SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Minggu, 18 Maret 2018

HOAX DI SOSIAL MEDIA


Dulu saya pikir setiap berita yang dibuat di media dan di share di sosmed itu benar,  oleh karena itu dulu saya sering menshare berita tanpa mencari dulu kebenarannya.

Lalu dari komen-komen yang masuk ternyata banyak sekali berita yang dibuatu itu tidak benar, bohong bahkan fitnah.

Perlahan saya belajar bahwa ketika kita teliti sebuah berita atau gambar yang dishare, ternyata lebih banyak yang bohong dan fitnah ketimbang yang benar.

Dasar pembuatan berita bohong itu motifnya bermacam-macam mulai dari kebencian hingga profesi yang di bayar (ternyata)

Bahkan setelah saya banyak browsing, ternyata model berita bohong, fitnah atau Hoax (dalam istilah sosmed) tidak hanya terjadi di Indonesia bahkan terjadi di hampir seluruh dunia.

Bahkan ini sudah menjadi Industri yang memberi penghasilan yang konon katanya sangat besar sekali.

Dan tidak hanya berkembang sebagai Industri, bahkan sebagian sudah di jadikan alat pengganti peralatan PERANG untuk menghancurkan negara lain.

Lalu siapakah yang menyuburkan Industri mereka ini...?

Yang paling utama adalah kita yang telah ikut-ikutan menyebarkannya tanpa sadar atau melakukan cek and re cek kebenaran berita tersebut.

Ketika kita menyebarkan berita bohong, fitnah atau Hoax yang disengaja maka sesungguhnya kita sudah menjadi bagian Marketing atau sales bagi mereka.

Mereka sangat senang sekali dengan orang-orang yang seperti ini.  Mereka dibayar mahal, sementara kita menjadi marketing dan sales gratis bagi mereka. Belum lagi dosa yang kita tanggung akibat menebarkan kebohongan dan fitnah.

Penyebab utama dari berkembangnya Industri ini adalah disebabkan karena banyaknya orang yang malas membaca dan orang yang memiliki cara berpkir yang sempat hingga gampang sekali diajak untuk melakukan kebencian.



Karena kurangnya minat baca dan wawasan yang sempit mereka berpikir bahwa dengan membantu menyebarkan kebohongan dan fitnah itu akan membantu, padahal justru akan mengadu-domba anak bangsa yang pada akhirnya akan menghancurkan negeri kita sendiri.

Sudah banyak contoh negara yang hancur karena masyarakatnya tanpa sadar menyuburkan industri Hoax ini. Apakah negeri kita mau hancur seperti negeri-negeri yang hancur tersebut.

Renungkanlah dengan hati yang jernih agar tidak gampang emosi....

Ingat kita adalah orang tua yang dicontoh oleh anak kita, teladan bagi anak kita, apa jadinya jika orang tuanya saja gemar menyebar berita bohong, fitnah dan kebencian.

Silahkan pilih mau terus menjadi marketing Industri kebohongan dan fitnah atau berhenti sekarang juga.

Perhatikan gambar Mie dibawah ini, begitu halusnya kebohongan itu bisa di buat...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar