SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Selasa, 05 Januari 2016

APAKAH MAINAN UNTUK ANAK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN HARUS DIBEDAKAN ?




MAINAN UNTUK ANAK LAKI-LAKI VS MAINAN UNTUK ANAK PEREMPUAN ?

Banyak orang keheranan jika ternyata kami mengijinkan anak-anak laki2 kami menonton film yang menurut "Tradisi" adalah film untuk anak perempuan semisal Dora, Strawberry Short Cake, Barby dan sejenisnya.

Banyak orang keheranan ketika kami membiarkan anak kami bebas memilih mainan yang ingin di mainkannya apakah itu yang menurut "tradisi" mainan untuk anak laki2 atau mainan untuk anak perempuan, tanpa ada ketakutan apapun.

Mengapa ?

Berdasarkan pengalaman membimbing anak-anak yang suka mainan lawan jenisnya kami menemukan bahwa,

Ketakutan kita untuk melarang anak kita bermain mainan lawan jenis ini telah menyebabkan anak kita berpikir  "Oh jadi jika aku tetep berkeinginan untuk main, mainan itu berarti harus menjadi perempuan atau seperti perempuan"

dan yang menarik secara jangka panjang TRADISI inilah yang menjadi penyebab mengapa KEBANYAKAN PRIA DEWASA sangat tidak bisa memahami perasaan dan jalan pikiran para wanita.  Para ayah tidak bisa memahami perasaan dan jalan pikiran istrinya.

Secara psikologis setiap anak itu terbangun dari komposisi unsur Maskulin dan Feminin, menyatu di dalamnya. Hanya saja jika anak kita seorang laki-laki unsur maskulinya lebih dominan daripada unsur feminimnya dan sebaliknya.

Jadi sy berpikir bahwa secara alami anak sy harus memahami unsur maskulin dalam dirinya dan sekaligus unsur feminin yang juga ada dalam dirinya, agar kelak dia bisa tumbuh utuh dan seimbang.  Agar jika kelak setelah dewasa dia bisa jadi seorang ayah bisa mengerti dan memahami perasaan dan pemikiran istrinya yang didominasi unsur feminin.

Lama sudah kita memiliki tradisi memisahkan mainan anak laki-laki dan mainan anak perempuan dan melarang anak kita bermain mainan lawan jenisnya.  Dan akibatnya.....

Cukup lama sudah saya sering bertengkar dengan istri mengenai sudut pandang masing-masing yang berbeda dan sering kali bertolakbelakang,  karena memang dulu sejak kecil saya cenderung didik seperti TRADISI KITA pada umumnya.

Sejak kecil saya tidak pernah belajar memahami dunia dan cara berpikir perempuan dengan kefemininannya.  Hingga akhirnya saya menyadari bahwa ada sisi yang dulu tidak di asah sehingga sy hanya berpikir dari sisi saya sebagai Laki-laki dan lupa melihat dari sudut pandang istri sebagai seorang wanita.  Dan jadilah perbedaan cara pandang  ini sebagai menu pertengkaran kami sehari-hari.  Hingga akhirnya Tuhan menyadarkan kami berdua tentang dua dunia dan cara berpikir yang berbeda antara Maskulin dan Feminin.

Setelah saya belajar dan sharing dengan istri akhirnya menu harian kami berubah menjadi kedamaian dan saling memahami perbedaan masing-masing dan berusaha mencari titik temunya.

Lebih lengkap lagi kita bisa membaca buku2 karenya John Gray tentang dunia Mars and Venus.

Semoga ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi saya dan anak-anak saya kelak.  Bahwa laki-laki itu juga harus bisa memahami cara berpikir wanita dan sebaliknya wanita juga harus bisa memahami cara berpikir laki-laki agar tercipta titik temu yang harmonis dalam kehidupan ini.

Mari kita renungkan bersama.
-ayah edy-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar