SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Selasa, 24 Maret 2015

BAHKAN "JENGKOL" PUN BERGUNA


http://sumsel.tribunnews.com/tag/jantung/?url=2015%2F02%2F27%2Fjengkol-berkhasiat-untuk-penyakit-jantung-hingga-diabetes

JADILAH POHONMU SENDIRI SESUAI DENGAN AMANAH TUHANMU

Saya pernah bertanya pada salah seorang bijak, di Indonesia. 

"Mengapa potret negeri kita kok jadinya seperti ini ?"

Lalu beliau berkata; "Karena banyak anak-anak Indonesia yang berprofesi tidak sesuai panggilan jiwanya, melainkan berdasarkan arahan atau bahkan paksaan orang tuanya, hingga akhirnya banyak orang yang menghianati profesi atau jabatannya sendiri."

"Tapi bagaimana jika profesi yg diminati si anak kelihatannya "tidak menjamin" penghidupan atau masa depan si anak itu sendiri, bukankah wajar semisal orang tua mengarahkan anaknya untuk mengambil profesi yang lebih menjanjikan, semisal; "ketimbang kamu jadi guru parenting kan jauh lebih menjamin masa depan belajar Akunting ?" sanggah saya kepada sang bijak.

Dengan lembut beliau menjawab,
"Anakku, benih pohon itu diciptakan Tuhan untuk menjadi pohonnya masing-masing, dan tidak pernah menjadi pohon lainnya".

"Biji jambu kelak akan mengambil peran sebagai pohon jambu dengan memberikan buah jambunya yang manis, bibit Durian, bibit nangka, kelapa pun demikian, jadi masing-masing itu sama baiknya, sama dibutuhkannya dan mereka ada untuk mengisi perannya masing-masing, agar manusia bisa memanfaatkannya sesuai kebutuhan yg berbeda-beda".

"Begitu juga dengan benih manusia, sejak lahir ia sudah membawa amanah dari Tuhan untuk mengambil satu peran dalam kehidupan ini."

"Jadi biarkanlah anak-anak itu memilih peran profesi yang sesuai dengan panggilan jiwanya, yang menjadi minat terbesarnya, karena mereka membawa amanat Tuhannya dan bukan "cita-cita orang tuanya yang dulu gagal di raihnya", atau apa lagi memaksa seorang anak untuk profesi terntentu karena takut tidak punya masa depan."

"Bayangkan jika bibit jagung kalian paksa untuk tumbuh menjadi pohon nangka, dan bibit nangka kalian paksa untuk tumbuh menjadi pohon kelapa, apa yang akan terjadi dengan kehidupan ini ?".

" Itulah sesungguhnya yang sedang terjadi di negeri kita. orang-orang yang berprofesi tidak sesuai dengan panggilan hati nurani amanat dari Tuhannya, maka jadilah mereka menghianati tugas dan tanggung jawab dari profesi yang mereka jalani sendiri"
"Anakku..." kembali beliau menambahkan.

"Ingatlah semua pohon punya manfaatnya masing-masing, itulah yang membuat mereka dibutuhkan oleh semua orang dan mahluk hidup, itulah sesungguhnya yang menjamin masa depan mereka karena mereka selalu dibutuhkan."

"Maka bimbinglah anak-anak kita untuk menjadi orang yang sangat di butuhkan oleh orang lain melalui profesi yang mereka cintai, pasti anak kita akan punya masa depan yang cerah."

"Jika anakmu ingin jadi semisal Tukang Sampah, maka jadilah Tukang sampah terbaik di dunia yang mempu mengelola limbah sampah menjadi energi atau barang berharga lainnya yang dibutuhkan oleh setiap orang dalam kehidupan ini."

"Jika semisal seorang anak yang ingin menjadi Dokter adalah panggilan jiwanya niscaya akan dilahirkan dokter2 yang baik dan luar biasa, jika semisal seorang anak ingin menjadi penegak hukum karena panggilan jiwanya dan bukan karena uang, maka niscaya akan dilahirkan para penegak hukum yang jujur dan luar biasa."

"Begitulah nak jika kamu ingin negeri ini berubah, kamu bisa memulainya dari diri kamu sendiri dan rumah kamu sendiri dengan membimbing anakmu menemukan panggilan jiwanya masing-masing dan memilih profesi sesuai panggilan jiwanya, menjadi yang terbaik di bidang yang di cintainya, niscaya tidak akan ada kekacauan lagi di negeri kita."

"Ingatlah selalu jika segala sesuatu tidak di serahkan pada "ahlinya" (orang yang berprofesi sesuai panggilan jiwa dan hati nuraninya), maka tunggu saja kehancurannya."

Saya tertegun mendengarkan penuturan ini, dan langsung terbayang di pelupuk mata kedua anak saya; oh ....anak saya yang satu ingin menjadi seorang petani buah....dan satunya lagi selalu ingin menjadi pedagang.

Oh anakku Dido, jadilah petani buah terbaik yang pernah ada didunia ini, dan Dimas, jadilah pedagang yang terbaik dan jujur yang pernah ada di dunia ini. Biarlah Tuhan yang akan menjamin masa depanmu.

Pesan ayah untukmu, Anakku jadilah orang yang kehadirannya selalu di butuhkan dan di nantikan oleh orang banyak, dan jadilah orang yang bisa memberikan manfaat bagi orang lain dan alam semesta ini. Terserah apapun profesi yang akan kamu pilih.

Salam syukur penuh berkah,
ayah edy
www.ayahkita.com




Silahkan unduh talkshow parenting ayah edy 100% Gratis:
Tinggal Klik:
1. www.ayahedy.tk
2. atau down load via fb:https://www.facebook.com/groups/548259441862337/files/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar