SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Saturday, May 12, 2018

MAKANAN INSTAN


TIPS PARENTING AYAH EDY SETIAP HARI

Bagaimana mencegah anak ketagihan makanan instan?
Lana uring-uringan melihat Fari, putranya ketagihan mie instan. Awalnya sih, ia memberikan mie instan ke Fari, karena terburu-buru, akibat bangun kesiangan.

“Daripada anak saya nggak makan, terpaksa saya kasih mie instan.” Ucap Lana sendu.

Yang tak disangkanya, sejak itu Fari ketagihan makan mie instan. Hampir tiap hari minta dibuatkan mie instan. Padahal makanan itu tidak baik jika dikonsumsi terus-menerus, kan? Lana khawatir sekali dengan kesehatan Fari

 “Apalagi kalau melihat kandungan mie instan yang banyak MSG dan bahan pengawetnya. Bahkan dari informasi yang saya tahu, mie itu dilapisi semacam lilin.”

Semakin hari Fari tak mau makan kalau tidak dibuatkan mie. Lana semakin cemas dibuatnya. Apa yang harus dilakukannya untuk memperbaiki pola makan anaknya?

Jawaban Ayah Edy:

Ayah-Bunda, saat dilahirkan lidah anak kita tidak memiliki pengalaman rasa atau flat.

Orangtuanyalah yang melatihnya sehingga ia tahu rasa gurih, manis, asin, enak, dan tidak enak. Itu sebabnya, untuk anak balita dianjurkan makan yang rasanya flat.

Dengan memperkenalkan makanan yang tidak mengandung rasa terlalu kuat, anak juga tidak akan menolak makanan tertentu.

Masalahnya, sekali anak sudah merasakan makanan instan yang mengandung penguat rasa dan zat adiktif MSG, ia akan terus menagih. Ini yang berbahaya, karena lidah anak yang awalnya flat, tiba-tiba mendapatkan makanan yang sangat gurih. Bagaimana tidak ketagihan?

Kalau dalam ilmu psikologi, jika anak dikelilingi rasa joyful, ia tidak memikirkan apakah makanan yang dimakan mengandung vitamin dan bergizi. Yang penting ia merasa enak. Jadi kalau anak dibiasakan makan mie instan, nugget, atau makanan ringan yang banyak mengandung MSG, dipastikan anak akan menagihnya terus. Oleh karena itu, sebaiknya orangtua tidak malas untuk berkreasi sehingga anak tidak diberikan makanan instan atau makanan kaleng.

Bagaimana kalau sudah telanjur?

Bunda bisa memodifikasi, misalnya dengan membuat mie dicampur udang atau macaroni. Mienya pun jangan mie instan. Lalu setelah direbus, ditiriskan sehingga lilin yang terkandung dalam mie bisa ikut terbuang.

Dengan sering membuat modifikasi masakan, lama-lama anak akan mengalami deviasi rasa dan tidak sering-sering meminta mie instan lagi. Jika anak terlanjur menyukai rasa gurih, maka substitusikan rasa gurih MSG dengan keju, atau mencampurnya dengan susu. Lebih bergizi dan enak.

Anak kami saat ini sudah berhenti sama sekali makan mie instant dan makanan instant lainnya yang banyak mengandung MSG.

Selamat mencoba, semoga berhasil.

Kuncinya sabar, tegas dan konsisten tidak perlu malu dilihat orang lain atau tetangga (yang sebenarnya punya masalah yg sama tapi tidak tahu cara mengatasinya)

Salam Indonesian Strong from Home !
Ayah Edy
Guru Parenting Indonesia
www.ayahkita.blogspot.co.id

No comments:

Post a Comment