SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Kamis, 28 September 2017

TERJANGKIT PENYAKIT SEBAR HOAX..?


JANGAN BIARKAN DIRI KITA TERJANGKIT, TERPAPAR DAN JADI PENYEBAR BERITA DAN GAMBAR HOAX

Ketika kita baca berita atau melihat gambar/video, sebelum disebarkan coba tolong telusuri dulu kebenarannya.

Langkah Pertama cek sumber beritanya, atau si pembuat berita tersebut.

1. Siapa pembuat berita tersebut..?
dengan cara mengintip asal-usul fb atau webnya.
apakah menggunakan nama yang jelas atau yang disamarkan..?, semakin samar dan tidak jelas semakin besar isi beritanya  tidak benar.

2. Apa pekerjaan si pembuat berita tersebut semisal Dosen, Guru, Karyawan, dll, bisa kita lihat dari info fbnya. apakah jelas atau tidak dicantumkan. Semakin tidak jelas identitasnya semakin besar kemungkinan berita yang dibuatnya tidak benar. Jangan sampai pekerjaannya dan penghasilannya memang dari membuat berita bohong dan hoax.

3. Cek pekerjaan sehari-hari dan asal usul sekolahnya, apakah jelas atau tidak dicantumkan ini penting untuk mengetahui siapa dan tingkat pendidikan si pembuatnya.  (banyak berita dan gambar bohong yang dibuat oleh anak-anak atau para pengangguran)

4. Cek apa yang dia tulis di beritanya via google apakah info yang diberikan itu benar via google,
semisal telah terjadi pembantaian di ...... tahun ......,
Cek via google dari berbagai sumber berita, apa benar ditempat itu, tahun itu, dan oleh orang itu terjadi seperti yang dituliskan dipostingan tersebut.

5. Hati-hati apa bila akhir atau isi beritanya mengajak untuk provokasi, membenci atau mengadu-domba dengan isyu SARA,dan sebagainya.  Kemungkinan besar itu berita bohong.

6. Berita yang baik tidak mengajak orang untuk marah atau membenci, melainkan untuk saling menyayangi dan saling memperbaiki hubungan baik, bukan memecah belah tapi mempersatukan.

7.  Selalu waspada dan cek via google setiap berita yang ujung-ujungnya mengajak kita untuk marah, membenci dan memecah belah melalui isyu SARA.

8.  Jangan merasa paling tahu sebelum melakukan cek dan telusur berita dan sumbernya dan jangan sebarkan sebuah berita yang tidak jelas siapa sumber pembuatnya, karena anda bisa terkena undang2 ITE menyebarkan berita yang tidak benar atau HOAX.



Langkah kedua

1.  Cek Gambar via google apakah gambar yang diberikan itu asli atau hanya copy paste dari situs lain yang dibumbui dengan tulisan provokasi atau ajakan kebencian yang mengatas-namakan isu SARA.

2. Cara cek gambar adalah klik: google.co.id lalu klik gambar tsb dan letakkan di google search nanti akan muncul asal-usul gambar tersebut. Semisal gambar 5000 pucuk senjata yang katanya diselundupkan ternyata gambar tersebut berasal dari foto senjata dari Gerilyawan yang ada di Iran dan bukan di Indoensia. Seperti contoh gambar yang ada di link ini  https://web.facebook.com/bayususeno2001AK/photos/pcb.1896849920330799/1896849796997478/?type=3&theater

3. Hati-hati terhadap Video singkat yang dibuat seolah-olah mengandung kebenaran, tapi ternyata jika kita lihat ujung-ujungnya kembali menebar kebencian, marah dengan mengangkat isyu SARA.  Jangan sebarkan video tersebut jika kita tidak tahu benar siapa pembuatnya.  Karena kembali anda akan bisa terkena undang-undang ITE menebarkan berita bohong.  Sebagian Video yang pernah saya saksikan semisal sejarah Masuknya Cina ke Tibet yang dikatakan awalnya membangun sarana dan prasana sebelum menjajah dan mengambil alih kekuasaan di Tibet, itu bohong.

Karena menurut data sejarah menunjukkan bahwa ketika tentara China masuk ke Tibet mereka langsung menjajah tdk diawali dengan membangun Sarana dan Prasarana jalan, jembatan dll seperti yang digambarkan video tsb.  Melainkan langsung mengambil alih secara militer.

4. Bacalah dan cek berbagai info sejarah, jika ada video atau gambar yang dibuat seolah-olah itu sejarah dan agar kita katanya belajar dari sejarah, tapi ujung-ujungnya mengajak kita untuk marah, membenci dan kembali mengangkat isu SARA.

Karena ada dua kemungkinan :
1. Berita fitnah itu sengaja dibuat agar kita saling membenci dan untuk memecah belah bangsa dan negara kita.

2. Berita fitnah itu dibuat untuk mendapatkan rating pembaca sebanyak-banyaknya, karena semakin banyak berita tersebut disebar maka si pembuatnya akan mendapat keuntungan secara financial.  Jangan sampai anda yang menderita mereka yang tertawa dengan pendapatan dari penderitaan anda.

#####
Jika kita sungguh2 cinta bangsa ini dan warga negara yang baik, maka jangan bantu para penebar fitnah dengan menshare berita-berita yang dibuatnya.

Tapi bantulah share info ini agar setiap orang bisa lebih berhati-hati dan tidak asal sebar berita yang tidak dia ketahui kebenarannya.

Mari Ajarkanlah anak-anak kita sejak kecil untuk menelusuri kebenaran sebuah berita dan bijaksana dalam menebar berita agar terhindar dari fenomena anak-anak yang ikut-ikutan menebar fitnah dan kebencian.

Salam cinta Indonesia.

https://ayahkita.blogspot.co.id/2017/09/tip-agar-tidak-terpapar-berita-dan.html



Tidak ada komentar:

Posting Komentar