SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Thursday, March 11, 2021

 

SUDAH SIAPKAH KITA MENJAWAB PERTANYAAN2 SEPERTI INI DARI ANAK KITA ?

TANYA:

Yth. Ayah Edy, namaku Widya (bukan nama sesungguhnya) dr Sby.

Aku punya masalah nih anakku sekarang sudah menginjak balita akhir, kakaknya Viya (bukan nama sesungguhnya) usianya sudah 5 tahun, cuma belakangan ini dia sering menanyakan hal-hal yang menurutku tabu mungkin karena saat kami kerja dia sering nonton tv bersama Mbaknya. 

Pernah satu ketika ia tanya kenapa ya ma. om sama tante di tv ciuman? saya bingung dan keget harus bilang apa, tolong saya ya ayah please..please...please.

JAWAB:

Bu Widya yang baik,  saya bisa memahami betapa kagetnya orang tua manakala anaknya yang masih Balita sudah mulai menanyakan hal-hal seputar sex.   

Alih-alih memberikan jawaban yang mendidik kebanyakan orang tua malah melarang anaknya untuk bertanya dengan berkata “Ssssttt... anak kecil gak boleh tanya-tanya soal itu, gak baik, gak sopan” dsb.

Secara tradisi kita telah terbiasa pada pandangan bahwa pertanyaan seputar sex adalah hal yang tabu untuk di tanyakan apalagi oleh seorang anak kecil, namun demikian perlu kita sadari sebenarnya sex itu sendiri bersifat netral dan alamiah, sex adalah bagian dari kehidupan manusia yang sehat. 

Kita semuanya adalah hasil dari sex yang sehat dan alamiah.  Hanya saja kita perlu menyesuaikan batas-batas norma dan nilai-nilai yang kita anut tapi tidak mentabukannya.  Karena jika tidak darimana anak-anak kita yang sudah terlanjur tahu akan mencari jawabannya?  selama kita tidak memberikan penjelasan yang memuaskannya maka ia akan terus berusaha mencari dan menemukannya..? hal ini akan menjadi sangat berbahaya jika ia menumukan jawabannya dari orang yang tidak tepat.

Mengapa anak balita sekarang sudah mempertanyakan seputar sex ?  Pasti ada sumber dan sebabnya, coba telusuri dari mana sumbernya dan apa penyebabnya, tentunya jika sudah diketahui perlu dibuat batas-batas dan aturan yang aman bagi anak kita. 

Banyak sekali orang tua yang pada akhirnya menemukan sumbernya berasal dari tanyangan televisi yang sering di tonton anaknya baik sendiri atau bersama pengasuhnya. Jika sumbernya sudah terditeksi maka sergeralah buat aturan yang membatasinya.

Namun apa bila sudah terlanjur terjadi sehingga menyebabkan anak kita banyak mengajukan pertanyaan seputar sex, maka tidak perlu panik, justru jadikan ini sebagai suatu kesempatan untuk mengajarkan sex padanya secara sehat dan tepat.  

Bagaimana caranya..?

Otak anak terdiri dari otak kanan dan otak kiri, otak kanan untuk mengembangkan Fantasi sedangkan otak kiri untuk mengembangkan logika analisis.  Apa bila pemikiran sex dikembangkan oleh otak kanan maka otak akan mengolahnya dalam bentuk fantasi seksual dan ini kurang patus bagi anak-anak namun sebaliknya apa bila pemikiran seks dikembangkan oleh otak kiri, maka otak anak akan mengolahnya dalam bentuk logika ilmiah dan sains biologi reproduksi.

Oleh karena itu dalam menjawab pertanyaan seputar seks buatlah penjelasan-penjelasan yang dikaitkan dengan ilmu biologi kedokteran dan sistem reproduksi jika perlu gunakan buku-buku kedokteran bergambar.  Jangan ditutup-tutupi jelaskan apa adanya dan lebih lebih kepada fungsi ilmiah dari masing-masing alat reproduksi.  Bahas juga alat reproduksi pada hewan dan tumbuhan sebagai pelengkap, ajaklah anak berdiskusi secara logika hal ini perlu dilakukan agar yang merespon adalah otak kirinya, dan yg tertanam adalah pemikiran SAINS DAN BUKAN EROTISME PORNOGRAFI.

Misalnya dalam kasus bu Widya, katakan pada anak ibu secara lembut dan tidak perlu marah,  bahwa ciuman dilakukan untuk menunjukkan rasa kasih sayang, contohnya seperti mama mencium kamu, sebenarnya mencium yang sehat adalah di pipi bukan dimulutnya,  mengapa?, coba dech.. kita lihat ini dibuku tentang struktur mulut manusia (tolong disiapkan dan dibeli dulu bukunya) dan lihat ini ternyata banyak sekali kuman-kuman dalam mulut manusia yang bisa menyebabkan berbagai macam penyakit mulut, jadi bayangkan jika kedua mulut bertemu kumannya akan berpindah dan mulut kita akan jadi kotor dan berpenyakit,   Nah jadi menurut kamu cium yang baik dan sehat seperti apa sayang..?   

Pada dasarnya pertanyaan ini diajukan untuk menguji pemahaman anak mengenai masalah yang sedang di jelaskan sekaligus untuk mengetahui apakah penjelasan kita di tangkap oleh otak kiri anak atau otak kananya. 

Setelah bertanya tugas utama orang tua adalah mendengar secara antusias dan mengamati jawabannya dan bukan mengomentarinya, jika ternyata jawabannya belum sesuai harapan itu artinya penjelasan kita belum bisa dipahami, dan cara kita menjelasakan belum mengena di hatinya.  Maka ulangi lagi dengan penuh kelembutan dan kesabaran.

Sekali lagi seks itu bukan untuk di tabukan melainkan untuk di ajarkan secara benar, sehat dan alamiah.

Selama ini banyak orang yg takut mengajarkan seks untuk anak usia dini karena yg ada dipikiran mereka mungkin MENGAJARKAN ANAK MELAKUKAN SEKS, padahal itu sama sekali tidak benar dan keliru besar.

Mengajarkan seks pada anak adalah bukan mengajari cara melakukannya tapi mengajari fungsi kegunaan alat2 reproduksi pada mahluk hidup dengan pemahaman yg benar menurut Sains Biologi Kedokteran dan Etika Moral Agama.  Agar anak paham mana yg benar dan mana yg salah.

Selamat mencoba.

Gambar: sriwijaya pos

Wednesday, March 10, 2021

APAKAH ANAK KITA TERMASUK KATEGORI JENIUS..?

Jenius itu adalah anugrah bawaan lahir setiap anak manusia.

Kebodohan itu adalah hasil bentukan sistem manusia dan pola asuh yang keliru.

Benarkah ?

Konon dalam salah satu komennya saat ia di tanya wartawan tentang anak-anak yang jenius, Einstein pernah berkata bahwa anak yang jenius itu bukanlah anak yang mampu menjawab sebanyak2 soal yang sudah ada jawabanya di buku, melainkan anak-anak yang paling banyak bertanya, apa saja, kapan saja dan dimana saja, yang isi pertanyaannya seringkali bahkan orang dewasa saja tidak mampu untuk menjawabnya.

Jadi jika anak kita selalu bertanya apa saja dan dimana saja tanpa henti dan kita sampai kewalahan dan "mati kutu" karena tidak bisa atau tidak tahu jawabannya, itulah tanda bahwa sesungguhnya ia masih dalam kondisi jenius.

Dan tolong di catat dan diingat jika anak kita seperti ini jangan di marahi, karena itulah pertanda ia masih jenius, setidaknya menurut sang Jenius Dunia Albert Einstein.

Tapi jika ia sudah menjadi anak yang pasif, tidak lagi tertarik untuk bertanya, dan lebih banyak diam dan bengong di depan tv atau main game, karena stress terlalu banyak diminta untuk menjawab soal-soal ujian yang sudah ada jawabannya di buku. Maka saat itulah anak kita mulai meninggalkan sisi jenius yang ada dalam dirinya yang merupakan anugrah Tuhan yang di bawanya sejak lahir.

Mari kita perhatikan anak kita masing-asing, apakah ia masih menjadi anak yang terus bertanya kapan saja, dimana saja dan apa saja atau malah sebaliknya apakah anak kita sudah TIDAK tertarik lagi untuk bertanya dan lebih suka menghabiskan waktunya untuk bengong di depan tivi atau bermain game ?

Yang manakah anak kita saat ini ?

www.ayahkita.blogspot.com

Friday, March 5, 2021

BENARKAH ANAK KITA BERMASALAH DGN BELAJAR DAN SUKA MELAMUN DI KELAS..?

Coba cek berapa % ciri² yg cocok dgn anak kita?  https://youtu.be/Hucv8Lv44d8

Jika lebih dari 70%, positif anak kita cara berpikirnya lebih dominan otak kanannya

Artinya ia menyimpan potensi emas dibidang² kreatif, penciptaan dan jagoan dibidang² yg sangat khusus

Dan biasanya mereka sering dianggap bermasalah karena tidak bisa mengikuti sistem pendidikan konvensional di sekolahnya, terutama dgn pembelajaran dgn metode daring/on line seperti saat ini

Tapi jangan khawatir, sudah amat sangat banyak orang tua yg mengkonsultasikan anaknya pada saya, dan Alhamdulillah ternyata hasinya sangat mengejutkan orang tuanya

Ternyata mereka adalah anak² yg sangat hebat di bidang² yg sangat spesifik 

Misalnya

- Usia kelas 6 SD sudah mempu membuat karya video film animasi yg karyanya sdh menghasilkan penghasilan lebih dari Rp 350 jt dan saat ini menjadi animator partner dari perusahaan Animasi di California, AS 

Nantikan zoom webinarnya di acara Dialog Positifnya kang ABU MARLO 

- Ada anak yg tdk naik kelas di SMP, tapi mampu melakuan peretasan dan melakukan sistem pengaman peretasan (Anti Hacking System)

- Ada anak yg di sekolah harus didampingi oleh shadow teacher karena dinilai lambat belajar, tapi ia mampu dan bisa berbahasa Jepang hanya dgn belajar otodidak via serial anime manga Jepang,  sekarang ia bersekolah khusus Animasi Manga di Jepang

-Ada lagi dari Bandung, gak minat dan malas²an bersekolah, tapi memiliki kemampuan luar biasa di bidang 3D Animasi, semacam film Shaun the sheep, sekarang sdh lulus, dan menjadi lulusan terbaik dari Sekolah Animasi yg di Kanada

-Ada juga yg jago mendesain khusus wahana taman bermain seperti Disney padahal usianya baru SMP

- Ada pencipta tari, Hiphop Balinese

- Ada Chef

- Ada atlet olimpiade e-sport

- Ada desainer busana

- Desainer khusus bus

- Ada robotik

Dan masih byk lagi yg lainnya, wow banget deh mereka itu 👍👌

Mereka ternya terlahir dengan membawa kemampuan khusus yg istimewa, tapi sygnya sistem pendidikan kita pada umumnya tidak mampu menditeksi dan menemukan kemapuan istimewa mereka.  

Alih² ditemukan kemapuan istimewa nya yg ada mereka malah seringkali dianggap bermasalah dgn belajar, dan perlu di terapi 😭

Sedih dan kasihan banget kan..?

Ayo share tulisan ini pada yg lain, terutama pada para orang tua yg stress karena mengalami hal ini

Terimakasih telah berkenan berbagi kebaikan pada sesama 🙏🙏

Thursday, March 4, 2021

KETIKA ORANG ZAMAN DULU LEBIH DAHULU MENDIDIK AKHLAK ANAKNYA SEBELUM YG LAIN

Maka inilah hasilnya

PEJABAT NEGARA ZAMAN DULU DAN ZAMAN SEKARANG 

Dahulul semasa kanak-kanak sy sering sekali mendengar orang berkata "Tidak apa gaji kecil asalkan sabetan besar".

Saya rasa sebagian besar orang waktu itu punya pandangan seperti itu.....

saya bertanya2 dalam batin apa gerangan "sabetan" itu... apakah seperti Pemain kuda lumping yg punya "SABETAN SANGAT BESAR"....? pikir saya.

Sepertinya orang-orang di zaman itu hingga sekarang mungkin, menganggap bahwa "Sabetan" adalah hal yg sah-sah saja dan halal2 saja, lagi pula pemerintahpun tidak memperdulikan apa lagi melarang, atau mungkin malah komponen pemerintahlah yg "SABETANYA PALING BESAR" melebihi sabetan sang PEMAIN KUDA LUMPING.

Jika kita berprofesi sebagai abdi negara kan jelas komponen Gajinya dan tunjangan terlihat setiap bulan.... tapi dari harta yg dimiliki sangat jauh dari jumlah gaji yg di terima.

Jika di bandingkan dengan zaman Bung Hatta, saja yg Wakil President RI ingin memiliki sepatu Bally saja hingga akhir hayatnya tidak terbeli.....

Itulah bedanya zaman Bung Hatta dan setelah Bung Hatta.

Ternyata setalah dewasa dan setelah di bentuknya INSTITUSI KPK, sy baru tahu dan menyadari bawah yg namanya SABETAN itu adalah KORUPSI...!!!

Tapi sayangnya KPK baru ada setelah era reformasi...., setelah orang2 merasa bahwa KORUPSI ITU HALAL dan mungkin bahkan lumrah atau malah wajib, di bungkus dengan berbagai istilah.... uang lelah, uang pelicin....hingga menggunakan istilah yg lebih di samarkan seperti Apel Malang untuk korupsi rupiah.... dan Apel Washington... untuk korupsi dalam bentuk US dollar.Dan istilah² lainnya.

Semuanya sudah terlanjur.... tapi belum terlambat... kita masih punya satu generasi lagi yg masih bisa kita harapkan, yakni ANAK-ANAK KITA.

Mari kita bangun harga diri Martabat dan rasa malu anak2 kita, agar korupsi bisa berhenti di generasi anak2 kita. Karena bukan saja itu merugikan bangsa melainkan itu juga perintah Rasul dan agama. Ya agama apapun.

Tentunya bagi orang-orang yg sungguh2 mencintai Rasulnya

Dan semoga akan lahir kembali Bung Hatta- Bung Hatta kecil di bumi Indonesia ini. Seorang Bapak Bangsa yg membanggakan yg penampilannya sebersih hati dan jiwanya.

Mari kita mulai semuanya dari keluarga dan rumah kita terlebih dahulu, mau ??

❤❤❤

Wednesday, March 3, 2021

PENGINGAT UNTUK DIRIKU SENDIRI

DULU SAYA PIKIR BERITA DI SITUS INTERNET ATAU MEDIA SOSIAL ITU SELALU BENAR, TAPI TERNYATA MALAH SEBALIKNYA......

Menurut beberapa sumber minat baca orang Indonesia (termasuk saya) itu amat sangat rendah sekali. Bahkan ada yang bilang 1 berbanding 1000.

Orang Indonesia sangat malas sekali membaca tulisan yang agak panjang apa lagi untuk mencek n re cek kebenaran satu berita apakah itu benar atau bohong belaka.

Namun celakanya minat menyebarkan berita orang Indonesia itu justru sangat tinggi sekali, terutama dikalangan orang-orang yang malas membaca ini. 

tanpa memastikan kebenarannya dan valid tidaknya si pembuat berita tanpa pikir panjang dengan mudahnya kita menshare berita pada teman-teman di grupnya. 

Jika berita ini tidak benar itu artinya kita hanyalah menebarkan fitnah saja.

Itulah mengapa negara kita sangat mudah sekali di provokasi dan diadu domba sejak zaman Belanda hingga hari ini. 

Dan sulit sekali maju. Karena kita malas baca dan mencari kebenaran sumber berita.

Bahkan beberapa kali terjadi pada situs berita mainstream yg cukup terkenal

Padahal zaman sekarng siapa saja bisa membuat berita apa saja dan membat situs berita apa saja. Bahkan disinyalir banyak pembuat situs yang hanya membuat dari Warnet berpindah dari satu tempat ke tempat lain agar tidak bisa terlacak. Alias situs abal-abal.

Seandainya saja kita gemar membaca dan melakukan telusur data kita akan tahu bahwa lebih dari 90 persen berita berikut gambar yang ada dan tersebar di media sosial itu bemuatan kebohongan dan hanya alat provokasi untuk saling membenci sesama anak bangsa. (terutama berita yang bersifat menjelekkan pihak lain)

Dan jika sudah terjadi perang saudara, pikirkan siapa yang akan tertawa bahagia..... dan siapa yang akan menderita.

Tapi kembali lagi karena malas membaca itulah sering kali sosmed kita hanya diisi oleh berita-berita yang provokatif dan tidak jelas kebenarannya,

--------------------------------------------------------

Dan karena habit baca yang rendah itulah bahkan tulisan inipun kemungkinan tidak akan dibaca apa lagi dipikir dan direnungkan.

--------------------------------------------------------

Coba bagi siapapun yg baca sampai paragraf ini tolong tulis lambang/gambar ini 👌di kolom komentar mu

Dan coba kita lihat berapa byk yg dikolom komennya mencantumkan gambar/lambang tsb dan kita bisa lihat orang yg belum baca isinya sdh komen

Semoga saja tulisan ini ada yang baca dan ada juga yang mau merenungkannya.

Yuk cek n recek kebenaran suatu berita sebelum kita menyebarkannya.

Jangan jadikan diri kita medsos dan fb kita hanya sebagai alat untuk ikut menyebar berita bohong yang kita sendiri tidak punya bukti kebenarannya.

Mari kita fokus membaca hal baik dan menebar hal baik, agar hidup kita bertambah baik dari hari ke hari. 

Mau...?