SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Sabtu, 21 April 2018

SEKOLAH AYAH EDY


Assalamu'alaikum..
Selamat malam Ayah Edy..

Perkenalkan saya Henny, follower FP Ayah dari Lombok NTB.

Maaf ingin konsultasi jika Ayah ada waktu, sekolah kami mulai tahun ajaran baru ini insya Allah akan mendidik akhlak utk siswa baru di 1-2 bulan pertama, baru setelahnya belajar pelajaran sebaimana sekolah pada umumnya.

Oh iya, saya mengajar di SMPIT Tunas Cendekia Mataram.

Saya mohon saran Ayah, setelah kita memberikan teori dan praktik di awal utk adab/kebiasaan baik, bagaimana mengontrol adab yg sudah kita ajarkan agar sampai menjadi budaya keseharian siswa?

Terima kasih yg mendalam utk jawaban Ayah. 🙏🙏

===============
Jawaban ayah edy:

Waalaikumsalam
Selamat Malam bunda Henny.

Untuk mengontrol adab anak harus mengontrol terlebih dahulu adab orang tua karena orang tua adalah contoh pertama bagi anak.

Disekolah kami semua calon orang tua wajib mengikuti tes kelayakan sebagai orang tua dalam mendidik anak, teori dan praktek.

Setiap orang tua dianjurkan untuk membaca buku ini sebelum tes.

Lalu para guru wajib memberikan contoh adab karena guru adalah contoh kedua bagi anak disekolah.

Orang tua kami beri raport tentang Perkembangan Adab Orang Tua atau Parent Performance Report setiap 3 bulan.

Bagi orang tua yg raportnya merah kami panggil kesekolah untuk kami bimbing.  Jika tidak juga berubah dalam waktu 6 bulan kami beri surat peringatan, 3 kali surat peringatan kami keluarkan.

Kita tidak akan bisa mengubah adab anak jika orang tuanya tidak mau berubah.
Setelah perlahan adab anak berubah baru mulai kita adakan pembelajaran......

Biasanya anak itu hanya perlu waktu beberapa minggu atau paling parah perlu 3 bulan untuk bisa berubah adabnya. Yang sulit itu mengubah adab orang tuanya.

Apa bila ada anak baru pindahan yang bergabung ke sekolah perlu masuk kelas KARANTINA adab, untuk menyesuaikan diri juga tidak memberikan pengaruh buruk bagi anak2 yang adabnya sudah bagus.

Setelah adab masa karantina dianggap layak, maka anak tersebut boleh digabungkan bersama anak lainya dalam satu kelas.


==================
teruskanlah membaca......

Proses pendidikan adab ditempat kami tidak ada teori langsung praktek, melalui contoh yang diberikan oleh guru.  Yang kami kontrol ketat adalah adab para gurunya.  Karena jika para guru nya memiliki adab yang baik maka kami dengan mudah bisa mendidik adab anak dan orang tuanya.

Para guru yang beradab baik adalah kunci keberhasilan sistem pendidikan disekolah kami.

Sekolah kami sangat lembut dalam membimbing tapi sangat ketat dan cermat dalam menilai adab para guru dan orang tua. Bahkan cara bercanda para guru saja kami monitor, serta kami juga menjadi pembimbing langsung dalam proses "pacaran" atau pemilihan calon pasangan hidup para guru2 kami.

Dengan pendekatan keayahan terhadap anaknya,  Alhamdullilah hampir setiap guru kami selalu mengkonsultasikan calon pasangan hidupnya langsung dengan saya, apakah cocok sebagai soulmate atau tidak.   Bahkan hampir semua guru memperkenalkan calon pasangannya pada kami untuk sama2 diajak berkonsultasi pada ayah edy katanya.   Jadi sebelum menikah kami tahu persis siapa calon suami para guru kami.

Dan para guru juga rupanya sangat bahagia bisa mengkonsultasikan calon pasangannya pada kami (khusus langsung dengan ayah edy)

Bagi kami adab itu dimulai dari kami para pemimpin sekolah dan para guru, baru ke orang tua murid dan murid. 

Di Bali kami baru buka sekolah 3 tahun sudah mengeluarkan lebih dari 5 orang guru karena masalah adabnya tidak bisa diubah dan 3 orang tua untuk alasan yang sama.

Percayalah kita tidak akan bisa mengubah adab seorang anak tanpa melibatkan kedua orang tua atau keluarganya dirumah.

Ketika adab menjadi dasar pendidikan seorang anak maka itulah sesungguhnya pendidikan yang akan menghasilkan generasi bangsa yang cerdas dan berhati mulia.

Karena adab itu jauh lebih utama dari Ilmu

Adab harus diajarkan dan dibiasakan setiap hari sampai menjadi perilaku sehari-hari.

Semoga uraian ini bisa membantu.

Karena pertanyaan ini sangat bagus saya mohon izin untuk mensharenya di fb.  barangkali saja juga bisa berguna untuk sekolah lainnya yang ingin menjadikan Adab sebagai pondasi dasar di sekolahnya masing-masing.



==============
Bunda Henny Nov

Silahkan, Ayah..
Terima kasih yg sebesar2nya atas penjelasannya.
Kami sedang mulai membangun pondasi pendidikan di sekolah kami dengan adab.
Berharap suatu saat kami bisa berkunjung ke sekolah Ayah.

=========
Ayah edy:

Semoga kita bisa berjumpa langsung.  Terimakasih untuk pertanyaannya yang sangat berharga bagi pendidikan anak2 bangsa. 

Tanpa adab Indonesia akan terus menjadi seperti apa yang kita lihat saat ini atau bahkan lebih buruk lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar