SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY

SATU-SATUNYA SITUS RESMI AYAH EDY
Bagaimana caranya..? Gabung di FB: komunitas ayah edy, download talkshow di www.ayahedy.tk

Thursday, September 24, 2020

KEPOLOSAN SEORANG ANAK BALITA




Di suatu akhir pekan, Seusai menonton Film di televisi yang menceritakan kehidupan sorang Kaisar, Seorang anak usia 5 tahun berkata pada mamanya : 

 "Mama, kalo aku sudah besar nanti aku juga mau punya istri 4 orang seperti kaisar itu."

 Mamanya bertanya: "Kenapa..?" 

"Biar ada yg bantu mama dan mama gak capek", jawab si anak polos. 

Terus untuk apa mereka semua..? 

 "Untuk bantuin mama;
Seorang untuk masak makananku... 
Seorang untuk buatin minum .. 
Seorang untuk cuci dan setrika bajuku.. 
Seorang lagi untuk mandiin aku..!!" 

 Mamanya tersenyum dan berkata : "kalau begitu nanti siapa yang menemanimu bobok?" 

 Setelah berfikir sejenak sang anak berkata : "aku sih mau boboknya tetap sama mama aja...!!" 

Mamanya berlinang air mata karena bahagia merasa begitu disayang oleh anaknya...😭 

 "Kamu memang anak mama yg paling disayang..!!" Kata mamanya sambil memeluk anaknya. 

 "Lalu siapa yang tidur dengan keempat orang istrimu..?" Tanya mamanya penasaran. 

 "Biar papa aja yang tidur sama mereka Ma..!!" 

 Kini giliran papanya yg berlinang air mata karena merasa begitu disayang oleh anaknya...😭 Dan air mata papanyapun mengalir semakin deras, karena baru saja kena dilempar ulekan sama si Mama... 😭 

** ayo senyum yg lebar biar daya tahan tubuhmu meningkat πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜‚ 😁😁😁 πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž Pesan moral ceritanya: Anak² itu fitrah suci bawaan lahirnya sangat mulia, ia ingin selalu membantu dan membahagiakan orang tuanya. 

 Hanya karena usia mereka masih balita/anak² mereka belum paham cara yg benar untuk melakukannya.

 Semisal hp orang tuanya kotor, lalu ia berusaha membantu mencucinya dgn sabun dan air biar bersih.

 Tapi ia malah mendapat marah, karena hpnya tdk bisa hidup lagi.

Mestinya tugas kita bukanlah memarahi niat baiknya, melainkan mengajari cara yg benar untuk melakukannya.

Hingga ia belajar untuk tdk mengulangi kesalahannya, dan belajar bahwa berbuat baik/menolong itu menyenangkan , bukannya malah mendapat marah.

Mungkin Inilah yg menjadi salah satu penyebab banyak anak pada akhirnya menjadi enggan/menolong atau berbuat baik.

Ingatlah dunia anak adalah dunia belajar jgn samakan kemampuan anak² yg baru beberapa tahun saja hidup di dunia dgn kita. Mereka baru beberapa tahun saja mengenal dunia ini, dan masih dlm proses belajar untuk memahaminya.

πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯

Ah. Seandainya waktu ini bisa diulang ingin rasanya saya kembali lagi ke waktu anak sy balita dulu agar bisa memperbaiki semua kekeliruan yg pernah sy lakukan pada anak² ku. 😭

Terimakasih Tuhan meskipun agak terlambat tapi aku bersyukur masih punya kesempatan untuk belajar parenting.

Hingga aku bisa segera berubah menjadi orang tua yg lebih baik dari hari ke hari. Dan tidak terus menerus jd ortu yg salah mendidik πŸ™ Terimakasih ya Allah πŸ™πŸ™

πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ

Siapa hayoo yg pernah punya pengalaman polos dan lucu lainnya bersama si kecil..??

Wednesday, September 23, 2020

SEPATU BEDA WARNA

Jika melihat warna sepatu ini saja kita masih beda pendapat, apa lagi melihat permasalahan hidup ini.
Berdamailah dengan perbedaan, Jangan merasa paling benar sendiri apalagi sampai mencaci maki dan menyakiti.  
Lebih baik banyak²lah koreksi diri.

Monday, September 21, 2020

 

JANGAN PERNAH MEREMEHKAN CITA-CITA SEORANG ANAK . Seorang pendidik pernah berkata bahwa salah satu orang yang sering menghancurkan cita-cita anak adalah orang tua sendiri - Munif Chatib- Masih banyak kita temukan orang tua atau kerabat dekat yang meremehkan cita-cita seorang anak. Konon begitu juga dulu yang pernah dialami oleh Ronaldo. Ia diremehkan oleh ayahnya juga gurunya di sekolah. Namun demikian ia masih memiliki seorang ibu yang terus mendukung cita-cita besarnya dengan segenap tenaga dan kemampuan. Hingga akhirnya ia berhasil meraih cita-cita besarnya. Mari jadilah kita para pendukung cita-cita besar anak kita di rumah ataupun di sekolah karena kita tidak pernah tahu kelak anak-anak ini akan menjadi salah satu orang hebat dunia.

 


ANAK HEBAT ITU BUKAN ANAK YANG JUARA KELAS TAPI ANAK YANG BERANI JUJUR DAN BERTANGGUNG JAWAB


Pada suatu hari Dr. Arun Gandhi cucu dari mendiang Mahatma Gandhi pernah menuturkan satu kisah dalam hidupnya yang sungguh mengesankan.


Kala itu usia saya kira-kira masih 16 tahun dan saya tinggal bersama kedua orang tua di sebuah lembaga yang didirikan oleh kakek saya Mahatma Gandhi, Kami tinggal disebuah perkebunan tebu kira-kira 18 mil jauhnya dari kota Durban, Afrika Selatan. 


Rumah kami jauh di pelosok desa terpencil sehingga hampir tidak memiliki tetangga. Oleh karena itu saya dan kedua saudara perempuan saya sangat senang sekali bila ada kesempatan untuk bisa pergi ke pusat kota, untuk sekedar mengunjungi rekan atau terkadang menonton film dibioskop.


Pada suatu hari kebetulan ayah meminta saya menemani beliau ke kota untuk menghadiri suatu konferensi selama seharian penuh. Bukan main girangnya saya saat itu. Karena ibu tahu kami hendak ke kota maka ibu menitipkan daftar panjang belajaan yang ia butuhkan, disamping itu ayah juga memberikan beberapa tugas kepada saya, termasuk salah satunya adalah memperbaiki mobil dibengkel.


Pagi itu setelah kami tiba ditempat konferensi; ayah berkata kepada saya; ” Arun; jemput ayah disini ya, nanti jam 5 sore....dan kita akan pulang bersama-sama”. Baik ayah, saya akan berada disini tepat jam 5 sore. Jawab saya dengan penuh keyakinan.


Setelah itu saya segera meluncur untuk menyelesaikan tugas yang dititipkan ayah dan ibu kepada saya satu persatu. Sampai akhirnya hanya tinggal satu pekerjaan yang tersisa yakni menunggu mobil selesai dari bengkel. 


Sambil menunggu mobil diperbaiki tidak ada salahnya aku pikir untuk mengisi waktu senggangku dengan pergi ke bioskop menonton sebuah film. Saking asyiknya nonton ternyata saat saya melihat jam; waktu sudah menunjukkan pukul 17.30, sementara saya janji menjemput ayah pukul 17.00. Segera saja saya melompat dan buru-buru menuju bengkel untuk mengambil mobil, dan segera menjemput ayah yang sudah hampir satu jam menunggu. Saat saya tiba sudah hampir pukul 18.00 sore.


Dengan gelisah ayah bertanya pada saya; Arun! kenapa kamu terlambat menjemput ayah..? Saat itu saya merasa bersalah dan sangat malu untuk mengakui bahwa saya tadi keasyikan nonton film, sehingga saya terpaksa berbohong dengan mengatakan; ” Maaf Ayah” ”Tadi mobilnya belum selesai di perbaiki sehingga Arun harus menunggu.”


Ternyata tanpa sepengathuan saya , ayah sudah terlebih dahulu menelpon bengkel mobil tersebut, sehingga ayah tahu jika saya berbohong; 


Lalu wajah ayah tertunduk sedih; sambil menatap saya ayah berkata; ”Arun sepertinya ada sesuatu yang salah dengan ayah dalam mendidik dan membesarkan kamu”; ”sehingga kamu tidak punya keberanian untuk berbicara jujur kepada ayah?”. 


Untuk menghukum kesalahan ayah ini, biarlah ayah pulang dengan berjalan kaki; sambil merenungkan dimana letak kesalahannya.


Lalu dengan tetap masih berpakaian lengkap ayah mulai berjalan kaki menuju jalan pulang kerumah. Padahal hari sudah mulai gelap dan jalanan semakin tidak rata. Saya tidak sampai hati meninggalkan ayah sendirian seperti itu; meskipun ayah telah ditawari naik, beliau tetap berkeras untuk terus berjalan kaki, akhirnya saya mengendarai mobil pelan-pelan dibelakang beliau, dan tak terasa air mata saya menitik melihat penderiataan yang dialami beliau hanya karena kebohongan bodoh yang telah saya lakukan. 


Sungguh saya begitu menyesali perbuatan saya tersebut.


Sejak saat itu seumur hidup, saya selalu berkata jujur pada siapapun. 


Sering sekali saya mengenang kejadian itu dan merasa begitu terkesan; seandainya saja saat itu ayah menghukum saya sebagai mana pada umumnya orang tua menghukum anaknya yang berbuat salah; kemungkinan saya akan menderita atas hukuman itu; dan mungkin hanya sedikit saja menyadari kesalahan saya. 


Tapi dengan satu tindakan mengevaluasi diri yang dilakukan ayah; meskipun tanpa kekerasan justru telah memiliki kekuatan yang luar biasa untuk bisa mengubah diri saya sepenuhnya. Saya selalu mengingat kejadian itu seolah-olah seperti baru terjadi kemarin.


Para orang tua dan guru yang berbahagia.

Ayah Dr Arun Gandi tersebut sungguh seorang ayah dan guru yang luar biasa dalam mendidik anaknya. Sebuah kisah emas untuk kita para orang tua dalam mendidik dan membesarkan anak-anak.


Kisah ini begitu menginspirasi saya secara pribadi; untuk selalu mengevaluasi diri manakala anak-anak tercinta saya mulai menunjukkan prilaku yang kurang terpuji ya, saya membiasakan diri untuk selalu bertanya;


Apa yang salah dari saya mengapa anak saya kok bisa seperti ini?


Para orang tua dan guru yang berbahagia..... 


Semoga kisah ini juga bisa menginpirasi setiap orang tua; agar kita bisa mendidik anak-anak kita menjadi orang besar dan luar biasa sekaliber Mahatma Gandhi. Ya.... Mahatma Gandhi....sang pejuang dan pendidik Tanpa Kekerasan.


Mari kita renungkan sejenak saja kisah ini apakah kira-kira kita mau dan mampu melakukan hal serupa.


Selamat berakhir pekan bersama keluarga.


by AyahEdy

Buku Ayah Edy Punya Cerita

GAMBAR NENEK TUA DAN GADIS MUDA


YANG INGIN HIDUPNYA BERUBAH MENJADI LEBIH SUKSES DAN BAHAGIA BACA DEH TULISAN INI SAMPAI SELESAI 

πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”

Waduh..pajang banget tulisannya ya..?

Tenang.... anda cuma butuh waktu 5 menit saja untuk membacanya sampai akhir.

Sementara sy membutuhkan waktu lebih dari  3 jam untuk membuat tulisan ini bisa anda baca hari ini

Hanya dgn satu harapan bahwa bagi siapa saja yg mau membacanya, maka ia akan mendapatkan hidup yg lebih baik, sukses, bahagia dan berlimpah rezeki.InsyaAllah

Mau.,??

😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍

Dulu saya pernah ikut pelatihan kepemimpinan selama 3 hari penuh.   

Banyak sekali pelajaran berharga yang saya dapat terapkan dalam kehidupan sehari-hari ataupun di tempat pekerjaan. 

Inti dari pelatihan itu adalah kami bersama-sama para peserta lain diajak untuk menganalisa kenapa DI DUNIA INI SELALU ADA ORANG YANG SUKSES DAN ADA YANG GAGAL.

Padahal orang-orang ini hidup di negara yang sama, di perusahaan yang sama dengan lingkungan dan aturan yang sama. Dan hanya sedikit sekali hal-hal yang berbeda. Seperti latar belakang keluarga, pendidikan dsb. 

Namun justru sering kali hal-hal yang sedikit ini lah yang telah membuat perbedaan besar dalam hidup orang tersebut. 

Banyak kisah-kiasah yang diberikan sebagai studi kasus untuk dicari mengapa seseorang itu bisa sukses ataupun gagal. 

Setelah melalui berbagai diskusi dan "brain storming"  ternyata kita berhasil menemukan peyebab terbesar kegagalan seseorang dalam hidupnya. 

Yaitu RIGH vs WRONG RESPONSE;  atau cara seseorang merespon kejadian, peristiwa atau persoalan. 

πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž
Teruslah membaca jika ingin jadi orang sukses dan bahagia

Dari studi kasus yang kami pelajari bersama secara intensive selama pelatihan tersebut; ternyata kami berhasil menemukan INTI PERMASALAHANNYA bahwa Orang yang gagal itu selalu berhasil menemukan hal-hal negatif atau apapun yang tidak menyenangkan  atau yang menimbulkan reaksi negatif bagi dirinya.

Dan sebaliknya orang yang sukses selalu memandang segala persoalan itu dari sisi positifnya, mereka selalu berhasil menemukan sisi positif/sisi terbaik dari segala hal yang mereka alami. 

πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž

REAKSI MEREKA SELALU POSITIF terhadap hal-hal yang orang lain sering menganggapnya sebagai MASALAH.  

πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•

Orang yang YANG SUKSES HIDUPNYA selau bisa menemukan hal positif dari kejadian yang paling negatif sekalipun dan akhirnya hidupnya selalu penuh dengan solusi, semangat dan ide-ide cemerllang, atau paling tidak dia bisa mengambil hikmahnya. 

Bahkan mereka sering kali berhasil mentertawakan masalah;  dalam artian setiap masalah yang timbul bisa diatasi dengan riang dan gembira. 

πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Teruslah membaca jika ingin nasibmu berubah....

Kita juga berhasil menemukan bahwa sebenarnya YANG JADI MASALAH KEGAGALAN SESEORANG itu adalah bukan APA YANG DIA LIHAT tapi BAGIMANA DIA MERESPONSE terhadap apa yang dia lihat. 

☝☝☝☝☝☝☝☝☝☝☝☝

Ambil contoh yang paling sederhana adalah gambar di bawah ini;  gambar ini pertama kali saya ketahui dari buku 7 Habit of Highly Effective People. yg ditulis oleh Steven Covey.

😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎😎

KITA SEMUA MELIHAT GAMBAR YANG SAMA PERSIS.   Tapi mengapa tiap orang bisa berbeda-beda temuan ketika melihat gambar ini..?

Teruslah membaca jika ingin nasibmu berubah....

Disana dibahas panjang lebar dengan inti masalahnya adalah;  Ketika kita FOKUS untuk menemukan sesuatu yg lebih menarik gambar tersebut maka cepat atau lambat kita akan berhasil menemukannya.  Yakni gambar seorang wanita muda dengan pakaian yg modis dan enak dipandang πŸ‘πŸ‘

Namun ketika kita tidak berusaha fokus menemukan hal menarik melalu gambar tersebut maka kita melihat gambar lain yg bisa jadi kurang menarik 

Hal itu semua akan mempengaruhi perasaan kita yang berujung pada tindakan atau response kita.  

🎢🎢🎢🎢🎢🎢🎢🎢🎢🎢🎢🎢

Persoalan Hidup tetaplah persoalan, tidak ada yang berubah dari persoalan yang sama, tapi ORANG SUKSES itu berbeda reaksi ketika melihat persolan.  

Orang Sukses selalu memiliki kebiasan untuk berusaha MENEMUKAN SISI TERBAIK dari sebuah persoalan, hingga pada akhirnya iapun akan mendapatkan hasil yang terbaik dari responya tersebut. 

😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍

Salah satu contoh kasus yang diberikan pada waktu itu adalah kita diberi persoalan BAGAIMANA MENJUAL SISIR sebanyak-banyaknya di Lokasi Biara.

Coba bayangkan,  kita semua tahu bahwa semua penghuni biara atau yang biasa disebut BIKSU dan BIKSUNI itu tidak memiliki rambut di kepalanya; seperti ini 😊😊 eh kita malah diminta untuk menjual sisir pada mereka?  

Gila kali ya...? 
itulah reaksi pikiran negatif yang pada umumnya muncul pada kebanyakan peserta.

Kebayangkan...?   

Hampir Mustahil Rasanya kita bisa melakukan ini,  jual 1 buah saja masih mikir gimana caranya apa lagi harus jual sebanyak-banyaknya. 

Sebagian besar kita pada awalnya secara alamiah akan bereaksi NEGATIF terhadap tes kasus ini.   

=====> Teruslah membaca jika ingin nasibmu berubah jd org sukses dan bahagia...
--------------------------------->

Namun yang menarik dari hasil tes kasus ini; ada orang yang tidak berhasil menjual 1 pun,  lalu ada juga yang berhasil menjual 1 sisir dengan cara memelas dan membocorkan kasus bahwa ini hanya sekedar training saja.    

Tapi ada juga yang malah bisa menjual 100 sisir di lokasi Wihara yang sama.  Kok dia bisa ya?

Pingin tahu caranya bagaimana dia bisa menjual 100 sisir..?

Coba pikirkan ide-ide apa yg muncul dikepala anda agar bisa menjual 100 sisir di Biara..?

Nah terus letak persoalannya dimana..?  

Padahal tiap orang diberikan tugas dengan masalah yang sama, dilokasi yang sama, pada orang-orang yang sama tapi hasilnya kenapa bisa berbeda-beda...?

Dalam pembahasan bersama kita berhasil menemukan LETAK PERSOALAN DASARNYA ADALAH PADA RESPONSE KITA MASING-MASING. 

Jika respon kita negatif maka yang ada isi kepala kita hanya dipenuhi dengan keluhan, menyalahkan orang lain, menyalahkan siapa saja yang bisa kita salahkan.   

Dan inilah ciri-ciri yang selalu muncul pada orang-orang gagal.

Sementara jika kita terus dan terus mencari sisi baik dari persoalan ini, maka otak kita akan memberikan banyak ide cemerlang yang tidak terpikirkan sebelumnya untuk menjual sisir sebanyak-banyaknya. 

1. Coba rasakan dengan jujur reaksi apa yang ada di pikiran ketika diberikan persoalan semacam ini

2. coba ikuti perasaan anda tadi dan apa yang anda rasakan tolong jadikan ini sebagai tes dan tak perlu lihat komen orang lain.  Berkomentarlah dalam hati sesuai persaan anda.

3. Temukan perubahan apa yg terjadi ketika kita ditanya bagaimana caranya kita bisa menjual 100 sisir di biara..?

Sekarang kita bisa menyimpulkan bahwa sebenarnya kita bisa melihat seseorang apakah ia akan jadi org sukses atau gagal dalam menjalani hidupnya itu  bisa terlihat dari reaksinya; ketika ia mengubah fokusnya melalui pertanyaan no. 3 tsb di atas.

πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž
Teruslah membaca jika ingin jd org yg sukses bahagia....

Zaman itu kita masih belum ramai dengan dunia MAYA, seperti sekarang;  untuk belajar kita perlu datang mengikuti workshop seperti saya ini, harus menempuh perjalanan jauh dan harus bayar mahal pula. 

Namun sekarang kita bisa belajar dengan mudah dan murah melalui media sosial ini. Langsung dari hp kita dan Gratis pula..

Sungguh media sosial bagi saya adalah cara yang sangat efektif dan murah untuk belajar tentang berbagai ilmu PENGETAHUAN  

Melalui media sosial ini juga kita bisa belajar perilaku seseorang dengan membaca respon2 yang diberikan ketika kita memposting satu tulisan.  Semisal sj postingan ini.  Hanya calon orang² sukses saja yg mau membaca tulisan² seperti ini sampai selesai.

πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Jadi jika anda sudah membaca sampai paragraf ini InsyaAllah anda akan segera berubah nasibnya, dan selamat anda adalah salah satu dari calon orang sukses itu
πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Orang yang cenderung sukses dalam hidupnya akan selalu berhasil menemukan sisi terbaik dari apa yang dia lihat dan baca di media sosial hingga ia berhasil mengikat makna dan mendapatkan manfaat bagi diri secara pribadi juga keluarganya.   

Tapi orang yang gagal selalu berhasil menemukan sisi buruk untuk dikeluhkan dan efeknya hanya membuat ia kehilangan semangat hidupnya, kehilangan pendapatan, kehilangan kebahagiaan dan lebih buruk lagi kehilangan kesempatan untuk meraih hidup yang dia impikan. 

🎢🎢🎢🎢🎢🎢🎢🎢🎢🎢
Teruslah membaca jika ingin nasibmu berubah....

Dulu sebelum mengikuti pelatihan,  para peserta banyak yang mengakui bahwa sebagian besar mereka masih memiliki REAKSI MENTAL ORANG GAGAL, termasuk saya sendiri. 

Namun setelah 3 hari intensif kita dilatih dengan berbagai persoalan, perlahan-lahan reaksi berpikir para peserta termasuk saya mulai sedikit demi sedikit berubah;  

Alhamdullilah, ketika melihat sesuatu masalah maka reaksi mental positiflah yang lebih aktif bekerja. 

Jika yang muncul masih reaksi negatif, maka kami coba dan terus berusaha menemukan pelajaran atau sisi baiknya sampai benar-benar reaksi mental kami berubah. 

Reaksi negatif itu menimbulkan efek negatif yang menggangu pikiran dan kesehatan tubuh, sedangkan reaksi positif itu selalu menimbulkan rasa bahagia, penuh syukur.  

😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Cobalah rasakan ketika sudah membaca artikal ini nanti, reaksi apa yang muncul.  
πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Dan biasakan terus mengamati reaksi apa yang muncul setiap kita membaca artikel apapun....  

Jika masih belum merasa senang, bahagia dan bersyukur maka artinya kita masih memiliki reaksi orang gagal dan kemungkinan besar perjalanan hidup kitapun akan sering mengalami kegagalan demi kegagalan. 

Jika itu terjad segera ubah fokus pikiran dan temukan sisi baiknya.

🎢🎢🎢
Teruslah membaca jika ingin nasibmu berubah....

Nah pada kenyataannya mesekipun kita mengikuti pelatihan yang sama, dari para mentor yang sama dengan waktu dan materi yang sama.   Apakah semua peserta bisa berubah...?

Sang pelatih mengatakan;  "sebenarnya kita semua BISA berubah asalkan MAU".

Ya saya kira sang pelatih benar,  masalahnya bukan BISA atau TIDAK BISA, tapi MAU atau TIDAK MAU.

Kemudia sang mentor menutup acara dengan kata-kata sang saya masih ingat sampai sekarang. 

"Pelatihan ini hanyalah cara untuk mengubah perilaku MENTAL  kita semua dari MENTAL ORANG GAGAL menjadi MENTAL ORANG SUKSES"

tapi apakah setelah pelatihan ini anda semua mau berubah atau tidak itu semua adalah PILIHAN ANDA MASING-MASING. 

Betapapun hebatnya seseorang; tidak akan bisa mengubah orang lain sebelum orang itu sendiri mau berubah.

πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ

Jadi coba amatilah perjalan hidup kita setelah membaca tulisan ini; jika masih sering mengalami penderitaan hidup dan kegagalan itu artinya PERILAKU MENTAL KITA BELUM BERUBAH. 

πŸ’ͺπŸ’ͺ teruslah membaca jika ingin nasibmu berubah....

Sahabatku semua,   
Siapapun didunia ini pasti pernah memiliki perilaku mental orang gagal,  yang membuat kita berbeda dan setiap orang berbeda adalah apakah setelah membaca tulisan ini kita mau berubah atau tidak,  itu saja. 

Setelah ini apakah kita mau hidup kita dipenuhi oleh solusi dan kebagiaan atau dipenuhi persoalan dengan segudang keluhan dan penderitaan?  

Jawabannya hanya anda sendiri yang tahu. 

Tapi bagi sahabatku yang mau berubah, cukup mulai dengan hal sederhana semisal membiasakan diri menemukan hal positif dari setiap postingan yang kita baca disini, juga membiasakan diri dengan memberikan komentar positif di kolom komentar.  

Jika sudah berhasil lalu dilanjutkan dengan membiasakan diri menemukan hal positif dari pasangan atau anak-anak kita dan ucapkan melalu komentar yang kita berikan pada anak dan pasangan kita. 

Karena kebiasaan ini nantinya akan juga terbawa ketika kita menghadapi persoalan/masalah dengan pasangan,  menghadapi masalah dengan anak, tetangga dan siapa saja. 

😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

Saya sering sedih jika membaca komen-komen yang isinya sangat negatif dengan kata-kata yang tidak nyaman didengar.  mengapa..? karena kemungkinan besar hal ini jugalah yang dilakukannya pada orang-orang terdekatnya, pasangan atau anaknya. 

Dan yang lebih membuat saya khawatir adalah apa bila perilaku mental ini dicontoh oleh anak-anak kita, dan tanpa sadar kita telah mendidik anak-anak kita menjadi calon orang gagal. 

Jika anda berhasil membaca sampai paragraf ini, maka 90% hidup anda akan sukses bahagia

Sidanya yang 10% lagi; laksanakan paragraf akhir dari tulisan ini.

πŸ‘‡πŸΏ

Mari berubah mulai saat ini juga πŸ‘

Salam syukur penuh berkah melimpah
ayah edy
Guru Parenting Indonesia

TUHAN MENURUT ILMU FISIKA

 


PERTANYAAN² CERDAS ANAK YG SULIT DI JAWAB OLEH ORANG TUANYA

Kemarin anak saya baru saja selesai UTS setingkat kelas 1 SMA dengan mata pelajaran terakhir ILMU FISIKA.

Malamnya saat ia ngobrol bertanya pada saya begini;

"Ayah bisakah TUHAN itu dijelaskan melalui HUKUM FISIKA?"

Alhamdullilah karena saya itu orangnya hobi baca dan hobi belajar jadi saya coba jawab sedapat mungkin pertanyaan anak saya ini

Sebagai informasi sejak kecil ia selalu saya biasakan untuk mempertanyakan apapun fenomena kehidupan yang ada di dunia ini, dan mencernanya melalui akal dan ilmu pengetahuan.

Itulah mengapa sejak kecil saya selalu menanamkan pentingnya belajar, dan belajar itu tidak hanya terbatas menjawab soal ujian sekolah saja tapi justru yang jauh lebih utama adalah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul di kepala kita akan fenomena kehidupan ini. Seperti pertanyaan anak saya malam ini.

Mari kita kembali lagi ke pertanyaan anak saya,

"Ayah bisakah TUHAN itu dijelaskan dengan HUKUM FISIKA?"

"Pasti bisa Nak, jawab saya!"
"Mengapa...?"
"Karena Tuhan itu sendirilah yang telah menciptkan Hukum Fisika tersebut."

"Begini nak, Menurut Hukum Fisika apa bila setiap benda, termasuk tubuh kita di cari unsur yang paling kecil dan tidak ada lagi yang terkecil, maka menurut para ahli di sebut ATOM. Atom tidak bisa terlihat oleh Mata tanpa bantuan alat kaca pembesar. "

"Nah kebetulan kan kamu baru saja ujian FISIKA DASAR TENTANG ATOM"

"Atom itu terdiri dari INTI ATOM dan Elektron
INTI ATOM itu terdiri dari NEUTRON dan PROTON"

"Elektron itu bermuatan Negatif
Neutron Itu bermuatan Netral
Proton itu bermuatan Positif."

"Inti Atom berada di tengah-tengah sebagai pusat dan Elektron berputar-putar mengelilingi Inti Atom." (coba perhatikan gambar)

"Nah pertanyaannya mereka ini bergerak sendiri atau ada yang menggerakkan...?"

Dengan cepat anak saya menjawab, "Logikanya PASTI ada yang menggerakkan ayah."

"Nah pertanyaannya adalah SIAPA yang menggerakkannya...?"

Dia lama berpikir....,

"Nah itulah gambaran sederhana Ilmu Fisika tentang TUHAN."

"Ilmuan Fisika menyebut yg menggerakkan itu Energi, ya energi
Penggerak atau Energi Kehidupan."

"Energi itu tidak tampak tapi ADA, itulah gambaran Tuhan berdasarkan Hukum Fisika."

"Nak, kamu juga baru belajar bahwa sifat energi itu adalah KEKAL, ABADI tidak DICIPTAKAN DAN TIDAK BISA DIHILANGKAN."

Ia ada, dan sudah ada dan akan tetap ada, abadi selamanya.

"Nah itu pula gambaran hukum fisika terhadap apa yang kita YAKINI SEBAGAI TUHAN. Bukankah yang kita yakini sebagai Tuhan juga demikian..?"

"Ia ada, dan sudah ada dan akan tetap ada, abadi selamanya."

Kemudian ada lagi yang menarik; "Coba simak baik-baik penjelasan ayah ya Nak,"

"Inti Atom itu terdiri dari Neutron yang bersifat Netral dan Proton yang bersifat Positif yang menyatu di tengah sebagai intinya."

"Ini mengisyarakan bahwa Apa bila pikiran dan tindakan kita selalu bermuatan positif maka kita akan bisa menyatu dengan kekuatan Netral yang diibaratkan sebagai kekuatan Inti atau yang kita yakini sebagai kekuatan Yang Ilahi".

"Sementara ELEKTRON yang bermuatan NEGATIF, berputar-putar terus mengelilingi INTI ATOM, ini mengisyaratkan bahwa jika kita selalu berpikir dan bersikap negatif dalam hidup ini maka kita tidak akan bisa menyatu dengan Sang Inti Kehidupan ini yang kita yakini sebagai Tuhan"

"Nah coba deh perhatikan gambar dibawah ini, dan baca kembali penjelasan diatas perlahan-lahan sambil di renungi.... sampai kita benar-benar paham maksudnya."

"Bukankah begitu menakjubkan Tuhan menjelaskan Hakikat diriNya melalui HUKUM FISIKA. Tapi tentu saja ini hanya bisa dipahami dan dimengerti bagi orang-orang yang mau berpikir dan mau belajar."

"Nah itulah kenapa Ayah selalu mengajak kamu untuk menjadi manusia yang berpikir menggunakan akal, karena Tuhan itu hanya bisa dipahami oleh orang-orang yang mau berpikir dan terus belajar dari Ayat-ayat Tuhan baik yang tersurat di dalam kitab suciNya ataupun yang tersirat melalui alam semesta berikut hukum-hukum yang diciptakanNya."

Anak saya mengangguk-angguk sepertinya mulai bisa memahami bahwa antara TUHAN dan ILMU SAINS itu saling berhubungan dan bisa saling menjelaskan, karena sang pencipta Hukum-Hukum Sain itu sendiri adalah Tuhan Sang Pencipta. Dan itu semua hanya bisa di pahami dengan menggunakan Ilmu Pengetahuan dan Akal

Itulah pentingnya kenapa kita harus terus belajar Ilmu Pengetahuan dan Menggunakan Akal, Karena manusia adalah satu-satunya mahluk di dunia yg dianugrahi karunia terbesar yang disebut sebagai akal sehat. Dan pengetahuan itu hanya bisa dijangkau oleh akal.

Wallahu A'lam Bishawab

Sebelum tidur anak saya masih sempat berkata dan bertanya sambil terkantuk-kantuk;  

Kalau setiap benda, baik itu benda hidup atau benda mati unsur terkecilnya adalah atom,  berarti atom itu ada dimana-mana ya... ayah.? berarti ada juga di udara yang tak terlihat karena kan unsur terkecil dari udara itu juga atom, atom O2 ya...?

Kalau di dalam setiap atom selalu ada energi, berarti Tuhan itu ada dimana-mana ya...?

Kembali saya katakan Wallahu A'lam Bishawab nak.

Selamat tidur ya sayang dan selamat beristirahat juga ya ayah bunda semua......

Semoga Tuhan selalu menjaga dan melindungi kita.

PS.
Penjelasan yg saya berikan pada anak saya ini saya pelajari dan saya dapatkan dari buku dan penjelasan yang diberikan oleh Dr. Mustika mengenai Hukum Sains Fisika dan Spiritualitas Ketuhanan.



MENJAWAB PERTANYAAN CERDAS ANAK-ANAK KITA

 


PERTANYAAN² CERDAS ANAK YG ORANG TUA DAN GURUNYA SERINGKALI TIDAK TAHU JAWABANNYA..?

TANYA:
Ayah Edy, anak saya itu sukanya bertanya apa saja yg dia lihat dan dengar.  trus seringkali saya gak tau jawabannya, kalo pas lagi byk masalah sy sering bentak anak saya dah jangan cerewet mamah lagi byk urusan.

Habis gitu anak saya diam, terkadang nangis, kalo sudah gitu sy nyesel, kok saya gitu banget ya jd orang tua 😭 Habis saya gak tau harus gimana lagi...???, dah gitu nanyanya yg gak kepikir sama kita,  contohnya nih, kenapa kambing kok kotorannya bulet2 siapa yg buat jd bulet...?  Kenapa ikan di air terus kok gak pernah masuk angin kayak mamah. ? πŸ˜„ Dan masih byk lagi...

Trus sy harus gimana nih ayah supaya bisa jd ortu yg baik??????? #sambilgarukkepala

JAWABAN AYAH Edy Wiyono:

Anak akan terus bertanya sesuai tingkat logikanya.  

Jika ia tdk puas dgn jawaban kita, izinkan ia untuk terus bertanya, karena bertanya itu adalah pintu masuknya ilmu pengetahuan bagi seorang anak, dan siapapun.

Bertanya juga menjadi awal dari semua penemuan berharga dari semua penemu yg ada didunia ini.

Tapi sayangnya ketika dulu bersekolah kita tdk didukung untuk banyak bertanya, melainkan dipaksa untuk banyak menjawab, terutama saat ulangan (hasilnya anak kita hanya sekedar menjadi penghapal jawaban soal dan bukan membuat penemuan baru)

Jadilah giliran kita ditanya anak dan gak bisa jawab, bingung harus bagaimana, atau bahkan terkadang malah memarahi anak.

Doronglah anak kita untuk selalu bertanya, dan mempertanyakan apapun,  tugas kita adalah menjawab sebatas pengetahuan yg kita miliki. Karena kita kan bukan Superman atau Wonder Women yg tau segalanya.

Jika anak saya bertanya dan saya tidak tahu jawabannya, saya katakan tidak tahu, dan sy minta anak saya mencari tahu dari berbagai sumber yang ada

Saya sering bilang ke anak, nanti kalau kamu sudah tahu dan punya jawabannya tolong jelaskan pada ayah ya nak... 

Nah sejak itu gantian saya yg sering bertanya pada anak. "Eh pertanyaan Dedek yg kemarin sudah ketemu. jawabannya apa belum?"

Dan hasilnya sekarang anak saya rajin sekali mencari tahu sendiri apa saja yg jadi pertanyaannya. Kini ia sangat akrab sekali dgn mesin pencari tahu seperti google dkk.

Ah beruntunglah zaman sekarang ada google.., sangat membantu orang tua juga anaknya.

Ketahuilah ketika anak bertanya dan tak satupun org di dunia ini yg bisa menjawab itu tanda² awal akan adanya penemuan baru, dorong anak kita untuk terus mencari jawabannya hingga akhirnya dia menemukannya.  Barangkali kelak dia bisa menjadi salah satu penemu dunia.

Ini adalah pola pikir orang tua yg anaknya jadi ilmuan dunia.

Cara yg saya terapkan pada anak kami Ini saya pelajari dari kisah² orang tua yang anaknya jadi Ilmuan dunia.

Mereka sepakat bahwa makin cerdas anak makin banyak bertanya dan mempertanyakan berbagai hal dalam hidup ini.  Jadi jangan halangi kecerdasan anak yg sedang bertumbuh. Makin sering bertanya nakin pesat pertumbuhannya.

Mereka juga menemukan bahwa ilmu pengetahuan ini berkembang berkat orang² yg banyak bertanya, kemudian tdk ada satupun orang yg mampu menjelaskannya, lalu dia cari sendiri jawabannya dan ketika ketemu sebagian besar mereka disebut Ilmuan, dan sekarang penemuan2 baru tsb penemunya sering dianugerahi hadiah nobel.

Itu yg saya lakukan pada anak² saya di rumah juga di sistem sekolah kami.

Semoga dgn terus belajar parenting kita bisa membantu anak kita menjadi salah satu ilmuan atau tokoh hebat dunia

InsyaAllah, Amin πŸ’ͺπŸ™πŸ™
Mau..??


Tuesday, September 1, 2020

ANAK OTAK KANAN HEBAT ANAK OTAK KIRI JUGA HEBAT PADA BIDANGNYA MASING-MASING

 


(sebuah kisah manis untuk di kenang)

14 Tahun yang lalu ketika pada umumnya kita semua belum mengenal adanya perbedaan kemampuan antara otak kiri dan otak kanan, maka sebagian besar anak-anak dengan kemampuan otak kanan dengan ciri2 yang bisa di lihat di:  http://ayahkita.blogspot.com/2009/06/mungkin-anak-kita-bukan-bodoh-atau.html

Anak-anak otak kanan sering dianggap Bodoh, Lambat Memahami, Hiperaktif, dan sederet gelar-gelar negatif lainnya.  

Mengapa ?  Karena memang kemampuan otak kanan itu berkebalikan dengan otak kiri.  Dan sementara sistem penilian kita di sekolah juga kebanyakan terapis mengukur kesempurnaan kerja otak itu berdasarkan kemampuan otak kiri, maka tamatlah riwayat dan kesempatan bagi anak-anak kita yang terlahir membawa anugrah lebih dominan otak kanannya.

Maka sejak 14 Tahun yang lalu kami mulai meluruskan apa yang terjadi, bahwa tidak benar anak-anak yang cenderung memiliki ciri-ciri dominan otak kanan itu cenderung di anggap berkebutuhan khusus, berkelainan dan perlu di terapi;  Simak kisah testimoni berikut ini:  https://www.facebook.com/141694892568287/photos/a.144983902239386.35784.141694892568287/521007021303737/

Anak otak kanan adalah ISTIMEWA dan otak Kiri itu Luar Biasa; Jadi tidak perlu khawatir apakah anak kita dominan kanan atau kiri.

(berdasarkan hasil temuan Roger Speery tentang perbedaan fungsi otak kiri dan kanan, peraih nobel dibidang Neuro Science)

Mengapa karena ternyata menurut catatan sejarah sebagian besar anak-anak otak kanan itu cenderung menjadi PARA ILMUAN KELAS DUNIA ATAU JIKA TIDAK MENJADI SENIMAN HEBAT DI BERBAGAI BIDANG YANG BERKELAS DUNIA.  

Sebut saja Leonardo Da Vinci, Vincent Van Goh, Raphael, Jallaludin Rumi, Ibnu Sina (Avi Senna), Ibnu Adbul Jabbar, Kahlil Gibran,  Shakespeare, WS Rendra, Presiden Sukarno, Thomas Edison, Albert Einstein, Tesla, Temple Grandin, Stephen Spielberg dan banyak lagi lainnya. dan masih banyak lainnya. 

Anak-anak otak kanan yang Istimewa dilahirkan untuk menjadi percipta baik karya seni ataupun karya ilmu pengetahuan sains,  sementara anak-anak yang otak kiri luar biasa di lahirkan untuk menjadi para PENGELOLA, Pimpinan, Direktur, Manager yang Luar Biasa yang akan mengelola dengan baik apa yang sudah di ciptakan oleh anak-anak yang cenderung dominan otak kanannya.

Tapi tentu saja asalkan mereka dengan masing-masing kelebiahannya tersebut diberikan kesempatan yang sama dan di bimbing serta di dukung penuh untuk masing-masing kelebihannya;  Note: Baca buku kami Menemukan Potensi Unggul Anak Sejak Dini.

Pada saat kami meluruskan tentang pandangan miring sebagian besar orang Indonesia tentang anak-anak yang memiliki kecenderungan otak kanan dominan;  tiba-tiba datanglah para penentang yang mengatakan bahwa APA YANG SAYA LAKUKAN ADALAH KEBOHONGAN PUBLIK DAN HANYA SEKEDAR UNTUK MENGHIBUR PARA ORANG TUA SAJA..... bahkan tidak tanggung-tanggung berita ini sempat di muat di KOMPASIANA.

Lalu apakah saya cenderung terprovokasi ? terpancing untuk beradu argument ?

Oh sama sekali tidak, karena niat kami adalah mengedukasi orang tua Indonesia akan masalah ini dan bukan untuk adu hebat siapa yang paling benar.   Kami lebih suka berbuat dan kemudian terbukti dari pada hanya menghabiskan waktu untuk berdebat tak berkesudahan. 

Seperti kata pepatah, anjing menggonggong kafilah tetap berlalu, biarlah bukti yang berbicara.  Dan akhirnya banyak bukti berdatangan berbicara.  Silahkan baca kisah ini: https://www.facebook.com/141694892568287/photos/a.144983902239386.35784.141694892568287/861898687214567/?type=1&theater

Dan benar saja akhirnya gonggong keras itu samar-samar hilang bersamaan dengan munculnya para orang tua yang memberikan testimoni pada anaknya yang cenderung otak kanan baik dari sisi kemampuan juga pola asuh:  baca juga testimoni ini:  https://www.facebook.com/141694892568287/photos/a.144983902239386.35784.141694892568287/862920460445723/?type=1&theater

Setelah 14 tahun kemudian saya bahagia sekali, ketika mendapati usaha keras ini tidak sia-sia, artikel yang kami tulis menyebar ke seantero negeri dan banyak di jadikan referensi mendidik anak bagi orang tua dirumah dan guru di sekolah

Sujud syukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa  sebagian besar para orang tua Indonesia saat ini sudah memahami masing-masing keunggulan Istimewa anaknya yang berotak kanan dan keunggulan Luar Biasa anaknya yang berotak kiri.

Komentar-komentar kebanyakan orang tua dan guru tidak lagi hanya menyudutkan anak-anak otak kanan sebagai anak yang bodoh dan lambat memahami pelajaran melainkan sudah berubah untuk lebih menggali kemampuan unggul tersembunyi di balik kelemahannya.  Dan jadilah akhirnya anak-anak yang dulu di cap bermasalah kini menjadi anak yang luar biasa !  

Silahkan baca kisah testimoni ini: https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=862530597151376&id=141694892568287

Sahabat ayah bunda yang baik hati, 

Ini ada kisah lucu dan menarik;  setelah 14 tahun kemudian ada orang tua memahami KEISTIMEWAAN ANAK OTAK KANAN, ada salah satu orang tua yang menyekolahkan anaknya di tempat kami, kebetulan anak beliau cenderung lebih dominan otak kirinya; itu artinya menyimpan kekuatan untuk menjadi PENGELOLA YANG LUAR BIASA,  cuma sang Ayah sangat ingin anaknya menjadi Ilmuan atau Penemu, lalu bertanya bagaimana caranya ya Ayah agar anak saya bisa dibuat menjadi Anak yang cenderung berotak kanan ?  Bisakah ??

Nah... khawatir jawabannya terlalu panjang,...baiknya sampai disini dulu ya Ayah Bunda,  biar tidak capek baca, nanti jawabnnya menyusul di edisi berikutnya ya.....

Penasaran ??  

Bersabar ya.... 

-ayah edy-
Guru Parenting Indonesia

Saturday, July 11, 2020

SEKOLAH TINGGI KOK CUMA JADI IBU RUMAH TANGGA

Kamu ini gimana sih?

SEKOLAH TINGGI-TINGGI SAMPE S2, KOK UJUNG-UJUNGNYA CUMA JADI IBU RUMAH TANGGA...?

Seorang sahabat lama datang ke rumah  saya berkeluh kesah mengenai bagitu banyaknya cibiran yang ia terima atas pilihannya untuk menjadi ibu rumah tangga.

Salah satu alasan utama ia memilih untuk jadi ibu rumah tangga adalah karena ia berniat menghomeschoolingkan anaknya, mengapa ia memilih homeschooling karena melihat pergaulan anak-anak saat ini di sekolah dan lingkungan rumah sudah agak mengerikan. 

Silakan baca sendiri tulisan ini: https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=938099709594464&id=141694892568287&substory_index=0

Lalu saya bilang padanya nanti kalau ditanya atau di ejek lagi bilang begini ya pd orang yang mengejek kamu....

"Aku memilih jadi Ibu rumah tangga karena Aku ingin sejak TK anakku dididik oleh seorang lulusan S2, yang paling mencintainya"

"Dan mungkin di Indonesia tidak banyak anak-anak yang bisa seberuntung anakku."

Saya katakan "kamu ini  bukan hanya sekedar ibu rumah tangga, tapi seorang ibu yang sedang MEMBANGUN INDONESIA YANG KUAT DARI KELUARGA" 

Kebetulan beliau juga salah satu Relawan Gerakan Membangun Indonesia yang kuat dari keluarga dan Ketua Yayasan Care for Education (Sekolah Kolong Jembatan untuk anak-anak jalanan)

"InsyaAllah kita ini sesungguhnya adalah para pahlawan Indonesia yang berjuang dari keluarga untuk menyelamatkan anak-anak Indonesia dari para penjajah moral dan akhlak."

"InsyaAllah suatu ketika kelak pemerintah akan menghargai para ibu rumah tangga yang memperjuangkan nasib anak-anak Indonesia dari keluarganya dan akan mendapat gelar pahlawan keluarga, tapi jika tidak InsyaAllah Allah SWT akan mencatat semua amal ibadah kita didunia hingga di akherat."

Karena salah satu amalan yang masih terus mengalir pada para orang tua setelah wafat salah satu diantaranya adalah Pahala kebaikan dari anak-anak yang sholeh.

Salam Hormat kami untuk para bunda Pahlawan Keluarga Indonesia.

Salam Indonesian Strong from Home !

by ayah edy

ANAKKU GAGAL UJIAN MASUK SEKOLAH TINGGI, LANTAS APA YANG HARUS KULAKULAKAN...?


Suatu hari ada seorang pria, tidak lulus ujian masuk SPMB dan gagal masuk perguruan tinggi. 

Karena putus asa akhirnya orang tuanya pun menikahkan ia dengan seorang wanita yg baik hati.

Setelah menikah, ia mencoba peruntungan untuk mengajar di sekolah dasar. Karena tidak punya pengalaman dan tidak cakap dalam mengajar, maka belum satu minggu mengajar sudah dikeluarkan.

Setelah pulang ke rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata:

" Saya tahu kamu punya banyak ilmu di dalam otak mu, namun ketahuilah ada orang yang bisa menuangkannya, ada orang yang tidak bisa menuangkannya. Tidak perlu bersedih karena hal ini. mungkin ada pekerjaan yang lebih cocok untukmu sedang menantimu."

Kemudian, ia pergi bekerja di pabrik, juga dipecat oleh bosnya, karena gerakannya yang lambat dan mengganngu proses produksi yang ada disana.

Saat itu sang istri berkata padanya, kegesitan tangan-kaki setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, dan kamu hanya baru beberapa hari saja, bagaimana bisa cepat?

Kemudian ia bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun, semuanya gagal di tengah jalan.

Namun, setiap kali ia pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.

Ketika sudah berumur 33 tahun-an, ia mulai dapat keberuntungan sedikit melalui bakat berbahasanya, ia diterima untuk menjadi menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.

Kemudian, ia membuka sekolah tuna rungu wicara sendiri, lalu karena banyak permintaan alat bantu tuna rungu ia mulai menjualnya hingga akhirnya punya toko penjualan alat tersebut, hingga akhirnya ia bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang mengalami gangguan pendengaran di berbagai kota.

Dan kini Ia sudah menjadi bos yang memiliki harta kekayaan berlimpah.

Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, bahwa ketika dirinya sendiri saja sudah merasakan masa depan yang suram, mengapa engkau tetap begitu percaya kepada ku?

Ternyata jawaban sang istri sangat polos dan sederhana.

Sang istri menjawab:

"sebidang tanah, tidak cocok untuk menanam gandum, bisa dicoba menanam kacang, jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, bisa ditanam buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit kurma pasti bisa hidup karena kurma bahkan bisa hidup di tengah gurun pasir yang gersang  Yakinlah bahwa sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, dan pasti bisa menghasilkan panen dari nya."

Mendengar penjelasan sang istri, ia pun terharu mengeluarkan air mata. Keyakinan kuat, katabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit yang unggul;

Semua prestasi pada dirinya, semua adalah keajaiban berkat bibit unggul yang kukuh sehingga tumbuh dan berkembang menjadi kenyataan.

Di dunia ini tidak ada seorang anakpunpun yang boleh gagal dalam hidupnya.  Karena saya percaya bahwa setiap anak memiliki potensi terpendam yang siap di gali dan di kembangkan dalam diri mereka masing-masing.

Kuncinya adalah fokuslah pada kelebihan yang dimiliki anak dan bukan kekurangannya.   Dan kata kuncinya adalah syukurilah apapun yang menjadi kelebihan anak kita.

Setelah membaca cerita ini, jangan dibiarkan saja, sharing dan teruskan ke orang lain, karena anda adalah orang yang sangat beruntung telah membaca kisah ini sampai paragram ini.

Betapa bahagiannya anak-anak anda ketika anda bisa berubah melalui tulisan ini, dan masing-masing anak anda berhasil menemukan potensi emas dalam dirinya.

Apa hikmah lain dari kisah ini menurut anda...?

Inilah hikmak menurut saya....

1. Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas pun tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.

2. Orang yang tidak bisa toleransi, seberapa banyak teman pun, akhirnya semua akan meninggalkannya.

3. Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintar pun, tidak akan sukses.

4. Orang yang tidak bisa bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.

5. Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain, seberapa giat bekerja pun tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.

6. Orang yang tidak bisa menabung, terus mendapatkan rejeki pun tidak akan bisa menjadi kaya.

7. Orang yang tidak bisa merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan bisa bahagia.

8. Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan, terus melakukan pengobatan pun tidak akan berusia panjang.

Selamat menunaikan ibadah puasa semoga kisah ini bisa membawa berkah bagi keluarga kita tercinta.

Salam syukur penuh berkah,
ayah edy

Terimakasih telah membaca tulisan ini sampai akhir.

Di tulis ulang dari share seorang sahabat, Sahata Edy P

MAKNA MENUNJUK


Pada saat marah dan menunjuk² muka anak kita, ingatlah bahwa sisa 3 jarinya justru menunjuk pada kita sendiri."

 Pahamilah maknanya

- ayah edy -

LIHATLAH, MENGAPA ORANG YANG BERFIKIR POSITIF HIDUPNYA SELALU LEBIH BAHAGIA ?


TEBARLAH KEBAIKAN DIMANAPUN ANDA BERADA



Sebuah kisah yg sangat menyentuh hati saya....

😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍

Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan.

Meskipun hari agak gelap, pria itu dapat melihat, bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan.

Maka pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar menghampirinya. Mobil Pontiac-nya (mobil rakyat)  masih menyala, ketika pria itu mendekati sang nyonya.

Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih terlihat  ketakutan.

Tak ada seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini.

Apakah pria ini akan melukainya, atau malah merampoknya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dan kelaparan.

Sang pria dapat melihat dan merasakan bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri disana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutan itu membuat sang nyonya tambah kedinginan.

Kata pria itu, “Saya disini untuk menolong anda, Nyonya.

Masuk ke dalam mobil saja, supaya anda merasa hangat! Ngomong-ngomong, nama saya Bryan Anderson.”

Wah, sebenarnya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wanita lanjut usia seperti dia, kejadian itu cukup buruk.

Bryan merangkak ke bawah bagian sedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama mendongkrak itu beberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat mengganti ban itu..

Namun, akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka.

Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu menurunkan kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu.

Ia mengatakan kepada pria itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang lewat di jalan ini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu.

Bryan hanya tersenyum, ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu.

Sang nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar, sebagai ungkapan terima kasihnya.

Berapa pun jumlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kaya itu.

Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin terjadi seandainya pria itu tak menolongnya.

Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang lain tanpa pamrih.

Meskipun ia miskin ia biasa menolong orang yang dalam kesulitan dan Tuhan mengetahui, bahwa banyak orang telah ditolong dirinya pada waktu yang lalu.

Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu dan tidak pernah ia berbuat hal menyakiti orang lain.

Pria itu mengatakan kepada sang nyonya, bahwa seandainya ia ingin membalas kebaikannya, silahkan nanti pada waktu berikutnya jk nyonya melihat seseorang yang memerlukan bantuan, nyonya dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada orang itu dan Bryan menambahkan, ketika itu
“Nyonya ingatlah kepada saya.”

Bryan menunggu sampai wanita itu menyalakan mobilnya dan berlalu.

Hari itu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu merasa nyaman, ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.

Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah kafe kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan kecil dan menghangatkan badan sebelum pulang ke rumah.

Restoran itu nampak agak kotor. Diluar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua. Pemandangan di sekitar tempat itu sangat asing baginya.

Sang pelayan mendatangi wanita itu dan membawakan handuk bersih untuk mengelap rambut wanita itu yang basah.

Pelayan itu tersenyum manis, meskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjang hari.

Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil hampir delapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya mempengaruhi sikap pelayanannya kepada para pelanggan restoran.

Wanita lanjut usia itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat memberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya.

Dan wanita lanjut itu ingat kepada Bryan.

Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan uang kertas $100 (senilai Rp. 1,2jt) . Pelayan wanita itu dengan cepat pergi untuk memberi uang kembalian kepada wanita itu.

Ketika kembali ke mejanya, sayang sekali wanita itu sudah pergi.

Pelayan itu bingung, kemana perginya wanita itu.
Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu.

Ada butiran air mata, ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanita itu:

“Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya.. Saya juga pernah ditolong orang. Orang itu juga telah berbuat hal yang sama seperti yang saya lakukan hari ini padamu.

Jika engkau ingin membalas kebaikan saya, inilah yang harus engkau lakukan:

“Jangan biarkan rantai kasih ini berhenti padamu.'”

Di bawah lap itu terdapat sepuluh lembar uang kertas $ 100 lagi.

Malam itu, ketika ia pulang ke rumah dan setelah semuanya beres ia naik ke ranjang.

Ia memikirkan tentang uang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu.

Bagaimana wanita baik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan suaminya butuhkan u melahirkan bayi mereka..?

Untuk kelahiran bayinya bulan depan, sangat sulit mendapatkan uang yang cukup dgn penghasilan mereka yg terbatas.

Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mereka dan ketika suaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikan ciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan pada suaminya

“Jangan khawatir lagi tentang bayi kita ya sayang, samuanya akan beres suamiku. 

Aku mengasihimu, Bryan Anderson!”

##############

RENUNGAN:
Ada pepatah lama yang berkata,

 “Berilah, maka engkau diberi.” Hari ini kami mengirimkan kisah menyentuh ini dan saya harapkan anda meneruskannya.

Jangan berhenti sampai di sini.

Biar terang kehidupan kita dan agar bersinar kehidupan orang yg kita kirimi kisah ini.

Jangan hapus kisah ini, jangan biarkan saja!

Segera share kepada teman-teman kita.. !

Teman baik itu seperti bintang-bintang di langit. Kita tidak selalu dapat melihatnya, namun kita tahu mereka selalu ada..

Yuk, kita bagikan kebaikan hari ini pada 1 orang saja, semoga rantai ini tidak akan pernah terputus;

Percayalah, energi positif ini kelak akan berputar dan kembali pada kita.

aku mencintai kalian semua.
Bryan Anderson.

MENGAPA SAYA MASIH PERLU BANYAK BELAJAR PARENTING DARI BERBAGAI BANGSA YANG ADA DI DUNIA ?



Beberapa hari yang lalu disebuah negara, sedang merayakan HARI AYAH atau yang dikenal sebagai THE FATHER'S DAY !

Di beberapa negara hari ayah Internasional dirayakan pada tanggal 21 Juni, hari kemarin

Dan seorang anak dengan antusias memberikan ucapan selamat pada ayahnya secara tertulis.

Dan agar semua orang di jalan bisa melihat dan mengetahuinya maka ia sengaja mengukirkan tulisannya di sebuah mobil kesayangan Ayahnya.

Lalu apa reaksi ayahnya melihat hal ini ? 

Ayahnya tidak marah dan Konon anaknya malah di peluknya sambil berkata 

"Wow you are so great !! Thanks for the greeting honey"

"Wah keren banget !, terimakasih untuk ucapannya ya sayang"

"Ayah bangga kamu telah berusaha untuk memberitahu semua orang di jalan kalau kamu mencintai Ayah ya Nak...!!!"
.

Saya langsung membayangkan dalam batin..

Seandainya ini terjadi pada kita, apa ya kira-kira reaksi SPONTAN kita melihat mobil kesayangan kita dioret-oret seperti ini ?

Mampukah aku bereaksi yang sama seperti ayahnya anak ini ?

Semoga saya bisa menjadi ayah yang lebih baik

Happy Father's day !

😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍

Sadarilah, luka di mobil kita dgn mudah bisa terhapus oleh bengkel cat tapi luka di hati anak kita akan teringat selamanya dan tak akan pernah bisa di hapus dari ingatannya...

😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍

Menjadi catatan pribadi Ayah Edy Wiyono yg sangat berharga

MENGAPA HIDUP INI BANYAK COBAAN


Ketika saya sering merenung maka saya mulai bisa memaknai arti hidup ini lebih baik

Dan ini telah membuat hati ini terasa lebih damai

AROWANA_BIRU_VS_AROWANA_GORENG



Seorang Anak Muda sedang membersihkan aquarium Paman nya, ia memandang ikan Arwana agak kebiruan dengan takjub..

Tak sadar Pamannya sudah berada di belakangnya..

"Kamu tahu berapa harga ikan itu?". Tanya sang Paman..
.
"Tidak tahu". Jawab si Anak Muda..
.
"Coba tawarkan kepada tetangga sebelah!". Perintah sang Paman.

Ia memfoto ikan itu dan menawarkan ke tetangganya.

Kemudian kembali menghadap sang Paman. .

"Ditawar berapa ?" tanya sang Paman. .

"50.000 Rupiah Paman". Jawab si Anak Muda dengan mantap.
.
"Coba kau tawarkan ke toko ikan hias!!". Perintah sang Paman lagi.
.
"Baiklah Paman". Jawab si Anak Muda. Kemudian ia beranjak ke toko ikan hias..
.
"Berapa ia tawar ikan itu?". Tanya sang Paman.
.
"800.000 Rupiah Paman". Jawab si Anak Muda dengan gembira, ia mengira sang Paman akan melepas ikan itu.
.
"Sekarang coba kau tawarkan ke Juragan Joni Rahman kolektor dan pencinta ikan hias, bawa piagam ini ini sebagai bukti bahwa ikan ini sudah pernah menang juara 1, ketika ikut lomba". Perintah sang Paman lagi.

"Baik Paman". Jawab si Anak Muda. Kemudian ia pergi menemui Pak Joni yang dikatakan Pamannya.

Setelah selesai, ia pulang menghadap sang Paman.
.
"Berapa ia menawar ikannya?".
.
"50 juta Rupiah Paman".
.
Ia terkejut sendiri menyaksikan harga satu ikan yang bisa berbeda-beda..
.
"Nak, aku sedang mengajarkan kepadamu bahwa kamu hanya akan dihargai dengan benar ketika kamu berada di lingkungan yang tepat dan bertemu dgn orang yang tepat".

"Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang awam yang tidak mengenal kita".

"Kita adalah orang yang menarik di mata orang yang memahami kita".

"Kita istimewa dalam penglihatan orang-orang yang mengetahui kualitas kita".

"Kita adalah pribadi yang menjengkelkan bagi orang yang penuh kedengkian terhadap kita".

"Kita adalah orang jahat di dalam tatapan orang-orang yang iri dengan kita".

"Jadi tdk usah heran jika sering kali justru orang² dekat dgn kita yang malah tidak menghargai kita, karena mereka tdk tahu kualitas diri kita yg sesungguhnya"

Pada akhirnya, setiap orang memiliki pandangannya masing masing terhadap kita, maka tak usahlah bersusah payah supaya kelihatan baik dimata orang.

Tapi berusahalah terus melakukan kebaikan dan menjalankan apapun dengan keihklasan.

Share lah kisah ini jika dirasa baik bagi dirimu juga orang lain.  πŸ™‚

Copas from Hanif Ansori

BOLEHKAH KITA MENANGIS ?


Menangis adalah cara alamiah manusia membuang racun emosi dan melepaskan tekanan kejiwaan

Itulah cara alamiah yg dilakukan manusia sejak bayi.. Baik bayi laki² ataupun perempuan tidak ada bedanya.

Sampai satu ketika ketika dewasa mengapa menangis itu kok malah ditabukan atau dianggap memalukan atau bahkan ada yg dilarang..? Terutama bagi laki².

Tidakkah kita pernah merasakan bahwa setelah kita menangis rasanya lebih nyaman, ringan dan hati lebih "Plong"..?
.

KEAJAIBAN BAYI KITA



Kenapa ya gendong bayi itu meskipun berat kok gak kerasa berat seperti kita gendong beras dengan kilogram yang sama...? 

Apalagi kalau gendongnya dengan tersenyum bahagia.

Sudah tersenyum hari ini...?

Percayalah !
Senyum adalah obat awet muda yang paling ampuh

ANAK SIAPA INI YA...?


Ini adalah foto kenangan masa bahagia anak-anak kami saat di usia yang masih suka mencorat-coret mulai dari dinding, lemari, lantai lemari es sampai tubuh mereka sendiri.

Saat ini kami sedang mengumpulkan kembali foto-foto masa kecil anak kami yang masih tersimpan namun berserakan di beberapa komputer kami.

Saya sedih karena zaman itu masih belum ada smart phone, jadi kami tidak punya banyak foto kenangan selain yang bisa kami abadikan via camera.

Jadi untuk ayah bunda yang sekarang berada dizaman smart phone, banyak-banyaklah mendokumentasikan masa bahagia anak-anak kita yang tak akan bisa kita ulang lagi

Karena waktu itu berlalu begitu cepat, tanpa terasa masa-masa itu tinggallah kenangan yang tersisa di foto2 yang pernah kita abadikan.

Nikmatilah masa-masa bahagia bersama putera-puteri tercinta

ayah edy

RAHASIA HIDUP MAKMUR DAN BAHAGIA...



~ Saat kita memberi » sesungguhnya kita akan menerima.

~ Saat kita menolong org lain » pada saat yang sama kita sedang menolong diri sendiri.

~ Apa yg kita lakukan untuk orang lain, sebenarnya kita sedang melakukan untuk diri kita sendiri.

• Inilah rahasia kehidupan yang tersembunyi bagi banyak orang.

Bukan karena mereka tidak melihat kebenaran ini, tapi karena mereka tidak mempercayainya.

Karena itu banyak orang lebih berbahagia menerima daripada memberi, lebih suka ditolong daripada menolong. Hidup hanya berpusat kepada diri sendiri.

Ξ‘da ilustrasi menarik :

Seorang buta sedang berjalan dengan tongkatnya di malam hari.

Tangan kanannya memegang tongkat sementara tangan kirinya membawa lampu

Pemandangan ini cukup mengherankan bagi seorang pria yang kebetulan melihatnya.

Supaya tidak penasaran,
pria itu bertanya, "Mengapa anda berjalan membawa lampu?"

Orang buta itu menjawab,
"Sebagai penerangan."

Dengan heran pria iΟ„u bertanya lagi,

 "Tapi.. bukankah anda buta & tetap tidak bisa melihat jalan meski ada lampu penerangan?"

Orang buta itu tersenyum sambil menjawab;

"Meski saya tidak bisa melihat, tapi orang lain bisa melihatnya."

Lampu ini saya bawa bukan untuk saya tapi untuk membuat jalanan menjadi terang bagi orang lain juga untuk menghindarkan orang lain agar tidak menabrak saya."

Sahabat ayah bunda tercinta,

Sadarilah bahwa disaat kita melakukan sesuatu untuk orang lain, sebenarnya kita sedang melakukan sesuatu untuk diri kita sendiri.

Kita diingatkan untuk tidak jemu2 berbuat baik.

Ini sebuah rahasia kehidupan untuk hidup yang penuh berkat, berkelimpahan & bahagia.

=============================
APA YANG  KITA LAKUKAN UTK ORANG LAIN, SUATU SAAT PASTI AKAN KEMBALI JAUH LEBIH DARI APA YANG KITA LAKUKAN UNTUK ORANG LAIN"
=============================

Tetap semangat

Salam Indonesian Strong from Home !

MENGAJARKAN ANAK BERTANGGUNG JAWAB



Pada awalnya kami memberlikan barang atau mainan untuk anak kami, namun ketika ia tidak merawatnya dengan baik maka apa bila ia meminta ganti maka kami ajak ia mengumpulkan uang dulu.

Caranya adalah dengan membantu pekerjaan orang tua semisal mencuci sepeda, merapikan kamar, ngepel rumah dsb.

Lalu dari uang yang terkumpul nanti kita akan patungan untuk membeli barang yang ia inginkan.  Semisal patungan 25% : 72%

Sekarang bahkan ketika ia sudah besar ketika ia "agak ceroboh" bukan karena masa usia pakai produk, atau barang yang dirusaknya ia berinisiatif mengganti penuh barang tesebut.

Karena sejak kecil sudah diajari mengumpulkan uang maka ketika saat ini anak kami berusia 15 tahun sudah bisa berpenghasilan sendiri dari On Line Digital.

Ada yang punya pengalaman menarik lainnya.

Ditulis oleh Ayah Edy Wiyono
Guru Parenting Indonesia
Penulis buku-buku Parenting Nasional

CARA JITU MENDIDIK TANPA TERIAKAN DAN BENTAKAN..?



Allo ayah edy namaku Lilian (bukan nama sesungguhnya) mami dari dua anak, anakku yg pertama, Bella (bukan nama sesungguhnya) sudah hampir 5 tahun, duh nakalnya minta ampun, hampir setiap hari aku harus teriak2 marahin..  aku jadi sering snewen sendiri tapi kadang2 aku jg suka merasa kasihan, apa gak ada cara lain selain marah dan teriak untuk buat dia nurut. 

Habis ia baru mau mendengarkan kalo aku sudah teriak dengan suara keras… Duh gimana ya... please ayah… help me… stress juga ya ngurus anak, ternyata lebih gampang urus kerjaan di kantor rasanya.

********************
Bu Lilian yg baik,

Rasanya memang mengurus pekerjaan di kantor lebih mudah dari pada mengurus anak, ucapan ini sudah sering sekali saya dengar dari banyak orang tua. 

Tentu saja ini terjadi jika kita tidak mau belajar bagaimana menjadi orang tua yg baik, mengapa perlu belajar karena jelas sekali, jika kita ingin jadi Dokter ada sekolahnya, ingin jadi Pilot juga ada sekolahnya tapi jadi orang tua belum ada sekolahnya, lantas dari mana kita bisa belajar mengelola anak kita secara benar..? 

Padahal anak-anak kita sejatinya adalah Mahakarya dari Tuhannya.  Jadi melalui fan page ini saya mengajak para orang tua di tanah air untuk  menjadikan Komunitas Ayah Edy  sebagai alternatif pengganti sekolahnya para orang tua.

Hal yg ibu Lilian alami sebenarnya sering juga di alami oleh ibu-ibu lainnya, hal ini terjadi karena pamahaman kita yang sangat minim tentang berbagai macam tipe anak. 

Pada dasarnya setiap anak terlahir unik tidak pernah ada yg sama dan memiliki tipe dan ciri masing-masing. 

Sekilas saya melihat bahwa mungkin Bella adalah tipe anak yang aktif, kreatif, suka bergerak, dan bicara.  Itulah mengapa ia sering sulit mendengar ucapan orang tuanya pada saat ia sedang bergerak. 

Sebenarnya Bella sama sekali tidak bermaksud untuk membuat orang tuanya kesal apalagi marah, apa yang ia lakukan semata adalah untuk mengembangkan sistem syarafnya terutama sistem syaraf motoriknya agar kelak berkembang sempurna saat ia tumbuh besar. 

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh para orang tua dalam mendidik anaknya adalah mengabaikan faktor-faktor penting dalam teknik berkomunikasi sehingga akhirnya seolah-olah anaknya seperti anak nakal yang tidak mau mendengar orang tuanya. 

Nah apa saja faktor-faktor tersebut:

1. Faktor berkomunikasi berhadapan empat mata tanpa masing-masing melakukan aktivitas lainnya, seperti bicara sambil berkomputer ria atau bicara sambil anaknya bermain. Stop semua aktivitas apapun saat kita hendak bicara dengan anak.

2. Faktor membuat kesepakatan bersama, membuat aturan main yang jelas beserta konsekuensinya.

3. Faktor menggunakan suara datar serta bahasa yg mudah dimengerti anak, tanpa disertai bentakan atau teriakan.

4. Faktor mengingatkan anak dengan menggunakan “Bisikan”

Nah untuk lebih jelasnya berikut kami jelaskan teknik penerapannya yang mungkin bisa ibu kembangkan sesuai situasi dan kondisi yg ibu hadapi:

1. Pada saat ibu ingin bicara maka segeralah memintanya untuk berhenti bergerak dengan cara memegang kedua tangannya, kemudian memintanya untuk duduk/berdiri sejenak dan menghadapkan wajah pada kita sehingga perhatiannya terpusat pada kita.

2. Setelah dia berhenti bergerak, katakan padanya “perhatikan sebentar,  Mami mau bicara 2 menit saja, dengarkan baik-baik ya...” sambil tetap pegang kedua tangannya.

3. Bicaralah pelan-pelan tapi jelas maksudnya,  apa yg anda inginkan bukan apa yg anda tidak inginkan “misalnya mama ingin kamu berhenti bermain remote tv mulai sekarang dan seterusnya !” penting untuk mengatakan kapan waktunya dimulai dan hingga kapan.

4. Tanyakan apakah ia mengerti apa yang anda katakan.  Pastikan ia mengangguk atau mengatakan ya atau mengerti.  Jauh lebih baik jika ia kita minta mengulang pesan yang kita sampaikan.  Misalnya: “Coba kamu ulangi apa permintaan mami tadi” sambil kita bimbing.. “Mami ingin Bella berhenti bermain...dst”.  Pujilah dengan mengatakan  “Bagus Sekali”.

5. Jelaskan padanya aturan main konsekuensi jika ia melanggarnya, mis: “Jika kamu mainkan lagi maka kamu tidak boleh menonton film kesukaanmu hari ini,” atau apapun yang menurut ibu layak untuk sepakati.

6. Usahakan jika terjadi pelanggaran pertama anda tidak teriak malainkan datang kepadanya, pegang tangannya dan gunakan “The Power of Berbisik”.  isi bisikannya bukan berupa ancaman melainkan mengingatkannya akan kesepakatan yg sudah kita buat. Mis.  “Sssstttt... Bella sini dech mami bisikin”, “Bella sayang apakah kamu masing ingin nonton film kesukaan mu hari ini?”  “Mami ingatkan Bella agar Bella nanti malam tetap bisa nonton film lho.”

7. Jika terjadi pelanggaran terus maka tidak perlu banyak bicara, laksanakan tindakan, amankan TVnya atau bagaimana caranya agar ia tidak nonton TV malam ini dan pastikan agar ia juga mengetahui bahwa maminya adalah orang yg tegas dan konsisten.

Saya selalu menerapkan aturan main yg jelas, membahas dan membuat kesepakatan bersama anak, lalu setelah itu hanya tinggal mengingatkannya dengan cara “BERBISIK”.  Dan sejauh ini The Power of Berbisik betul-betul bekerja dengan baik untuk bisa mengelola prilaku anak saya. 

Saya saat ini jauh lebih jarang menggunakan teriakan melainkan lebih sering menggunakan bisikan.  Teknik ini juga sangat ampuh apa bila anak kita berusaha membuat ulah di tempat-tempat umum. 

Selamat mencoba berbisik dan berhenti berteriak...

Silahkan sharing pada siapa saja jika dirasa berguna dan bermanfaat

Salam bahagia,
-ayah edy-
www.ayahkita.bloggspot.com

KETIKA KITA TAKUT MENGHADAPI MASALAH MAKA TAK AKAN PERNAH BERANI MENIKAH


Tidak ada hidup yang tanpa masalah, Hidup ini ya memang banyak masalah, kalau banyak Majalah itu namanya toko buku.

Ketika kita mau belajar dan mempersiapkan diri mengahadapi masalah maka niscaya kita akan mampu mengatasinya bersama-sama dengan lebih mudah.

Jadi kuncinya adalah persiapan dan belajar menghadapinya sebelum masalah itu benar-benar terjadi.

Berita baiknya sekarang ada buku manualnya, tinggal masalahnya kita mau belajar atau tidak...


Jadilah seperti bunga Dimanapun ia berada selalu membawa keindahan


Friday, May 22, 2020

ANAK MURID TIDAK BOLEH BERPIKIR KRITIS DAN BERLOGIKA



diangkat dari kisah nyata

😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍

Masih ingat si Udin...? ya bagus sekali jika masih ingat.

Si Udin adalah seorang pelajar sekolah dasar yang kritis dan cerdas yang sering di anggap oleh gurunya sebagai anak bermasalah.

Apa kisah si Udin kali ini ?

Yuk kita simak baik-baik, kalimat demi kalimat dari cerita dibawah ini;

Suatu hari guru si Udin memberikan soal cerita yang berhubungan dengan pelajaran berhitung atau yang sekarang di kenal sebagai MATEMATIKA LOGIKA.

BU GURU:
"Seorang anak pergi ke pasar untuk membeli tepung terigu. Di sana ada kemasan 1 kg dengan harga Rp. 5.000,- Juga ada kemasan 5 kg dengan harga Rp.20.000,- Kemasan mana yang sebaiknya kalian beli agar Anda bisa hemat dan untung?"

SI UDIN:
"Menurut Udin kita sebaiknya membeli kemasan 1 kg dengan harga Rp. 5.000,-" Bu.

BU GURU:
"Wah, sayang sekali. Jawabanmu salah Din. Seharusnya kita membeli terigu dengan kemasan 5 kg seharga Rp. 20.000,-". ”Karena kita untung dan jauh lebih hemat.”

SI UDIN:
"Tapi Bu Guru … bukankah di rumah Udin Emak hanya membutuhkan sedikit tepung? Saya kira 1 kg saja sudah cukup. Malah Emak Udin baru aja membuang 1 kantong tepung ukuran 1 kg, yang sudah rusak karena lama tidak terpakai. Bukankah ini malah lebih boros dan “membuang-buang uang” saja bu Guru ?"

”Menurut Udin jauh lebih menguntungkan jika sisanya Udin belikan beras sebanyak 4 kg. Karena di rumah, Udin dan Emak makan Nasi dan bukan Makan Kue bu guru.”

Begitulah ceritanya Udin berusaha untuk meyakinkan logikanya pada bu Guru mengapa Udin tidak mau membeli 5 kg Terigu.

BU GURU :
"Tidak Udin. Jawaban yang benar itu adalah kita harus membeli tepung terigu dengan kemasan 5 kg seharga Rp. 20.000,- karena itulah jawaban yang seharusnya dan ada dibuku ibu."

SI UDIN :
"Tapi Bu … untuk apa membeli tepung terigu sebanyak itu bila nantinya tidak terpakai?" ”Tiap hari Emak Udin masak nasi dan gak pernah pakai terigu bu guru.”

BU GURU:
"Hei Udin … memang itulah jawaban yang benar. Kamu jangan membantah ya...."

SI UDIN :
"Tapi Bu Guru … menurut Udin jawaban yang benar adalah …"

BU GURU:
"SUDAHLAH CUKUP!! Udin..., Ayo sekarang ikut Ibu Guru menghadap Kepala Sekolah. Kelakuanmu sangat buruk hari ini! Tidak seharusnya kamu membangkang terhadap bu Guru di kelas."

Sahabat komunitas yang berbahagia, LOGIKA siapakah yang sesungguhnya lebih baik dan masuk akal ??

😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍

KISAH INI DI ANGKAT DAN DI MODIFIKASI DARI KISAH KECIL ROBERT T KIYOSAKI, SAAT MASIH DUDUK DI BANGKU SEKOLAH.
PENULIS BUKU : – IF YOU WANT TO BE RICH & HAPPY DON’T GO TO SCHOOL ? –

😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍

Link: http://ayahkita.blogspot.com/2008/09/para-orang-tua-dan-guru-tercinta-apa.html

Atau
http://www.amazon.com/Want-Rich-Happy-Dont-School/dp/0944031595

All about Kiyosaki: http://id.wikipedia.org/wiki/Robert_Kiyosaki