatu hari saya pernah bertemu dengan Pimpinan Radio Smart FM Jakarta dan menggoda beliau dengan sebuah pertanyaan jahil namun sekaligus serius, malah mungkin teramat serius.

Begini kira-kira dialognya waktu itu:
Pak seandainya hari ini Tuhan berada disini bersama kita dan kemudian berkata pada Bapak, bahwa “Mulai hari ini Aku berikan segala kekuatan padamu untuk memperbaiki Indonesia untuk bisa menjadi jauh lebih baik lagi, begitu kira-kira Tuhan berkata pada Bapak. Nah... pertanyaan saya adalah, “Kira-kira Bapak akan memulainya dari mana..?”

Diluar dugaan saya, seorang yang hebat sekaliber beliaupun ternyata tertegun dengan pertanyaan tersebut. Ya tentu saja hal ini sangat wajar karena untuk menjawab pertanyaan yang sama, saya sendirpun perlu waktu hingga 7 tahun untuk merenungkanya.

Lalu untuk memecah keheningan suasanya akhirnya sayapun menyela, “Jika saya yang di tanya oleh Tuhan, saya sudah punya jawabannya Pak !”.
“Apa itu..?!”, tanya beliau dengan sangat terkejut sekaligus antusias. “Saya akan memulainya dari keluarga..!” jawab saya, “ya..! saya akan memulainya dari keluarga sendiri..! Jawab saya dengan penuh keyakinan. Saya merasa begitu yakin sekali bahwa kita bisa Membangun Indonesia yang kuat mulai dari membenahi keluarga kita sendiri.

Itulah cikal bakal awal diangkatnya Program Indonesian Strong from Home di Radio Smart FM. Dan ternyata karena kami berdua memiliki visi yang sama tentang bangsa ini, maka program Membangun Indonesia yang Kuat dari Keluargapun mulai di gelar di Radio Smart FM pada Minggu Pertama, Januari 2006. Dimulai dengan hanya 1 jam kemudian ditambah menjadi 2 jam, dan sejak Juli 2008 Live talkshow Indonesian Strong from Home di tayang ulang pada Minggu malamnya.

Program ini pada dasarnya memiliki cita-cita untuk membangkitkan kesadaran akan pentingnya membangun keluarga inti sebagai fondasi dasar bangunan bangsa ini. Tak akan ada bangunan menjulang tinggi yang Kokoh di atas Fondasi yang Rapuh.

Sungguh sebuah berkat yang besar dari Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa dalam waktu hanya 2 tahun saja program ini ternyata telah medapatkan sambutan dan dukungan yang sangat luar biasa dari para orang tua dan guru diseluruh pelosok tanah air, mulai dari perkotaan, pedesaan sampai daerah perkebunan kelapa sawit nun jauh dipelosok, program ini juga telah menggugah dan diminati oleh berbagai kalangan mulai dari akar rumput sampai akar beringin.

Program yang awalnya hanya untuk Membangun Kesadaran para orang tua, namun kini telah berkembang menjadi sebuah GERAKAN MEMBANGUN BANGSA yang menjadi milik para orang tua dan guru diseluruh pelosok tanah air. Sekali lagi ini sebuah berkat yang tiada terhingga dari Tuhan Semesta Alam.

Progaram ini pada intinya adalah memberikan pencerahan dan bimbingan pada para orang tua untuk bisa membimbing anak-anaknya secara tepat agar anak-anak mereka kelak menjadi anak yang sukses. Dilakukan dengan berbagai cara dan media baik radio maupun televisi melalui program Live Talkshow, Pelatihan & Parenting Workshop, Penulisan Artikel di Majalah Keluarga, Penerbitan buku-buku dan CD parenting bagi orang tua serta para guru.

Program inipun terus bergerak maju tanpa henti, dan dalam waktu dekat ini kami telah berencana untuk membangun sekolah yang berfokus pada fitrah penciptaan anak berbasiskan Multiple Intelligence, Holistic Learning dan Character Building yang mengedepankan kerjasama guru dan orang tua dalam mendidik anak bersama-sama secara tepat.

Kelak apa bila program sekolah ini telah berhasil mencetak generasi unggul bangsa, maka akan kami jadikan sebagai pusat pembelajaran bagi para guru di seluruh tanah air tercinta. yang Insya Allah akan kami beri nama The Teacher Institute of Learning Center.

Semoga Tuhan selalu bersama dan memberkati setiap langkah dan gerakan kita dalam Membangun Indonesia yang Kuat dari Keluarga.

Hari ini juga, Mari kita pastikan diri kita telah menjadi bagian dari Gerakan Membangun Indonesia yang Kuat dari Keluarga..!

Kalau bukan kita yang peduli lantas siapa lagi? Kalau bukan sekarang waktunya, lantas mau kapan lagi ?

Let’s Make Indonesian Strong from Home !
ayah edy
Note: Please..., Baca juga artikel penting; Surat dari seorang Sahabat di Negeri Kincir Angin

Kamis, 03 September 2009

Lho.. masih kecil kok sudah tanya-tanya soal seks? Bagaiaman sikap guru dan orang tua?


======================================
Suatu hari saya ditanya oleh seorang ayah, dia bingung karena anak perempuannya yang berusia 6 tahun sudah mulai mengajukan pertanyaan seputar SEX.... Apakah sudah tepat jika saya jawab...? kapan sich waktu yang tepat untuk mengajari anak-anak tentang sex...? Pertama-tama kita perlu memandang arti Sex itu sendiri dalam kapasitas yang tepat.

Selama ini jika kita menyebut sex, maka pandangan kita sudah melayang-layang ke sesuatu yang bersifat buruk atau miring. Sesungguhnya Sex itu bersifat netral, bagaimana kita mengarahkan dan menggunakannyalah yang menyebabkan sex itu baik atau buruk. Jadi syarat pertama sebelum kita bicara pada anak adalah jelaskan bahwa sex itu adalah proses alami mahluk hidup dalam melangsungkan kehidupan spesiesnya.

Kapankah saat yang tepat untuk mengajari anak tentang sex, adalah saat pertamakali anak mulai menanyakannya pada kita. Yah itulah saat yang tepat. Jangan sampai terlambat, karena jika tidak ia akan mencari tahu dari orang atau pihak lain yang tidak jelas. Ingat jangan pernah memarahi anak yang bertanya dan ingin tahu tentang sex, terimalah ini sebagai proses alami, dan bersyukurlah ia bertanya pada orang tuanya.

Bagaimana caranya? jelaskan apa adanya jangan di tutup-tutupi, bawalah arah pembicaraan pada hal-hal yang bersifat ilmiah, sains genetika kedokteran. Misalnya jika anak anda menanyakan apakah arti senggama dan berhubungan badan...? untuk apa itu dilakukan...? Maka jelaskanlah masing-masing fungsi alat reproduksi, apa tujuan mulia Tuhan memberikan alat ini, buka gambar fungsi reproduksi dari buku-buku kedokteran dan jelasakan pula bagaimana orang-orang sering melakukan tindakan yang keliru terhadap fungsi reproduksi ini.

Jika kita adalah kalangan yang beragama, maka kita bisa kaitkan sedikit-demi sedikit bagaimana seharusnya fungsi-fungsi ini dilakukan berdasarkan ajaran-ajaran Tuhan melalui agama kita masing-masing.

Terus pancinglah pertanyaan dari anak anda, mengenai hal apa saja yang telah ia ketahui dari teman-temanya tentang sex, dan apa yang dilakukan teman-temannya apakah terjadi penyimpangan, ajak anak anda untuk membahasnya.

Ingat jadikanlah diri kita sebagai konsultan sex bagi anak-anak kita, kalau bukan kita siapa lagi. Dan sekali lagi sex itu adaah sesuatu yang netral dan alami yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup, jadi bahaslah sex dalam konteks yang netral dan mendidik.

Jika setiap orang tua mau untuk melakukan hal ini bagi anak-anak remajanya, maka Insya Allah anak-anak kita akan tahu menentukan pilihan yang benar sehingga kasus-kasus penyalahgunaan seksual di usia dini dan aborsi akan bisa cegah dan dikurangi.



Lihat tayangan videonya di : http://www.youtube.com/watch?v=ugKqhRyK5CU video

Siapakah IBU KE-2 yang mendidik anak-anak kita dirumah


====================================================================================================
Suatu ketika ada sebuah Konferensi Pendidikan untuk Para orang tua dan guru yang berlangsung di New York, Hadir pada Konfrensi itu seorang Pembicara yang luar biasa dan paling penduli akan pendidikan anak-anak disana. Pada pembukaan ceramahnya dia bertanya pada para peserta; begini kira-kira; wahai para orang tua dan pendidik siapakah dari anda semua yang marasa menjadi ibu kandung dari anak-anak anda....? hampir seluruh peserta mengangkat tangannya. Lalu si pembicara itu bertanya lagi setelah anak kita mulai bertambah usia siapakah menurut anda orang yang paling banyak berpengaruh membentuk prilakunya...? kemudian forumpun mulai terlihat bingung, tidak banyak yang mengangkat tangan; ada sebagian lagi yang terlihat ragu-ragu dan lebih banyak yang memilih untuk diam.

Yah begitulah nasib anak-anak kita saat ini; hampir bisa dipastikan ibu yang mengandung anak kita adalah kita sendiri; tapi ibu yang telah mendidik anak kita banyak sekali; dan tahukah anda siapakah ibu yang paling besar pengaruhnya dalam mendidik moral anak kita, ibu yang paling konsisten, tidak pernah absen dan selalu hadir tepat watktu; setia menemani hampir 24 jam sehari kapanpun diminta...? Tiba-tiba semua peserta menjadi terdiam; ruangan besar yang berisikan lebih dari 500 orang peserta itu tiba-tiba berubah menjadi sunyi senyap.... Siapakah gerangan ibu itu pikir semua peserta..

Yah....kembali dengan suara menggelegar si pembicara berucap dialah seorang ibu yang bernama Televisi. Kita mungkin tidak bisa konsisten tapi program-program TV selalu konsisten dan hadir tepat waktu, kita mungkin lupa mengkonfirmasikan pada anak kita bahwa hari ini kita akan pulang terlambat, tapi TV tidak pernah lupa untuk mengkonfirmasikan pada anak kita apa bila ada perubahan jam tayang. Kita mungkin pergi sebelum matahari terbit dan tiba setelah matahari terbenam; dan sulit sekali diminta wakktunya untuk menemani anak kita barang 5 menit saja; tapi tidak dengan ibu kedua anak kita yang bernama televisi; dia dengan berbagai macam acaranya selalu setia menemani anak kita; kapanpun diminta.

Jadi janganlah kita kaget bila tiba-tiba prilaku anak kita berubah; kita juga jangan kaget bila tiba-tiba muncul banyak pertanyaan-pertanyaan aneh dari anak kita; dan kita mestinya tidak perlu marah mana kala tiba-tiba anak kita mulai melawan dan berprilaku buruk; ya karena kita telah membiarkan setiap hari anak kita dididik oleh ibu keduanya yang bernama televisi tadi.

Para orang tua yang berbahagia....., Sungguh pidato dari sang pembicara ini begitu menggetarkan hati para peserta seisi ruangan; isi pidato ini telah menyadarkan sebagian besar para pendidik dan orang tua yang hadir pada saat itu, betapa selama ini kita telah melepaskan masa-masa emas pembentukan moral anak kita pada orang lain, pada lingkungan dan pada ibu kedua yang bernama Televisi.

Para orang tua dan guru yang tercinta...., Pidato yang luar biasa ini ternyata telah menginspirasi hampir 40% orang Amerika untuk mengganti Televisi mereka dirumah dengan program-program yang lebih mendidik dan kreatif bagi perkembangan mental anak-anak mereka. Bahkan ada sebagian dari mereka yang memutuskan untuk tidak memiliki televisi dirumah...ya..... The Association of Parent with no TV at Home.

Mari kita resapi dan renungkan dalam-dalam isi pidato dan kisah ini; semoga hal ini juga bisa mengispirasi para orang tua dan pendidik diseluruh tanah air tercinta ini. Akankah masa-masa emas pembentukan moral anak-anak kita, akan kita biarkan dirusak begitu saja oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab......!

Saya sudah meniadakan siaran TV dengan program yang tidak sehat bagi anak-anak kami dirumah dan menggantinya dengan program-program yang mendidik bagi anak-anak saya.... Bagaimana dengan anda...?

Rabu, 02 September 2009

Indonesian Strong from Home BERKIBAR di Medan







Keterangan foto dari atas ke bawah:
1. Suasana Pendaftaran, pagi hari masih ada juga peserta baru
2. Suasana peserta mencari buku tulisan ayah Edy
3. Suasana seminar yang serius santai dan tetap antusias hingga akhir acara
4. Bingkisan untuk para orang tua peserta paling aktif dan partisipatif yang beruntung.
5. Mengenakan Ulos sebagai tanda berkibarnya Indonesian Strong from Home di Medan bersama TIM KIMSA, SMART FM Network dan pendukung program ISFH Medan.

Cerita dalam bentuk gambar ini diabadikan oleh seorang fotografer profesional; dalam acara seminar sehari yang diselengarakan oleh KOMUNITAS IBU-IBU MUDA SAYANG ANAK (KIMSA) bekerjasama dengan Radio Smart FM Network. Acara pertama yang diselenggarakan oleh KIMSA ini mendapatkan sambutan yang meriah dan hangat dari para Orang Tua Muda Pencinta Anak dan Keluarga.