SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Senin, 27 Februari 2017

UBUNTU

TRADISI MASYARAKAT YANG KITA ANGGAP TERBELAKANG

Sahabatku apa kabarnya hari ini...?
Semoga sehat dan bahagia selalu...

Sahabatku baru saja saya membaca sebuah kisah menarik dari seorang proffessor Antropologi yang meneliti budaya suku pedalaman di Afrika.

Berikut kisah lengkapnya,

Seorang proff Antropologi mengujungi suku pedalaman di Afrika untuk meneliti budaya masyarakat mereka mengapa mereka tidak memiliki kepemilikan individu melainkan kepemilikan communal atau communist.  Setiap benda adalah milik bersama dan untuk bersama.

Suatu hari sang proff, mengumpulkan anak-anak di lapangan untuk membuat sebuah permainan.

Ia meletakan buah-buahan yang enak dan manis disatu tempat, dan mereka diminta untuk berlari secepatnya mengambil buah tersebut dan memindahkannya ke satu tempat milik mereka sendiri.  Siapa cepat dia dapat begitu kira-kira aturan mainnya.  (Hal ini untuk menguji apakah anak-anak ini berpikir individualist/capitalist atau communist.

Dalam game tersebut dirancang agar siapa yang berlari paling cepat maka dia akan mengambil buah paling banyak dan sebaliknya.

Dan aba-aba segera di mulai.  Ya Mulai ! kata sang proffessor.

Tapi apa yang terjadi, anak-anak ini bergandengan tangan dan berlari bersama menuju tempat buah diletakkan dan mereka mengambil masing-masing membawa buah tersebut lalu berkumpul membentuk lingkaran dan meletakan buahnya di lingkaran tersebut.

Lalu sang Proffessor bertanya, mengapa kalian memilih bergandengan tangan dan berlari bersama-sama mengambil buah tersebut. ? dan tidak berlari secepat-cepatnya...?

Seorang anak menjawab UBUNTU !

Apa maksudnya? tanya sang Professor

"Tidak ada saya, yang ada adalah kita"
"Tidak ada milik saya yang ada adalah milik kita"

"Bagaimana mungkin kita bisa merasa bahagia jika kita melihat yang lain tidak bahagia" kata si anak tadi. (dalam hal ini jika ada yang berlari pelan dan tidak kebagian buahnya pasti dia sedih)

Kisah ini membuat saya tercenung sebagai orang yang pernah merasa sebagai manusia moderen.

-ayah edy-
www.ayahkita.blogspot.co.id

Sumber Gambar from path Herdi Aja


Tidak ada komentar:

Posting Komentar