SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Senin, 06 Agustus 2012

PROGRAM OBSERVASI ANAK, MEMBANTU ORANG TUA MENEMUKAN POTENSI EMAS ANAK

Para orang tua yang berbahagia,

Sehubungan dengan jadwal konsultasi Pribadi dengan Ayah yang cukup padat dan telah ditutup hingga tahun 2011, maka kami ingin memberikan solusi yang jauh lebih efektif dan komprehensif bagi para orang tua yang ingin mengetahui permasalahan anaknya juga bagi para orang tua yang ingin mengetahui cara yang benar mendidik anak sesuai dengan tipologi masing-masing, kami membuka PROGRAM OBSERVASI ANAK, bagi putra-puteri kita yang berusia TK dan SD, di Kranggan Cibubur.

Selama lebih dari 8 tahun ayah bersama dengan para asistennya terjun langsung dalam pendidikan anak usia dini, ayah berhasil mengembangkan sebuah sistem observasi yang berbasiskan pada Multiple Intelligence & Holistic Learning yang mampu menggali potensi-potensi anak yang terpendam yang sering kali oleh para guru dan orang tua di terjemahkan sebagai masalah.

Hasilnya sungguh luar biasa, ternyata banyak sekali anak-anak yang dinyatakan sebagai anak bermasalah seperti Disable Learning, Dyslexia, ADD, ADHD, Delay Speech, Autis ringan dan sebagainya, sebenarnya adalah anak normal bahkan berpotensi menjadi jenius-jenius Indonesia yang luar biasa.

Bahkan yang paling mengharukan adalah ada seorang anak yang mengalami Hidrosefalus dan secara medis telah dinyatakan kemampuan otaknya hanya tinggal 20% saja, namun setelah anak dan orang tuanya mendapatkan terapi kasih sayang yang berbasiskan pada temuan Masaru Emoto juga Prof. Kazuo Murakami, Penerima Hadiah Japan Research Award untuk Bidang Genetika, kemampuannya bisa kembali normal 100%. Bahkan Ayahnya sambil tersenyum bahagia dan penuh syukur mengatakan bahwa kemampuan anaknya sekarang malah melebihi 100%.



Berdasarkan pengalaman Ayah menyelenggarakan program pendidikan berbasiskan observasi, ayah menemukan bahwa banyak anak-anak yang normal dan menyimpan kemampuan unggul yang luar biasa justru malah sering dinyatakan bermasalah. Hal ini dimungkinkan terjadi karena selama ini sistem telah memformat cara berpikir orang tua, guru dan konselor pada model pendekatan hitam putih yang hanya mengakui hanya ada satu kriteria kenormalan anak, jika anak tidak memenuhi kriteria tersebut maka dinyatakan berkelainan dan harus di terapi. Padahal ayah menemukan paling tidak ada 16 jenis tipe kenormalan anak dan semua tipe tersebut adalah normal dan masing-masing kenormalan tersebut di ciptakan Tuhan untuk maksud dan tujuan berbeda serta untuk profesi yang juga berbeda-beda saat mereka dewasa kelak. Nah dari 16 tipe tadi mereka biasanya memiliki ke khas-an masing-masing, akan berbeda satu anak dengan anak lainnya meskipun ia saudara kandung atau kembar sekalipun.

Sungguh memprihatinkan jika kita melihat banyak sekali anak normal yang dinyatakan bermasalah atau berkelainan yang sesungguhnya disebabkan karena kita yang tidak tahu dan tidak dapat melihat sisi emas dari anak-anak tersebut. Inilah mengapa ayah melihat kita semua orang tua dan para guru harus lebih banyak belajar tentang anak-anak kita.

Dalam program observasi ini kami mewajibkan orang tua untuk ikut serta aktif belajar dan melihat langsung prosesnya, bahkan memungkinkan untuk direkam sehingga orang tua bisa secara ditetail mempelajari kembali dirumah agar dapat menemukan potensi yang terpendam dalam diri anaknya dan tidak melakukan lagi kesalahan yang fatal dalam mendidik dan mengelola mereka.

Diakhir priode sesi Observasi orang tua akan mendapat Laporan Observasi yang lengkap yang bisa membantu orang tua dan guru untuk menerapkan pola asuh dan pola didik yang tepat bagi si anak.

Atas usulan dan permintaan dari berbagai pihak baik di Jakarta maupun Luar Daerah seperti Pekanbaru, Padang, Medan dsb. akhirnya program observasi ini akan di buka setiap 2 bulan sekali dengan kapasitas yang sangat terbatas.

Mengingat banyaknya peminat program ini dan terbatasnya tempat kami, maka kami juga sedang mempertimbangkan untuk membuka kerjasama program di daerah-daerah.

Program untuk anak seusia TK diadakan pagi hari
Program untuk anak seusia SD diadakan di sore hari (setelah pulang sekolah)

Segera daftarkan putra-putri anda, pendaftaran akan segera di tutup jika kapasitas telah terpenuhi.

Hubungi sekarang juga:
Sekolah Star International, Kranggan Cibubur, Telp: 021-8431-1876/7077-3637, 08111-9889-1

Note:
Untuk peserta yg berasal dari luar daerah kami dapat membantu mencarikan "Guest House" untuk tinggal bersama selama proses observasi anak berlangsung.


Let's Make Indonesian Strong from Home
MARI KITA BANGUN INDONESIAN YANG KUAT DARI KELUARGA, MELALUI ANAK-ANAK KITA TERCINTA!

Salam Sukses dan Bahagia,
AE Management

TOKO BAHAN BANGUNAN KITA JAYA


Suatu hari saya memanggil Tukang Rumah untuk melakukan beberapa perbaikan untuk rumah kami. Sewaktu saya tanya dimana ya toko bahan bangunan yg lengkap, bagus dan murah..... Lalu si Tukang tadi menjawab “kalo biasanya sich orang2 disini belanja di Toko Kita Jaya pak.”

Beberapa kali kami merenovasi rumah dan berganti tukang yg mengerjakannya, jika di tanya selalu menjawab berbelanjanya sebaiknya di TB. Kita Jaya.

Jadilah kami berbelanja disana, ya memang harganya relatif murah dan bersaing, orangnya ramah dan mau memberikan penjelasan lengkap setiap di tanya, barang boleh tukar jika tidak cocok. Cuma sayangnya satu. Toko itu hanya buka setengah hari, padahal para pembelinya sangat banyak sekali.

Jika pemiliknya di tanya mengapa ia hanya buka setengah hari, jawabannya selalu, “iya setengah hari aja buka tokonya pak sudah cukup kok pak” sambil tersenyum ramah.

Penasaran dengan apa yg terjadi dengan toko bahan bangunan Kita Jaya, lalu satu per satu dari tukang yg kerja di tempat kami tanyai mengapa kita Jaya yang laris itu hanya buka setengah hari.

Baru kemarinlah saya dapat jawabannya, dari seorang tukang yg biasa bekerja untuk rumah2 di komplek kami.

“Ia pak Toko Kita Jaya itu suka memberikan bonus pada para tukang yg merekomendasikan belanja disana, tapi harganya masih tetap lebih murah dari toko lain. Jawab pak Tukang Bangunan.

“Terus mengapa ia Cuma buka setengah hari..”. Tanya saya lagi.. “Karena menurut dia biar bisa bagi2 rezeki dengan toko bangunan lainnya pak". kata si Pak Tukang.

"Tapi meskipun buka setengah hari karena banyaknya order, toko tersebut kalo mengirim barang ke konsumen bisa sampai sore hari.” Jawab pak Tukang Bangunan lagi.

Wow..!!! menarik sekali penjelasannya. Sungguh seorang pengusaha yg luar biasa bijaksana dan baik hati. Pikir saya.

Meskipun tokonya paling laris ia tetap berpikir untuk berbagi rezeki dengan toko lainnya dan meskipun ia berbagi rezeki tapi tokonya tetap yang paling laris.

Dengan penuh penasaran suatu ketika sy belanja sendiri disana, tiba2 saya tanya pada si pemiliknya. Dan jawabannya lebih kurang sama seperti si pak tukang bangunan.

Hanya di tambah sedikit; katanya begini;

“Wah nyari uang kalo di ikutin terus mah gak ada habisnya pak, jadi buat saya ½ hari kerja udah cukup, sisanya buat keperluan yg laen-lain, termasuk keluarga.”

Lalu iseng2 bertanya untuk mencari tahu lebih jauh;

“ Koh kalo tokonya Cuma buka setengah hari dan Koko membiarkan mereka belanja di Toko Sekitar sini apa gak takut nanti pelanggannya pada lari ke toko lain...?” Tanya saya memancing.

Mengapa saya mengajukan pertanyaan ini? karena biasanya kebanyakan toko2 tidak akan mau pelanggannya lari ke tempat pesaing mereka. Semisal saja kita sedang mencari barang di tokonya kemudian tidak tersedia, dan ketika kita tanya kira2 toko mana ya yang ada barang seperti ini. Pasti jawabannya, “Wah... Tidak Tahu ya...pak”

Tapi rupanya agak berbeda dengan toko ini, Waktu saya tanya tentang kemungkinan usahanya mundur karena persaingan, si pemiliknya malah menjawab dengan santai;

“Ya kalo pelanggan saya lari ke toko sebelah itu artinya ada yg masih kurang bagus dan perlu di perbaiki dengan pelayanan di toko saya.”

Lalu dia menambahkan lagi; " Tapi selama ini sich menurut pengalaman saya biarpun sy sering tujukin untuk belanja di toko lain, pelanggan saya sebagian besar belanjanya tetap kembali lagi ke sini...”. Jawabnya sambil santai dan tersenyum ramah.

Satu lagi pelajaran berharga bagi saya tentang arti kebijaksanaan dari seorang pengusaha bahan bangunan yg baik hati.

Mungkin Dr Arun Gandhi benar dengan ucapannya bahwa;

“Orang Bijaksana pasti pintar dan orang Pintar belum pasti Bijaksana”.

"Orang pintar mengarahkan pikirannya untuk meraup keuntungan pribadi sebanyak2nya sementara orang bijaksana berusaha untuk membuat semua orang beruntung.”

Siapa saja yg beruntung dalam hal ini....?

Tentunya Pembeli, Pemilik Toko, Para Tukang Bangunan, dan Toko2 di sekitarnya di buat merasa beruntung dan berjaya persis seperti nama tokonya KITA JAYA, kita semua merasa berjaya.!!

Sudahkah kita mendidik anak-anak kita untuk bisa lebih Bijaksana....?

Pertanyaan apakah yg biasa kita ajukan pada anak kita ?

Apakah....

Hari ini ada PR gak...? Berapa hasil nilai ujianmu kemarin?

ataukah....

Hari ini kebaikan apa saja yg sudah kamu buat untuk dirimu sendiri dan orang lain nak...? Apakah hari ini sudah lebih baik dari hari kemarin nak..?

Mari kita renungkan bersama..

TOLONG JANGAN HANCURKAN CITA-CITA KAMI !!!



Pada saat kita membicarakan contoh kisah pencapaian sukses seorang anak, biasanya ada orang tua yg berpikir bahwa ah itukan anak orang mampu, tapi apa mungkin kalau seandainya kita orang yg tidak mampu atau orang kampung yg hidup pas-pasan.?

Menurut pengalaman kami, sesungguhnya Sukses seorang anak bukan di tentukan oleh banyak atau sedikit harta orang tuanya, kaya atau miskin, orang desa atau orang kota, tapi lebih kepada bagaiman
a orang tuanya bisa mengajari dan mendukung anaknya berjuang mencapai puncak kesuksesan.

Jauh sebelum saya membimbing Nia, saya ingat dulu sy pernah membimbing seorang anak yg ingin jadi Diplomat di Jepang, waktu itu acara bimbingan Kolektif sekitar 15 orang anak yg rata2 kelas 3 SMA. Waktu di bimbing anak ini sungguh luar biasa PDnya dan punya keinginan yg kuat serta jelas sekali cita2nya ingin jadi apa.

Esoknya orang tuanya datang mengeluhkan nasibnya pada saya. "kayaknya gak mungkin dan gak masuk akal dech saya bisa menyekolahkan anak saya untuk jadi diplomat di Jepang dengan penghasilan yg dimiliki saat ini." "Apalah saya yang hanya seorang dosen negeri. Ayah tahukan maksud saya " Begitu katanya.

Orang tuanya terus saja mengeluhkan penghasilannya segala alasan bahwa meraih cita2 itu adalah hal mustahil bagi anaknya.

1 jam sy berusaha memberi penjelasan dan berusaha mengubah fokus berpikir orang tuanya dari yg tidak mungkin menjadi bagaimana caranya agar anaknya bisa ke Jepang.

Saya ingat waktu itu saya berkata: "Apakah Ibu percaya pada Tuhan..? Tanya saya. Dia jawab "Percaya Ayah", lalu saya tanya lagi "seberapa besar kepercayaan ibu pada Tuhan?" Dia termenung sejenak.... kemudian menjawab "Sepertinya cukup besar ayah!", Lalu saya jelaskan lagi : "Cita2 hidup seorang anak itu adalah misi yg berasal dari Tuhan untuknya, jadi jika Tuhan sudah menitipkan misi untuk jadi Diplomat ya tentu saja sudah berikut jalan dan rezekinya. Asalkan ibu yakin dan percaya dan mau berusaha !"

Lalu saya menambahkan lagi, "Yang merasa tidak punya uang itukan ibu, tapi Tuhan itu kaya dan bahkan Maha Kaya ! Jika membuat Matahari saja Tuhan bisa dengan mudahnya apa lagi hanya memberikan jalan dan sejumlah uang untuk puteri ibu untuk bisa menjadi diplomat.!"

Itulah lebih kurang kata2 yg telah saya ucapkan padanya, kata2 yg telah membuat ibu ini berhenti mengeluhkan nasibnya dan mudah2an saja lebih banyak merenung dan berpikir setelah kembali kerumahnya.

Waktu ikut bimbingan, anaknya berusia kira2 kelas 2 SMA. Dan selang beberapa tahun kemudian sy mendapat kabar baik katanya anak tersebut telah lulus SMA dan mendapat beasiswa dari Departement Luar Negeri.

Jadi sesungguhnya yg membuat sukses seorang anak bukanlah kaya atau miskin orang tuanya. Berapa banyak sudah kita saksikan anak orang kaya yg berakhir dengan kehidupan yg berantakan. Dan ada ribuan atau bahkan jutaan anak yg dulunya lahir dari keluarga berkekurangan sekarang menjadi orang sukses terkenal, menjadi Pimpinan2 Perusahan besar, Menteri atau bahkan Presiden di Republik ini.

Jika kita membaca buku yg berjudul 'EMAKNYA DAOED YOESOEF" maka mata kita pun akan segera terbuka semua bahwa Menteri Pendidikan pertama Indonesia yg luar biasa itu ternyata adalah anak dari seorang emak yg buta huruf, orang kampung biasa seperti orang kampung kebanyakan, namun Emaknya memiliki jiwa yg luar biasa bagi puteranya !!! Hingga mampu menjadikan anaknya sebagai Menteri Pendidikan pertama di Republik ini.

Begitu pula dengan Andrie Wongso Motivator no 1 Indonesia, yg lahir dari keluarga sangat miskin di kota Malang, Sekolah dasar saja tidak tamat karena harus membantu orang tua jualan kue keliling tapi kini menjadi Tokoh Sukses Indonesia yg LUAR BIASA !!
Dengan ucapannya yg terkenal "Success is My Right". Sukses adalah HAK SAYA !!! Jadi terserah anda apakah mau atau tidak mengambil hak tersebut.

Banyak lagi kisah-kisah orang tua lainnya yg rela menjual berbagai hartanya untuk bisa memberikan pendidikan terbaik bagi anaknya yg bercita2 untuk sekolah di Jepang. "Ah harta kan bisa di cari kembali tapi kesempatan anak kita kan tidak bisa di ulang lagi".
Begitu katanya.

Success is my right !! Sukses adalah hak saya, begitu kata Andrie Wongso.

Sukses itu tidak menganal miskin atau kaya, sukses hanya mengenal siapa yg mau berusaha keras dan mau berjuang meraihnya. Karena sukses adalah hak setiap orang.

Jadi terserah apakah anda mau ambil hak anda atau tidak.

Saya ingat ucapan pak Munif Chatib saat talkshow di Smart fm bersama saya; "Orang pertama yg menghancurkan cita2 dan masa depan anak seringkali adalah orang tuanya sendiri."

dan saya ingin melengkapinya menjadi;

"Orang pertama yg mampu mewujudkan cita2 dan sukses besar seorang anak juga orang tuanya sendiri !!!"

Jadi silahkan pilih termasuk orang tua yang manakah kita ?

Jika mau sukses maka mulai hari ini pusatkanlah pikiran kita pada kalimat "Bagaimana"

ya !!
Bagaimana caranya ya agar anak saya bisa !!! dan bukan pada "Mengapa". Oh...mengapa ya kok saya di takdirkan sebagai orang yg tidak mampu !!!

Jadi sekali lagi jika kita mau berusaha pasti bisa !!!! dan bukannya jika saya bisa sich pasti mau berusaha !!!

Ingatlah selalu bahwa Tuhan tidak akan pernah merubah nasib kita jika kita sendiri tidak berusaha untuk merubahnya !!!

Kamis, 02 Agustus 2012

ANAK SMP ITU KINI TELAH MENJADI SEORANG DIRECTOR OF CHOREOGRAPHY

Kira2 lima tahun yg lalu seorang ibu datang ketempat kami di Bogor bersama anaknya, Nia namanya, yg waktu itu masih di duduk di Bangku
kelas 3 SMP untuk berkonsultasi.

Yang menjadi kegundahan hati orang tuanya adalah karena prestasi dan nilai rata2 anaknya disekolah yg katanya pas-pasan.

Beliau berkata, meskipun biaya sekolah sekarang sangat mahal, kami sebagai orang tua sebenarnya tidak keberatan asalkan anaknya menunjukkan prestasi yang baik di sekolah.

Lalu selama 2 jam kami mengajak ibunya untuk lebih berfokus pada keunggulan yg dimiliki puterinya ketimbang terus mempermasalahkan kekurangan demi kekurangannya.

Setelah meyakinkan sedemikian rupa akhirnya hari itu juga berhasil kita berhasil menemukan POTENSI EMASNYA yaitu MENARI.

Dari haril pemetahan singkat kami bersama Nia, tidak di ragukan lagi bahwa ia memiliki potensi dan sekaligus mimpi besar untuk menjadi seorang PENARI DUNIA.

Dan tentu saja untuk itu ia harus berusaha dan sy wajibkan untuk berlatih keras dan mencari sekolah tari yg terbaik yg ada di dunia. Waktu itu kami berdua memutuskan aliran tarinya adalah Hiphop Modern yg di padu dengan Balinese Dance.

Singkat cerita persiapan dimulai.... hanya orang tuanya kembali tidak yakin.. karena pengaruh saudara2nya. Beliau curhat...

Piye iki ayah (krn beliau orang Surabaya) aku bingung dan ragu, karena keluargaku itukan sangat akademis sekali rata2 S3, mereka malah memarahi aku katanya apa2an ini kok anak malah disuruh sekolah nari.... Mau jadi apa nanti anakmu dengan narinya itu..

Trus yg kedua adalah Nia kan baru kelas 3 SMP lah kalo sekolah nari di luar negeri kan berarti tidak bisa lagi melanjutkan sekolahnya ke SMA. Kata keluarga saya; kamu ini gimana sich...Bikin malu keluarga besar kita saja. Wong jaman sekarang kok punya anak cuma lulusan SMP.

1 Jam lebih kami berusaha memberikan penjelasan yg meyakinkan, hingga akhirnya sang ibu kembali berani lagi melanjutkan renca bersama anaknya.

Jadilah akhirnya ia mengikuti Audisi Sekolah Tari di New York...., namun sayangnya bekal ilmu tari dari Indonesia belumlah cukup, hingga ia belum berhasil dan kalo tidak salah hanya bisa menempati urutan 3 terakhir dari belakang.

Kembali anak ini pulang ke Indo menemui saya bersama ibunya dan berkata: "Ayah gak usah sekolah di tempat yg terbaik ya.... , di tempat lain saja ya..yg pentingkan sekolah Nari juga. karena tesnya terlalu sulit dan ketat. Aku kayaknya gak sanggup deh..."

Lalu saya katakan; "Nia begini ya...kalau kamu masih mau di bimbing sama ayah." "Now Way !!! kamu tetap harus tembus Sekolah Tari yg terbaik". Kata saya tanpa kompromi.

"But Why ayah...?? Kenapa harus di sekolah terbaik "

"Karena ayah ingin kamu jadi orang nomer satu dan yg terbaik untuk mimpi kamu !!"

"Kenapa harus yg terbaik? Nia masih terus mencecar saya, penasaran.?"

"Nia..., sekarang ayah mau tanya, kamu tahu gak siapa Orang nomer satu di Amerika !!" Dengan cepat dia menjawab; "Obama !! " "Sekarang kamu tahu gak siapa wakilnya...?" tanya saya lagi. Dia kebingungan dan tanya sama maminya.... dan keduanya jadi kebingungan menebak2 dan tidak ketebak.

"Itulah Nia, pentingnya jadi orang nomer satu dan terbaik di bidangnya, kalau jadi orang nomer dua, masih menjabat saja orang-orang tidak ada yg tahu namanya."

Tanpa banyak tanya lagi Nia langsung berkata, Oke ayah aku akan Tembus Sekolah itu dengan cara apapun yg bisa akulakukan.

Jadilah akhirnya anak ini langsung bekerja keras menembus sekolah tersebut yakni dengan mengikuti PROGRAM PELATIHAN AUDISI TARI langsung di New York selama 3 bulan.

Wah ibunya datang lagi kepusingan..., "Piya iki ayah, bagaimana mungkin anak perempuan baru 3 SMP sendirian 3 bulan ada di negeri orang....??"

Mulai muncul berbagai ketakuan.... "nanti bagaimana kalau terjadi.....ini dan itu...."

Hingga akhirnya orang tua dan anak ini buat Agreement di saksikan oleh saya bahwa semua KETAKUTAN orang tuanya itu akan di jaga tidak akan terjadi.

Singkat cerita.... Nia akhirnya Tembus !!!! ia kembali ke Indonesia bertemu saya dengan air mata bangga bercampur haru.... "Ayah aku bisa !!" Katanya. "Yes !" jawab saya ! " kamu pasti bisa Ni Ayah yakin kamu pasti bisa !!! "

"Kenapa ayah begitu yakin aku bisa ?" dia balik bertanya. "Ya karena kamu Anak Indonesia Nia !!!!"

Nia terbelalak kaget dengan jawaban saya. "Memangnya kenapa kalo anak Indonesia ?" dia bertanya penasaran.

"Ya menurut pengalaman Ayah Anak2 Indonesia itu Jarang ada yg gagal jika bersekolah di luar negeri, bahkan sering menjadi papan atas di sekolahnya."

Singkat cerita perjuangan pun dimulai.....

Satu tahun berlalu.... terdengar kabar... Nia masuk 10 besar penari di sekolahnya.

4 tahun berlalu...

Tiba2 di suatu pagi Handphone saya berdering..... di ujung sana terdengar suara seorang perempuan muda dengan nada lembut berkata.

"Ayah ini aku Nia..Aku baru aja sampai di Indonesia, aku ingin ajak ayah makan malam, please bisa ya..., Aku punya banyak sekali cerita untuk ayah, can't wait to see you ayah !"

Segera saja saya menyanggupinya....

Setelah telp di tutup tak sadar mata saya basah karena haru, bahagia dan bangga bercampur aduk di dalamnya. Karena belum lama saya baru saja melihat kisah seorang guru yg di ajak makan malam oleh salah seorang muridnya yg sudah berhasil. Yang berjudul "Its time for dinner".

dialamat sbb: http://www.youtube.com/watch?v=l48FyAmQNOc

Tibalah saat makan malam itu, Nia datang dengan wajah ceria, dengan penampilan seorang seniman. Sambil menemani saya berbuka puasa, Nia bercerita dengan berapi-api tanpa putus saya mendengarkan dia bercerita jadi terbawa semangat pula,

Nia bercerita betapa segala rencana yg dulu pernah dibuatnya bersama saya lima tahun yg lalu satu persatu mulai terwujud jadi kenyataan.... "Manakjubkan ya ayah!!" katanya...mengenang.

Nia juga bercerita jika kini dia tidak hanya menjadi seorang penari yg membawakan tema Hiphop yg dipadu dengan Baliness, melainkan sudah menjadi seorang Director Choreography di usianya yg baru 19 tahun. Dan sedang merintis sebuah Production House di sana.

Saking asiknya mendengarkan ceritanya, tak sadar 2,5 jam waktu berlalu tanpa terasa. Ayahnya sampai iri dan berkata.... "Nia itu kok bisa ya cerita begitu terbukanya sama ayah padahal kalo sama kita dia gak banyak cerita apa-apa lho.."

Ya Tuhan... anak SMP yg dulu nilainya pas-pasan itu kini telah menjadi seorang Director Choreography di Los Angles, California di usianya yg masih amat sangat belia.

Ya Tuhan meskipun aku bukan ayah kandungnya, aku merasa begitu luar biasa bahagianya, bangga sekaligus bersyukur....

Satu anak Indonesia telah berhasil mewujudkan mimpi terbesarnya, yg kelak akan mengharumkan nama keluarga dan bangsanya.

Ya Tuhan aku semakin yakin lagi terhadap kemampuan anak-anak Indonesia !

Ya Tuhan Doa ku.... Semoga kelak akan ada lebih banyak lagi anak2 Indonesia yg berhasil meraih mimpi2nya untuk menjadi anak-anak kelas dunia yg membanggakan keluarga dan bangsanya...!

Tentunya semua ini bisa terjadi karena dukungan penuh dari kedua orang tuanya yg luar biasa !

Let's Make Indonesian Strong from our Home !!!


 

PETANI JAGUNG YG BIJAKSANA


Dr. Arun suatu ketika memetik sebuah kisah tentang contoh konkret Bijaksana dari sebuah buku yg ditulis oleh James Bender berjudul “How to Talk Well” (New York;McGray-Hill Book Company,Inc., 1994) Sebagai penjelasan lanjutan kepada mahasiswanya mengenai pemahamannya tentang bijak sana dan pintar.


Apakah keluarga Indonesia masih ingat quotenya minggu lalu...?

Berikut petikannya;

Banyak orang tua, pendidik dan guru lebih suka dan bahagia jika murid2nya Pintar. Saya lebih suka dan bahagia jika murid2 saya menjadi lebih BIJAKSANA.

Mengapa? Karena orang yg Bijaksana sudah tentu pintar tapi orang yg pintar belum tentu bijaksana.

Lalu apa bedanya ?

Pintar adalah mengarahkan cara berpikir untuk bisa mengambil ke
untungan dari orang lain sedangkan Bijaksana adalah mengarahkan cara berpikir untuk bisa membuat semua orang beruntung.

–Dr. Arun Gandhi-
Pendidik dengan hati

Berikut kira-kiara petikan terjemahan kisah seorang pengusaha jagung yg bijaksana;

Di sebuah pedesaan, tempat di mana tanah yang sangat subur dapat menumbuhkan tunas-tunas jagung, ada seorang petani yang berhasil memenangkan kontes pertanian selama bertahun-tahun. Hal ini menarik perhatian seorang wartawan, karena di desa itu ada puluhan petani yang juga memiliki kebun jagung.

Untuk mengungkap rahasia kemenangan selama bertahun-tahun itu, sang wartawan mengunjungi sang petani untuk wawancara singkat.

“Apakah Anda memiliki rahasia khusus untuk memenangkan kontes hasil panen jagung terbaik setiap tahun?” tanya sang wartawan.

Petani yang tampak bersahaja itu tersenyum lalu menjawab, “Saya tidak punya rahasia khusus, karena bibit jagung milik saya yang memenangkan kontes, pada akhirnya selalu saya bagi-bagikan pada petani lain, karena itu adalah bibit jagung terbaik.”

Sang wartawan tampak bingung, berarti semua petani memiliki bibit jagung yang sama-sama baik. “Mengapa Anda membagikan bibit jagung terbaik? Bukankah semua petani di desa ini mengikuti kontes yang sama, Anda tak takut kalah?”

Sang petani terkekeh pelan, “Aku sama sekali tidak memikirkan menang ataupun kalah, anak muda. Kau harus tahu bahwa angin dapat menerbangkan serbuk sari bunga-bunga jagung dan terbang dari satu ladang ke ladang yang lain. Bila ada serbuk sari tanaman jagung dengan bibit yang buruk terbang ke ladang jagungku, itu akan menurunkan kualitas jagung saya dan juga seluruh hasil jagung penduduk desa ini. Saya ingin mendapat hasil jagung terbaik, karena itulah saya menolong tetangga saya untuk mendapat bibit jagung yang baik pula.”

Itulah gambaran seorang petani jagung yang bijak yg tidak berusaha untuk mencari keuntungan semata dari orang lain dan lingkungan sekitarnya, tapi mencari keuntungan dengan cara membuat orang2 di sekitarnya juga beruntung.

Semoga menjadi inspirasi dan pencerahan bagi kita dalam mengarungi kehidupan ini.