SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Kamis, 07 Juli 2016

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1437 H



Sahabatku,

Sebelum berucap salam izinkanlah aku untuk bertutur sebuah kisah di hari nan fitri ini.

Suatu ketika, ada seorang guru yang meminta murid-muridnya untuk membawa satu kantung plastik bening ke sekolah. Lalu, ia meminta setiap anak untuk memasukkan beberapa kentang di dalamnya.

Setiap anak, diminta untuk memasukkan sebuah kentang, untuk setiap orang dan kejadian yang TIDAK MAU mereka maafkan.

Mereka diminta untuk menuliskan nama orang itu, dan mencantumkan tanggal di dalamnya pada kentang tersebut.

Ada beberapa anak yang memiliki kantung yang ringan, namun banyak juga yang memiliki plastik kelebihan beban.

Mereka diminta untuk membawa kantung yang berisi kentang-kentang itu siang dan malam.

Kemana saja, harus mereka bawa, selama satu minggu penuh. Kantung itu, harus ada di sisi mereka kala tidur, di letakkan di meja saat belajar, dan dijinjing saat berjalan ke sekolah.

Lama-kelamaan kondisi kentang itu makin tak menentu. Banyak dari kentang itu yang membusuk dan mengeluarkan bau yang tak sedap.

Hampir semua anak mengeluh dengan pekerjaan ini.

Akhirnya, waktu satu minggu itu selesai. Dan semua anak, agaknya banyak yang memilih untuk membuangnya daripada menyimpannya terus menerus.

Sahabatku,

Sesungguhnya Teman yang sering merepotkan, pekerjaan yang kita keluhkan, orang tua yang sering memarahi kita, sahabat yang menghianati kita, keluarga yang sering kali membuat masalah pada kita, sering kali sulit untuk kita maafkan dan lupakan.

Suka-duka saat membawa-bawa kantung yang berat, akan menjelaskan pada anak-anak ini, bahwa, membawa beban kebencian itu, sesungguhnya sangat tidak menyenangkan untuk terus kita bawa dan kita tenteng setiap hari dalam hidup kita.

Memaafkan, sebenarnya, adalah pekerjaan yang lebih mudah, daripada membawa semua beban itu kemana sajakita melangkah.

Ini adalah sebuah perumpamaan yang baik tentang harga yang harus kita bayar untuk sebuah kepahitan yang kita simpan, dan dendam yang kita genggam terus menerus.

Rasanya getir, berat, dan meruapkan aroma yang tak sedap, bisa jadi, itulah nilai yang akan kita dapatkan saat memendam amarah dan kebencian pada orang lain atau bahkan pada diri sendiri.

Sering kita berpikir, memaafkan adalah hadiah bagi orang yang kita
beri maaf?

Namun, kita harus kembali belajar, bahwa, pemberian itu, adalah juga hadiah buat diri kita sendiri. Hadiah, untuk sebuah kebebasan tidak menjinjing kentang-kentang busuk bersama kita setiap hari

Kebebasan dari rasa tertekan, rasa dendam, rasa amarah, dan kebencian hati.

Maukah kita membuang kentang-kentang busuk yang telah lama membebani hati kita ini?

Jika mau, hari ini adalah saat yang tepat untuk melakukannya.

Dan sebagai manusia yang tak luput dari khilaf dan dosa,

Kami secara pribadi dan atas nama segenap keluarga besar Ayah Edy Parenting dan Sekolah Maha Karya Gangga memohon maaf yang sebesar-besarnya apa bila selama kita berinteraksi melalui facebook ini telah melakukan kesalahan baik yang di sengaja ataupun tidak.

Dan sekaligus kami juga  mengucapkan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1437 H

Semoga hari ini kita semua benar-benar meraih kemenangan, menjadi fitrah dan suci kembali bak seorang bayi yang baru di lahirkan kedunia.

Hatur salam santun dan hormat kami untuk para sahabatku di seluruh Indonesia.

Keluarga Besar Ayah Edy Parenting
www.ayahkita.com
Sekolah Maha Karya Gangga
Pendiri Gerakan Indonesian Strong from Home.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar