SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Rabu, 29 November 2017

TAMBAH ANAK ?


MEMANTASKAN DIRI SESUAI KEMAMPUAN KITA MASING-MASING

Ada pertanyaan bagus di kolom komen sbb:

"Kenapa Ayah gk nambah anak lagi yah....?"

Ini jawaban saya :

Anak adalah tanggung jawab dunia akhirat bukan asal mampu melahirkan dan memberi makan.

Ukurlah kemampuan kita masing2 u bisa mempertanggung jawabkan titipanNya kelak di akhirat

Punya anak bukan sekedar mampu memberi makan dan membuat tubuhnya tambah besar semata

Tapi mampukah kita mendidik aklaknya agar ia kelak memiliki jiwa besar yg penuh kasih sayang u menjadi orang yg membawa manfaat bukan Mudharat dan kerusakan ?

Sebelum menambah anak,  coba Tanyalah pada diri kita masing2
Sudah mampukah kita menjadi contoh org tua teladan yg baik bagi mereka?

Sudah bahagiakah mereka hidup bersama kita? Coba ingat2 dulu sdh kah kita jd anak yg bahagia?  Jika tdk jangan ulangi lagi pada anak kita.

Sudah mampukah kita saat ini  mendidik mereka menjadi anak yg berperilaku baik dan terpuji..?

Sudahkah kita mampu berlaku adil membagi waktu dan perhatian kita pada anak,  yg menjadi haknya,  dgn pekerjaan dan aktivitas harian  lainya..?

Sudah Mampukah kita mendidiknya tanpa harus dengan marah dan bentakan?

Yuk Mari kita pikirkan dan ukur kemampuan kita dulu.., 

Jangan sampai kita malah jadi orang tua yg lalai dan berdosa pada anak kita.

Begitu banyak org tua yg lalai dan berdosa pada anaknya namun tdk menyadarinya dan malah  menyalahkan anaknya. Padahal orang tua itu teladan bagi anak dan anak hanyalah peniru ulung perilaku orangnya

Ingat lah selalu bahwa setiap anak akan dimintai pertanggung jawabannya di akhirat kelak.

Pertanyaannya adalah seberapa byk kita mampu mempertanggungjawabkannya di akhirat..?

.. maka sejumlah itulah ukuran kemampuan anak yg pantas untuk kita miliki.

Dua anak dikelola berdua saja masih terasa belum maksimal, memberikan yang terbaik bagi mereka berdua, Apalagi jika sang suami masih punya keyakinan bahwa mengurus anak adalah urusan Istri, dan kerja adalah urusan suami.

Bisa dibayangkan...? 

by ayah edy
ayah dua anak
guru parenting Indonesia.
Pimpinan Sekolah MKG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar