SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Sabtu, 21 April 2018

SALAH PILIH PROFESI

(THE RIGHT MAN IN THE WRONG PLACE)
SALAH PILIH PROFESI..?

APAKAH ANDA SALAH SATUNYA...?

 apa kabar.... ayah bunda tercinta,

Pernahkah anda merasa bosan di tempat kerja, atau mungkin merasa bahwa pikiran anda makin hari kok makin buntu dan sebagainya.... berikut ini mari kita dengarkan cuplikan pembicaraan dari dua orang karyawan yang berhasil kami  rekam.....

A:  Hei..! kamu kenapa.. kok dari tadi aku lihat mukanya ditekuk gitu..?

B:   Iya nich, aku lagi gak mood aja...,  dah bosen kerja disini, begini-begini aja gak ada kemajuan.!

A:  Emangnya kamu mau kemana..?  dah punya rencana..?

B:  Enggak juga sich.. gak tau aku juga bingung,  padahal aku juga dah pindah-pindah kerja melulu tapi gak pernah nemuin tempat yang cocok.  Pindah-pindah terus juga gak enak, capek...!

A:  Ya udah kalo gitu ya dinikmatin aja,  apa lagi sekarang lagi jaman susah gini; mau apa lagi....

B:  Gak tau ah... aku jadi serba salah...

Ayah bunda yang baik....
Ketidakpuasan ditempat kerja adalah hal yang sangat fenomenal dalam kehidupan para pekerja dan eksekutif.   Memang benar banyak faktor yang menyulut munculnya rasa tidak puas ditempat kerja;  seperti,  gaji yang kecil, bos yang otoriter, suasana saling sikut dan lain sebagainya. 

Akan tetapi terkadang meskipun segalanya sudah kita dapatkan, masih banyak juga para pekerja atau eksekutif yang  belum merasa puas dan bahagia ditempat kerjanya.  Mengapa hal ini bisa terjadi...?  Tentu saja tidak hanya anda yang bingung, orang lainpun sering kali dibuat bingung oleh fenomena semacam ini.

Yang menyedihkan sering kali rasa tidak puas ini menular dari tempat kerja dan menjalar sampai kerumah. Tidak jarang hal ini menjadi pemicu rusaknya hubungan keluarga yang sebenarnya tidak perlu terjadi dan bisa diatasi.

Apa sebenarnya akar permasalahannya..?

Seorang ahli Pendidikan sering menyebut fenomena ini sebagai penyimpangan Multiple Intelligence.  Apa maksudnya...?

Mulple Intelligence mengajarkan pada anak sejak dini untuk mencari dan menggali keunggulan spesifik dari dirinya.  Keunggulan ini biasanya ditandai dengan beberapa hal pokok;

1. Rasa ketertarikan yang tinggi dan terus-menerus terhadap satu bidang tertentu.

2. Rasa bahagia yang amat sangat untuk mengerjakannya, meskipun harus dilakukan berulang-ulang dan dalam waktu yang cukup lama.

3. Kemampuan belajar yang cepat dan penguasaan yang tinggi dalam bidang tersebut.

4. Totalitas dalam melakukannya.

Ayah bunda yang baik....
Cobalah kita perhatikan dan perhatikan lagi lebih teliti  anak-anak kita; mereka pasti punya ketertarikan yang kuat pada satu bidang terntu, dan ketertarikan itu biasanya berlainan antara satu anak dengan anak lainnya. 

Ayah bunda yang baik....
Coba ingat-ingat lagi apakah anak anda juga cepat sekali menguasai bidang yang menjadi ketertarikannya tadi.....?  Dan perhatikan apa bila dia sudah asik dengan kegiatannya, dia bisa tahan berjam-jam melakukannya.  Inilah yang oleh ahli Multiple Intelligence disebut sebagai tanda-tanda awal Potensi Dasar Anak.  Apa bila kita sudah dapat melihat tanda-tanda ini maka mestinya kita terus berusaha menggali dan mendukungnya.

Sementara sistem pendidikan yang ada di negeri kita hingga saat ini belum beberbasiskan pada penggalian potensi diri untuk mencari dan mengembangkan keunggulan spesifik anak.

Sehingga setiap anak mulai sejak awal pendidikan sampai menentukan profesinya tidak didasarkan pada potensi yang unggul dari dirinya melainkan ditentukan oleh faktor-faktor lain.  Apa saja faktor-faktor tersebut pada umumnya....
1. Keinginan orang tuanya
2. Pengaruh teman-teman dan lingkungan
3. Bidang kerja/Profesi yang dinilai baik secara financial
4. atau malah “apa sajalah yang penting bekerja.”

Ya....... inilah yang terburuk jika kita sudah berpikiran “yang penting bisa bekerja”.   Maka jangan kaget atau kecewa jika pada akhirnya anda tidak puas ditempat kerja.

Karena anda memang belum berada ditempat yang tepat, tempat anda saat ini bukanlah tempat yang seharusnya anda berada.

Jadi apa yang sesungguhnya terjadi pada anda adalah The Right Person in the wrong place !  ya...Anda adalah orang hebat, hanya anda berada ditempat yang tidak tepat !

Ayah bunda yang baik....
Anda harus segera menjadi The Right Person in The Right Place !

Maka segeralah mencari kembali siapa diri anda, apa keunggulan anda, apa sesungguhnya yang membuat anda bahagia, temukanlah itu semua dan mulailah kembali dengan sebuat totalitas, meskipun anda harus memulainya dari nol besar,  jadilah yang terbaik, sesungguhnya uang, karir, dan ketenaran hanyalah efek positif dari “menjadi yang terbaik”

Lihatlah tokoh-tokoh kelas dunia sebut saja, Maradona sang pemain bola legendaris dari Argentina, Rudi Hartono sang juara bertahan 8 kali All England,  The Beatles sang Band Legendaris dari Liverpool, Leonardo Da Vinci sang Jenius legendaris dari Italia.

Perhatikanlah dengan seksama;  betapa meraka begitu bahagia melakukan profesinya; betapa mereka memiliki kemampuan yang sangat tinggi dibidangnya, betapa mereka memiliki totalitas yang luar biasa, dan betapa mereka memiliki ketenaran yang tak habis oleh zaman. Tanpa perlu mereka minta, tentu saja kesuksesan financial akan juga mengikuti dengan setia.

Ayah bunda yang baik.....
Ayo temukanlah kembali siapa diri anda, mulailah hidup baru anda dengan melakukannya secara benar.  Hidup ini adalah pilihan dan pilihan itu sepenuhnya ditangan anda.

Saya sudah melakukannya... bagamana dengan anda..?

ayah edy guru parenting Indonesia
www.ayahkita.blogspot.com

SURAT CINTA AYAH EDY


SURAT CINTA ORANG TUA UNTUK ANAKNYA YANG MENGINJAK AKIL BALIG
(ABG dan REMAJA)

Pesan Cinta Ayah Edy untuk Anak-anak Indonesia
Anak-anakku terkasih

Ketahuilah bahwa rasa sayang sesungguhnya bukanlah ditunjukkan dengan berhubungan seksual.

Rasa sayang sesungguhnya adalah sebuah rasa untuk menjaga apa yang kita sayangi dengan sebaik-baiknya, tanpa berusaha merusaknya. Ibarat menyayangi binatang peliharaan atau bunga kesayangan, kita pasti sudah merasa bahagia dengan memandanginya, tanpa perlu memetik bunganya.

Tuhan telah mencontohkan dengan jelas kepada kita. Tuhan menunjukkan rasa sayangnya pada kita dengan memberi planet terbaik untuk kita tinggali dengan berbagai pesona keindahannya. Planet yang paling baik di antara planet-planet yang ada di tata surya kita.

Anakku, rasa sayang dan cinta tidak identik dengan seks. Begitu banyak orang di dunia ini memberikan cinta dan kasih sayangnya tanpa perlu melakukan hubungan seks.

Seks sesungguhnya diciptakan Tuhan untuk para pasangan yang sudah menikah guna melanjutkan kelangsungan hidup manusia di Bumi yang Tuhan ciptakan dan bukan dijadikan sesuatu untuk coba-coba yang kelak akan kamu sesali sendiri.

Anakku, ketahuilah bahwa seks adalah sebuah bentuk pertanggungjawaban manusia kepada Tuhan dan bukan unjuk kasih sayang dan cinta manusia pada pacarnya. Ingatlah selalu kalimat ini baik-baik ya Nak,

SEKS ADALAH PERTANGGUNG JAWABAN PADA TUHAN DAN BUKAN UJUK KASIH SAYANG MANUSIA PADA PACARNYA.

Itulah mengapa Tuhan meminta kita untuk menikah terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan seks. Karena Tuhan ingin kita melakukannya dengan penuh tanggung jawab.

Itu pula mengapa Tuhan menciptakan berbagai macam penyakit kelamin yang mematikan jika kita melakukan hubungan seks di luar tanggung jawab dan tidak sesuai apa yang diinginkan oleh Tuhan.

Seks yang diminta oleh seorang pasangan yang belum menikah, sesungguhnya bukanlah bentuk ‘unjuk KASIH SAYANG YANG SEJATI’ melainkan hanya upaya pemuasan nafsu yang MENGATASNAMAKAN rasa sayang dan cinta.  Itulah nak fakta yang perlu kamu ingat selalu.

Anakku, janganlah terjebak dengan permainan kata-kata ini dari pacarmu ya.

Mengapa?

Karena hanya orang yang tidak bertanggung jawablah yang akan mengatakan bahwa seks adalah unjuk rasa cinta dan sayang pada pasangan mereka yang belum mereka nikahi. 
Percayalah pada Ayah nak, sudah banyak anak yang datang pada ayah dan menyesali mengapa mereka bisa terperdaya oleh permainan kata-kata ini.  Tapi apa mau dikata jika nasi sudah terlanjur jadi bubur. 

Mereka terpaksa harus menikah dalam usia yang masih mudah dan belum waktunya mengurus anak, padahal mestinya pada masa-masa itu hidupmu penuh dengan tantangan untuk mencapai cita-cita besarmu. 

Izinkan Ayah berpesan kepadamu, anakku. Jika pasanganmu mengajak berhubungan seks sebelum nikah, maka ajaklah ia berkenalan terlebih dahulu dengan kedua orang tuamu. Maukah ia melakukannya?

Jika ia mau, cobalah tanya baik-baik padanya: Apakah ia memiliki rencana hubungan pacaran jangka panjang hingga jenjang pernikahan? Jika tidak, kemungkinan besar ia hanya ‘iseng-iseng’ padamu, Nak.

Ingatlah selalu,  jika dia ragu atau tidak mau melakukannya dengan berbagai alasan, itulah bukti bahwa sesungguhnya ajakan itu adalah atas nama nafsu belaka dan bukan karena cinta pada dirimu.

Ingatlah Nak, jika kamu melakukan hubungan seks sebelum menikah maka kamu telah mengkhianati orang tuamu yang telah menjagamu sejak bayi hingga kamu sebesar ini.

Kamu juga telah mengkhianati Tuhanmu yang telah membuat parasmu sedemikian indah. Dan yang jauh lebih penting untuk kamu pertimbangkan adalah: Jika sampai hal terburuk terjadi padamu --misalnya kamu hamil di luar nikah lalu pasanganmu kabur dan tidak mau menikahimu— sanggupkah kami membayangkan perasaanmu saat itu, perasaan orang tuamu saat itu dan mungkinkah kamu akan mampu meraih mimpi-mimpi besarmu?

Jika pasanganmu adalah cinta sejatimu, ajaklah ia menunjukkan rasa sayangnya dengan cara yang lebih baik. Misalnya dengan cara bersama-sama mengunjungi rumah yatim piatu untuk berbagi cinta pada anak-anak yang tidak bisa mengecap kasih sayang orangtua.  Inilah arti cinta sesungguhnya yang bisa kamu test pada pasanganmu.

Jika ia adalah pasangan sejatimu, ia pasti akan menyambut ide ini dengan gembira. Namun bila ia menolak dengan berbagai alasan dan malah mengajakmu ke tempat lain agar bisa bermesra-mesraan, maka pertimbangkanlah dengan akal sehatmu:

Apakah pasangan semacam ini yang kamu idamkan? Apakah pasangan semacam inilah yang akan kamu pilih untuk menjadi pendamping hidupmu kelak ?

Mungkin saat ini kamu menertawakan pesan ini atau berkata ‘ah basi’, ‘ah jadul’ atau ‘ah...ah’ lainnya. Namun ingatlah selalu, jika kamu mengabaikan pesan ini dan kelak sesuatu yang buruk terjadi padamu, maka datanglah pada ayahmu,

Nak.  Ingatlah untuk datang pada ayahmu bila suatu saat kamu menangis dan hancur karena telah mengabaikan pesan ayahmu ini.

Meskipun ayahmu bisa menerima dirimu apa adanya, tapi sadarilah bahwa kita tidak akan mampu mengubah apa yang sudah terjadi padamu Nak.

Jagalah dirimu baik-baik, Nak. Ingatlah selalu pesan ayah bahwa CINTA YANG SESUNGGUHNYA ADALAH BERUSAHA MENJAGA DAN MELINDUNGI ORANG YANG KITA CINTAI, DAN BUKAN MALAH MERUSAKNYA.

Ayah percaya kamu tidak akan mengkhianati Tuhan, mengkhianati orangtua yang telah menyayangimu tanpa syarat sejak kamu lahir dan ayah yakin kamu tidak akan mengkhianati cita-cita besar hidupmu sendiri.

Jangan takut kehilangan orang yang kamu cintai jika ia hanya mengajakmu untuk melampiaskan nafsunya. Karena Tuhan sesungguhnya telah menyiapkan pengganti terbaik bagi hidupmu, yaitu orang yang sungguh tepat bagimu.

Percayalah pada ayah, bila kamu mengabaikan pesan ini, besar kemungkinan kamu akan mengalami hal yang paling menyakitkan dalam hidupmu.

Jadi tanamkanlah pesan ini baik-baik dalam batin bawah sadarmu agar ia bisa beraksi tepat saat kamu membutuhkannya.

Anakku, jadilah anak yang benar-benar bisa membedakan cinta dan nafsu.

Dan jangan mau menjadi korban iklan alas seksual atau promo-promo dari pihak yang hanya ingin meningkatkan keuntungan semata melalui omzet penjualan mereka dengan menjadikan dirimu sebagai kelinci percobaanya.

Selamat beraktivitas, anakku. Hadapilah segala godaan yang datang padamu dengan akal sehat dan tegar.

Ayak tidak akan mempu selalu berada disisimu untuk melindungi dirimu dari hal-hal semacam ini, jadi ayah titip keselamatanmu pada kamu ya nak terutama pada saat ayah tidak berada disisimu.

Ayah percaya sekali padamu. Pasti kamu bisa.!!

Dari Ayah yang senantiasa mencintai dan menyayangimu

by ayah edy wiyono
Dipetik dari buku Problematik Orang Tua ABG dan Remaja.

BOTOL SAMBAL VS BOTOL KECAP

BOTOL HANYA BISA MENGELUARKAN APA YANG ADA DIDALAMNYA

Saya sangat suka sekali tulisan ini dan rasanya perlu di ulang-ulang bacanya biar kita bisa paham maksudnya.

Sahabatku,

Suatu hari ada seorang wanita muda yang datang kepada guru bijak dan bertanya;

Guru mengapa ya kok ada orang yang kerjanya di MEDSOS setiap hari itu menghujat orang lain dengan kata-katanya yang pedas dan kasar ya...???

Mengapa sy tidak pernah mendengar sekalipun ia memuji orang lain melalui status postingannya di fb atau twitter, kalaupun memuji itu malah bentuknya seperti sindiran yang menyakitkan.

Dengan lembut sang guru bijak berkata;

Begini ya nak, jika kamu hanya punya kecap maka yang kamu bisa berikan pada orang lain itu ya kecap yang manis....

Begitupun jika kamu cuma punya sambal, yang kamu bisa berikan pada orang lain itu ya cuma sambal yang pedas....

Jadi jika ada orang yang selalu berkata-kata pedas pada orang lain, mungkin yang dia punya ya cuma itu dalam hati dan piikirannya.

Dan tidak ada yang lainnya lagi yg bisa dia berikan pada orang lain.

Persis seperti botol ia hanya bisa mengeluarkan apa yang ada didalamnya.

Nah pertanyaannya sekarang, kamu sendiri punya apa yang ingin kamu bagi dan berikan pada orang lain...?

Kata-kata yang manis atau yang pedas ?

Karena sesungguhnya kamu tidak bisa membagi atau memberi apa yang kamu tidak miliki dalam diri dan pikiran kamu.

Wanita muda itu tiba-tiba saja terdiam dan merenungkan apa yang baru saja dia dengar dari sang guru bijak...

berusaha bertanya pada batin kecilnya, terutama pada bait:

"Nah pertanyaannya sekarang, kamu sendiri punya apa yang ingin kamu bagi dan berikan pada orang lain...?"

"Kata-kata yang manis atau yang pedas ?"

"Postingan Kebencian atau Kebaikan...?"

"Karena sesungguhnya kamu tidak bisa membagi atau memberi apa yang kamu tidak miliki dalam diri dan pikiran kamu."

www.ayahkita.blogspot.com
ayah edy
Pimpinan Sekolah MKG
Singaraja, Bali.

Silahkan di share jika bisa memberi inspirasi kebaikan bagi para penebar status dan postingan kebencian....

sumber gambar: bukalapak.com

ORIENT EXPRESS POLITIK CERDAS


Tak sengaja nonton film di pesawat

Judulnya lihat di gambar.

Wow ! 

Menurut saya ini film yang luar biasa mengajak saya untuk berpikir dan membuka mata.

Pembukaan film berkisah tentang Intrik politik dan adu domba Pemimpin Agama Besar Dunia oleh seorang... (ah temukan sendiri deh.. siapa pelakunya.)

Menyadarkan kita bahwa politik itu harus jeli dan cerdas untuk melihat intrik dan tujuannya serta siapa aktor intelektual atau pelaku utamanya. 

Politik bukan hanya yang sekedar kita lihat dan baca melalui gambar /meme atau tulisan di medsos

Wah pokoknya seru dan bagus banget deh sampai akhir film kita terus diajak berpikir dan menganalisis, tidak hanya menggunakan akal tapi juga nurani....

saya saat ini  sedang cari filmnya untuk bisa nobar dan diskusi bareng dengan anak2 saya di rumah. 

Karena mereka sangat senang film2 yang ngajak berpikir dan menganalisa seperti ini.  Katanya penuh pembelajaran dan banyak pesan moralnya.

Selamat mencari......  tolong bantu share jika bermanfaat

BERPIKIR SEDERHANA


Terlalu banyak orang yang berpikir ruwet untuk menyelesaikan masalah yang sebenarnya sangatlah sederhana....

Itulah ciri-ciri orang yang selalu mengeluh dan tidak pernah bersyukur diberi otak yang membantu membuat berbagai masalah jadi simple, jika ia mau menggunakannya. 

Vala Afshar

KOTORAN SAPI



Ketika rumah kita dilempari kotoran beraroma menyengat, selalu ada dua pilihan.

Menyirami kotoran itu dengan air bersih yang kita miliki, atau mengambil kotoran itu dengan tangan sendiri lalu membuangnya kembali pada sang pelempar.

Di pilihan pertama, kotorannya lenyap dan rumah kita kembali bersih.

Sedang di pilihan kedua, kotoran tidak lenyap seluruhnya, namun justru meluas ke bagian tubuh kita sendiri.

Apalagi bila kotoran teronggok di halaman rumah itu dengan marah kita serakkan di mana-mana, menendangnya ke mana-mana, seluruh tubuh dan rumah kita terciprat kotoran dan aromanya.

Persis saat kita dilempari kata-kata buruk yang terasa menyengat.

Membalas dengan kata-kata yang sama buruknya, hanya turut mengotori batin kita sendiri. 

Membersihkannya dengan senyum keikhlasan dari dalam, rupanya di kemudian hari jauh lebih bermanfaat.

"Seperti halnya aku memberi buah pada para lebah yang mengisap nektarku, kawan", kata pohon jambu di tepi jalan sembari menjatuhkan sebiji buahnya yang segar.

Ditulis oleh Dr Mustika  W
Bakungsari, Kuta Bali

KAMPANYE ORANG JEPANG


Di Jepang kampanye tdk dengan menjelek2kan pihak Lawan

Karena Kampanye Hitam dan Hoax tdk laku di Negeri ini

Konon org Jepang punya kepercayaan, siapa yg menjelek-jelekkan orang lain maka dialah yg sesungguhnya memiliki perangai yg jelek.

BEGINI CARA CALON ANGGOTA DPR MEREKA BERKAMPANYE

Mungkin fotonya kurang jelas, tapi kalau Anda perhatikan ada orang yang sedang memberi hormat dan menyapa pengemudi kendaraan atau pejalan kaki di ujung zebra cross.

Beliau adalah satu dari sekian banyak kandidat senator di Jepang. Hanya bermodal setelan jas, baliho yg dibawa sendiri, beberapa selebaran yang itupun hanya diberikan pada orang yang TERTARIK dengan program yang beliau tawarkan.

Bukan saja sebagai cara agar para kandidat ini bisa dikenal, tapi juga agar para pemilih bisa mengenal kandidatnya secara personal.

Apakah pemilunya sudah dekat? Tidak, masih sekitar 2-3 tahun lagi, sekitar 2021.

Masyarakat Jepang biasanya memilih dengan melihat visi dan misi dari para kandidat itu,

Kemudian persentase kemungkinan berhasilnya program yang dijalankan oleh kandidat tersebut didasari oleh pengalaman yang dimiliki oleh yang bersangkutan.

Makanya kampanye bersifat terstruktur, terencana, personal, low cost dan cenderung sepi.

Tapi sepi dalam artian minim, bahkan tanpa massa dan dangdutan saja lho ya.

Apakah Indonesia kelak bisa seperti ini?

InsyaAllah bisa.

Selama orang orang cerdas dan melek politik di negeri kita memiliki niat untuk memberi pemahaman berpolitik kepada masyarakatnya 😇

Share from Wahyudi  M

Tolong bantu di share jk memang menurut kamu bermanfaat

WEBINAR AYAH EDY DAN TIGARAKSA SATRIA


Terimakasih kami ucapkan untuk ayah bunda peserta Webinar bersama Ayah Edy dan PT Tigaraksa Satria hari ini...

Semoga bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh keluarga.

Sampai jumpa di Web Seminar berikutnya.


SEKOLAH AYAH EDY


Assalamu'alaikum..
Selamat malam Ayah Edy..

Perkenalkan saya Henny, follower FP Ayah dari Lombok NTB.

Maaf ingin konsultasi jika Ayah ada waktu, sekolah kami mulai tahun ajaran baru ini insya Allah akan mendidik akhlak utk siswa baru di 1-2 bulan pertama, baru setelahnya belajar pelajaran sebaimana sekolah pada umumnya.

Oh iya, saya mengajar di SMPIT Tunas Cendekia Mataram.

Saya mohon saran Ayah, setelah kita memberikan teori dan praktik di awal utk adab/kebiasaan baik, bagaimana mengontrol adab yg sudah kita ajarkan agar sampai menjadi budaya keseharian siswa?

Terima kasih yg mendalam utk jawaban Ayah. 🙏🙏

===============
Jawaban ayah edy:

Waalaikumsalam
Selamat Malam bunda Henny.

Untuk mengontrol adab anak harus mengontrol terlebih dahulu adab orang tua karena orang tua adalah contoh pertama bagi anak.

Disekolah kami semua calon orang tua wajib mengikuti tes kelayakan sebagai orang tua dalam mendidik anak, teori dan praktek.

Setiap orang tua dianjurkan untuk membaca buku ini sebelum tes.

Lalu para guru wajib memberikan contoh adab karena guru adalah contoh kedua bagi anak disekolah.

Orang tua kami beri raport tentang Perkembangan Adab Orang Tua atau Parent Performance Report setiap 3 bulan.

Bagi orang tua yg raportnya merah kami panggil kesekolah untuk kami bimbing.  Jika tidak juga berubah dalam waktu 6 bulan kami beri surat peringatan, 3 kali surat peringatan kami keluarkan.

Kita tidak akan bisa mengubah adab anak jika orang tuanya tidak mau berubah.
Setelah perlahan adab anak berubah baru mulai kita adakan pembelajaran......

Biasanya anak itu hanya perlu waktu beberapa minggu atau paling parah perlu 3 bulan untuk bisa berubah adabnya. Yang sulit itu mengubah adab orang tuanya.

Apa bila ada anak baru pindahan yang bergabung ke sekolah perlu masuk kelas KARANTINA adab, untuk menyesuaikan diri juga tidak memberikan pengaruh buruk bagi anak2 yang adabnya sudah bagus.

Setelah adab masa karantina dianggap layak, maka anak tersebut boleh digabungkan bersama anak lainya dalam satu kelas.


==================
teruskanlah membaca......

Proses pendidikan adab ditempat kami tidak ada teori langsung praktek, melalui contoh yang diberikan oleh guru.  Yang kami kontrol ketat adalah adab para gurunya.  Karena jika para guru nya memiliki adab yang baik maka kami dengan mudah bisa mendidik adab anak dan orang tuanya.

Para guru yang beradab baik adalah kunci keberhasilan sistem pendidikan disekolah kami.

Sekolah kami sangat lembut dalam membimbing tapi sangat ketat dan cermat dalam menilai adab para guru dan orang tua. Bahkan cara bercanda para guru saja kami monitor, serta kami juga menjadi pembimbing langsung dalam proses "pacaran" atau pemilihan calon pasangan hidup para guru2 kami.

Dengan pendekatan keayahan terhadap anaknya,  Alhamdullilah hampir setiap guru kami selalu mengkonsultasikan calon pasangan hidupnya langsung dengan saya, apakah cocok sebagai soulmate atau tidak.   Bahkan hampir semua guru memperkenalkan calon pasangannya pada kami untuk sama2 diajak berkonsultasi pada ayah edy katanya.   Jadi sebelum menikah kami tahu persis siapa calon suami para guru kami.

Dan para guru juga rupanya sangat bahagia bisa mengkonsultasikan calon pasangannya pada kami (khusus langsung dengan ayah edy)

Bagi kami adab itu dimulai dari kami para pemimpin sekolah dan para guru, baru ke orang tua murid dan murid. 

Di Bali kami baru buka sekolah 3 tahun sudah mengeluarkan lebih dari 5 orang guru karena masalah adabnya tidak bisa diubah dan 3 orang tua untuk alasan yang sama.

Percayalah kita tidak akan bisa mengubah adab seorang anak tanpa melibatkan kedua orang tua atau keluarganya dirumah.

Ketika adab menjadi dasar pendidikan seorang anak maka itulah sesungguhnya pendidikan yang akan menghasilkan generasi bangsa yang cerdas dan berhati mulia.

Karena adab itu jauh lebih utama dari Ilmu

Adab harus diajarkan dan dibiasakan setiap hari sampai menjadi perilaku sehari-hari.

Semoga uraian ini bisa membantu.

Karena pertanyaan ini sangat bagus saya mohon izin untuk mensharenya di fb.  barangkali saja juga bisa berguna untuk sekolah lainnya yang ingin menjadikan Adab sebagai pondasi dasar di sekolahnya masing-masing.



==============
Bunda Henny Nov

Silahkan, Ayah..
Terima kasih yg sebesar2nya atas penjelasannya.
Kami sedang mulai membangun pondasi pendidikan di sekolah kami dengan adab.
Berharap suatu saat kami bisa berkunjung ke sekolah Ayah.

=========
Ayah edy:

Semoga kita bisa berjumpa langsung.  Terimakasih untuk pertanyaannya yang sangat berharga bagi pendidikan anak2 bangsa. 

Tanpa adab Indonesia akan terus menjadi seperti apa yang kita lihat saat ini atau bahkan lebih buruk lagi.

Kamis, 05 April 2018

INDAHNYA MENJADI SEORANG GURU



Beberapa minggu ini saya sedang bahagia sekali.....

Pasalnya adalah karena anak-anak yang kira-kira 7 atau 10 tahun lalu pernah saya bimbing, satu persatu menghubungi saya. 

1 anak menghubungi baru pulang dari Inggris dan sedang mempersiapkan untuk menikah dan saya diminta untuk bisa hadir dipernikahannya.

1 lagi Doni dari Belanda baru pulang dan ingin segera ketemu dan ingin banyak cerita tentang pengalaman studinya di Belanda. 

Dan terakhir kemarin malam saya dapat kabar dari New York, dari Valerina, yang mendapat beasiswa di sekolah Desain yang ada di New York. 

Orang tuanya bercerita, ia baru saja ikut Kontes Desain yang diselenggarakan oleh satu perusahan Home Appliance International di AS, dan hari ini terpilih menjadi salah satu Desainer Indonesia termuda yang karyanya akan dipamerkan di New York. 

Tadi malam tanpa sadar saya menitikkan air mata mendapat kabar ini....
Betapa luar biasannya kemampuan anak-anak Indonesia di Panggung International. 

Betapa bahagianya orang tua mereka...... melihat kesuksesan anak-anak mereka. 

Dan betapa bahagianya saya sebagai seorang guru.

Sauatu saat nanti InsyaAllah akan ada lebih banyak anak bimbingan yang menghubungi saya untuk bertemu dan bercerita tentang pengalaman mereka....,   Amiinnn. 

Saya ingat dulu waktu saya berpindah profesi dari seorang pekerja professional lalu memilih menjadi guru, banyak teman saya yang melihat saya sebagai manusia aneh, dan bahkan ada beberapa teman sejawat yang sudah memiliki jabatan tinggi di kantornya yang menyebut saya "Edy Gendeng", pasalnya karena saya diajak kembali kerja bareng mereka tapi ndak pernah mau,selalu menolak secara halus dengan berbagai alasan yang menurut mereka tdk masuk akal dan lebih memilih jadi Ayah Edy dan gurunya anak2. Itulah mungkin yang membuat mereka berkesimpulan saya ini "Gendeng".  

Hi...hi.. tak apalah dibilang Gendeng yang penting aslinya seger, waras, sehat wal afiat.

Sy ingat ketika pertama kali membangun TIM guru disekolah saya, saya selalu mengajak mereka all out, totalitas, sepenuh jiwa dalam membimbing anak-anak murid kita untuk bisa menjadi yang terbaik di kehidupannya. Jadilah guru yang terbaik atau tidak sama sekali. 

Dan benar saja 10 tahun perjalanan kami tidaklah sia-sia, anak-anak yang kami bimbing ternyata masih terus ingat pada gurunya.  Dan itulah harga yang tidak bisa dinilai dengan apapun.  Hubungan emosional Guru dan Murid yang tidak pernah putus oleh jarak dan waktu. 

Saya membayangkan, anak-anak yang kami bimbing paruh waktu saja bisa seperti ini, apa lagi murid-murid sekolah kami yang kami bimbing sejak dari TK hingga kelak mereka SMA dan melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi untuk menggapai profesi impian mereka masing-masing. 

Dan untuk lebih memperluas bimbingan kami pada anak-anak Indonesia, kami sedang merintis sebuah lembaga yang akan kami berinama Talent Center yang InsyaAllah akan berlokasi di Denpasar Bali.  

Semoga melalui lembaga ini akan ada lebih banyak anak yang bisa kami bimbing, dan akan ada lebih banyak anak-anak Indonesia yang bisa meraih mimpi besarnya. 

Ah... , Betapa bersyukurnya saya memiliki panggilan jiwa sebagai seorang guru, betapa indahnya kehidupan menjadi seorang guru.

Ah ternyata aku mulai bertambah tua rupanya ya.... 
karena salah satu diantara mereka ada yang sudah married. 

Terimakasih ya nak telah ingat pada gurumu. 

Salam syukur penuh berkah,
ayah edy
Guru Parenting Indonesia 
www.ayahkita.com