SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Selasa, 06 September 2016

Siapa Berani Baca Buku Setebal ini...?




Ketika kebanyakan orang tua "memaksa" anak-anak usia dininya agar bisa membaca, dengan alasan nanti jika sudah kelas 1 SD harus sudah bisa membaca, aku malah membiarkan Dimas anakku sibuk bermain dan mengeksplorasi apa saja yang ingin diketahuinya dan tidak mengirimnya kesekolah formal, melainkan mendidiknya sendiri melalui jalur HomeSchooling.

Karena bagiku membaca hanyalah sebuah alat saja untuk menggali ilmu pengetahuan, sementara yang jauh lebih penting adalah rasa ingin tahu untuk menggalinya.

Karena bagiku membaca adalah sebuah kebutuhan juga sekaligus kesenangan dan bukan sebuah proses keterpaksaan seperti yang pernah terjadi pada ayahnya dulu.   Terpaksa membaca karena mau ada ulangan atau ujian sekolah.

Bagiku rasa ingin tahu anak jauh lebih penting dari pada kemampuan membaca di usia dini.

Ketika seorang anak tidak kehilangan rasa ingin tahunya, dan terus memiliki rasa ingin tahu dalam otakknya maka saya yakin ia akan dengan sendirinya minta diajari membaca dan menulis.

Itulah yang terjadi pada Dimas dan Dido anakku, terus bermain dan bermain terus setiap hari.  Bermain aku gunakan sebagai sarana untuk belajar dan mengeksplorasi lingkungannya.

Sampai satu ketika ketika ia berusia 7 tahun mereka mulai tertarik untuk mengetahui bagaimana caranya membaca.   Kerena sering melihat ayahnya membaca buku setiap hari.

Dia pernah bertanya dengan rasa ingin tahu,  untuk apa ayah membaca buku terus setiap hari ?  

Saya jawab membaca itu adalah gerbangnya ilmu pengetahuan, apa bila kita bisa membaca maka kita bisa menjawab apa saja yang ingin kita ketahui.

Sejak itulah ia mulai tertarik dengan membaca, dan sejak itu pula aku mulai memperkenalkan huruf dan angka melalui sebuah Video CD Diva dan kucingnya.

Mereka belajar mengenali huruf sambil bermain, sambil bernyanyi hampir setiap hari dengan semangat.

Sampai akhirnya usia 8 tahun baru mulai lancar membaca dan bisa menulis setahap demi setahap.

Sekarang usia Dimas baru 12 tahun atau setara dengan kelas 6 SD (karena kami Homeschooling)

Kemarin aku sungguh kaget diajak Dimas berdiskusi tentang Biografi Albert Einstein...., dia cerita tentang Einstein sambil sekali-sekali bertanya tentang Mark Plang temannya Einstein.

Padahal bukunya sungguh tebal sekali ada kira-kira 400 halaman.

Dulu juga pernah terkejut ketika Dimas mengajakku berdiskusi tentang Kebijaksanaan Dari Timur Tengah, ternyata setelah ku telusuri ia baru saja membaca buku Filsafat dan kisah-kisah bijak dari Timur Tengah.

Alhamdulillah, Dimas anakku yang Dominan otak kanan, dan selalu bergerak dan tidak bisa diam, sering memberikan kejutan-kejutan yang tak ku duga.

Tak kusangka anak seusia 12 tahun sudah membaca buku setebal ini.  Padahal dulu saat zaman kuliah saja saya belum tertarik dan agak alergi membaca buku yang tebal2 semacam ini.  Paling-paling terpaksa baca buku karena diperintah oleh Dosen karena mau ujian.

Teruslah bereksplorasi ya Nak... jangan pernah berhenti, teruslah mencintai buku dan membaca karena membaca adalah pintu masuknya semua ilmu pengetahuan.

18 Agustus 2016
by Ayah Edy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar