SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Senin, 03 Oktober 2016

Kisah mengharukan dari Seminar Memetakan Potensi Emas Anak Sejak Dini.





Foto dibawah ini adalah foto Gung Is seorang anak yang tinggal di Karang Asem Bali.  Kira-kira berusia 10 tahun.

Sebelum ikut berseminar ibunya melarang Gung Is untuk belajar Tari Bali, padahal ia sangat hebat sekali saat menari, dan tidak hanya itu bahkan ia mampu merias sendiri wajahnya juga teman-temannya dengan sangat baik.

Namun apa kata para tetangga justru mengolok-olok Gung Is dengan sedemikian rupa dan sekolahnyapun tidak mendukung Gung Is.

Hingga akhirnya orang tuanya marah besar dan seluruh perangkat tari dan rias yang dibeli Gung Is dari bekerja membantu ibunya di buang dan Gung Is tidak lagi boleh menari. 

Sampailah akhirnya hari ini Gung Is dan kedua orangtuanya ikut seminar yang diselenggarakan di Karang Asem Bali.

Setelah itu saya bantu petakan potensi emas yang dimiliki Gung Is, dan melakukan prediksi perjalanan kedepan tentan profesi apa yang akan menjadikan Gung Is seorang anak hebat.

Perlahan-lahan rupanya pikiran ibunya mulai terbuka dan merasa tercerahkan akan potensi emas anaknya yang terpendam.




Akhirnya diizinkanlah anaknya untuk kembali menekuni Dunia Tari dan Riasnya.  Menurut perhitungan kami Gung Is kelak tidak hanya menjadi penari tapi juga pelatih tari yang hebat dan bahkan kelak akan memiliki sanggar sendiri untuk Rias dan Koreografi.

Bukan main senangnya Gung Is, ia sampai melompat-lompat kegirangan.

Dan yang mengharukan adalah Gung Is tidak mau pulang saat seminar usai. meskipun di ajak orang tuanya pulang.  Ia terus menunggu saya di depan pintu keluar.

Dan katanya ingin berpelukan dan berfoto dengan saya.

Bahkan ketika kami masuk mobil Gung Is masih tetap berdiri menunggu sampai mobil kami pergi sambil melambaikan tangannya.

Saya dapat berita dari para sahabat di Karang Asem, Gung Is memajang foto kami berdua di kamarnya... untuk mengingatkan ia akan mimpi besarnya.

Dan yang membahagiakan adalah kini Gung Is merasa begitu bahagia dan menjadi lebih rajin lagi membantu orang tuanya berjualan dan bersekolah.

Inilah sesungguhnya kebahagiaan terbesar dari saya berkeliling memberikan seminar dan memotivasi orang tua untuk menemukan dan mendukung potensi emas yang terpendam dalam diri anak-anaknya.

Semoga kelak anak-anak Indonesia akan bisa menjadi anak-anak yang luar biasa di bidangnya masing-masing dan bahagia dengan profesi yang dipilihnya.




by ayah edy
www.ayahkita.com
with Yayasan Bali Kumara

1 komentar:

  1. Ayah, bahagia sekali rasanya bisa kenal dengan Ayah Edy walau hanya dari tulisan di blog ayah ataupun buku2 ayah. Saya adalah calon Ibu yg sebentar lagi akan memiliki seorang anak. Suami saya yang mengenalkan saya dengan Ayah Edy. Saya ingin berkonsultasi bukan untuk anak saya. Tapi untuk saya sendiri. Saya sangat bersyukur menemukan pasangan hidup yang sangat terbuka fikirannya. Baginya memang menjadi orang tua itu sangat sulit, tidak ada kurikulumnya, tidak ada ruang kelas bahkan tidak ada gurunya. Saya sadar betul bahwa nanti anak saya akan hidup di zaman yang berbeda dengan zaman orang tuanya. Untuk itulah kami berdua belajar ilmu parenting bahkan sebelum kami menikah, suami saya sering bertukar informasi dan membelikan buku ayah Edy untuk saya. Suami saya bilang ia ingin memberikan yang terbaik bagi buah hati kelak, Untuk itu kami harus tahu ilmunya sebelum kami diberikan titipan yang amat indah. Tapi saya merasa masalah saya belum selesai masalah masa lalu dan masa depan saya. Saya merasa masih belum bisa memetakan hidup saya sendiri dan takut sekali dengan masa depan saya kelak terutama masa depan anak saya. Apa ayah punya nasihat untuk saya atau apa yg harus saya lakukan sebelum saya menjadi orang tua? Semoga Ayah Edy dapat membantu saya. Terimakasih

    BalasHapus