SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Rabu, 02 Mei 2018

MELANGGAR LARANGAN ORANG TUA


TIPS-TIPS PARENTING AYAH EDY

MENGAPA ANAK SERING MELANGAR LARANGAN KITA..?

Mungkin cara kita kurang tepat...?

Ayah-Bunda yang berbahagia, kita melarang anak melakukan sesuatu karena adanya kekhawatiran. Namun seringkali, justru kekhawatiran inilah yang terjadi. Ini disebabkan, saat melarang, yang kita gunakan adalah hasil akhir.

Misalnya, saat jalanan licin, kita katakan pada anak, “Jangan berlari nanti jatuh!” Pendekatan seperti ini dinamakan pendekatan kuratif karena menekankan hasil akhir.

Teknik yang digunakan ini kurang tepat dan malah seringkali benar-benar terjadi.

Seharusnya yang kita gunakan adalah pendekatan preventif. Supaya tidak jatuh, anak seharusnya berhati-hati. Jadi yang kita gunakan adalah kata-kata preventif, seperti hati-hati, berhenti, diam di tempat atau stop. Itu sebabnya kita sebaiknya tidak menggunakan kata “jangan” karena alam bawah sadar manusia tidak merespon dengan cepat kata “jangan”.

Alam bawah sadar berpikir dengan gambar. Selain itu, yang didengar anak adalah kata terakhir sehingga jika kita katakan “jangan berlari” maka yang ia dengar adalah “berlari”.  Maka biasanya gerak refleknya adalah “berlari”.
Untuk itu, hindari penggunaan kata “jangan”. Jika tidak percaya, mari kita buktikan.

Jangan Anda bayangkan makanan kesukaan Anda. Jangan Anda bayangkan rasanya yang menggoda... jangan bayangkan Anda sedang ingin sekali mencicipinya sedikiiit saja.  Bagaimana reaksi Anda?  Bisakah Anda tidak membayangkannya?

Carilah padanan positifnya, misalnya Anda ingin anak yang sedang berlari untuk berjalan, ketimbang mengatakan “jangan lari,” katakanlah,”Berjalan pelan-pelan, ya Nak.”

Atau ketimbang mengatakannya “jangan malas,” katakan saja,”Kamu kan anak rajin, ayo dilanjutkan buat Prnya, sayang...”

Ganti kalimat, “jangan nakal,” dengan “Anak baik dan patuh,” dengan mengatakan hal-hal positif seperti itu yang ditangkap alam bawah sadar anak adalah: rajin, baik, patuh, maka ia akan menjadi seperti yang kita harapkan.



Selamat mencoba, semoga berhasil.

Kuncinya sabar, tegas dan konsisten tidak perlu malu dilihat orang lain atau tetangga (yang sebenarnya punya masalah yg sama tapi tidak tahu caranya)

Salam Indonesian Strong from Home !
Ayah Edy
Guru Parenting Indonesia
www.ayahkita.blogspot.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar